Menu

Sistem Otomasi Alat Pemeriksaan Kimia Klinik

Wednesday, September 25, 2019

Sistem Otomasi Alat Pemeriksaan Kimia Klinik. Otomasi laboratorium klinik sejalan dengan tuntutan untuk dapat memeriksa banyak uji pada banyak sampel dengan hasil yang teliti, tepat dan cepat. Caranya dengan mengotomasi banyak langkah manual. Perkembangan alat pemeriksa kimia klinik otomasi dapat dibedakan mulai dari sistem saluran tunggal, sistem pola tetap, diskrit, sistem jalan masuk acak, kluster, integrasi dan modular serta otomasi laboratorium penuh/total.
Sistem Otomasi Alat Pemeriksaan Kimia Klinik

1. Sistem Saluran Tunggal (Single Channel System)

Siste ini dinamakan juga sistem kumpulan barurutan. Prinsip dari sistem ini adalah tiap langkah manual diupayakan dilakukan oleh alat bantu yang seluruhnya dilaksanakan dalam saluran tunggal. Serum sampel dihisap berurutan dengan plastik yang digerakkan oleh pompa peristaltik, antara sampel dihisapkan gelembung udara, pencmapuran serum sampel dengan reagen memungkinkan dengan sistem kumparan (coil), pemisahan protein dilakukan dengan membran dialisis (Dyalizer) an pemansan dengan alat pemanas (constant temperatur heating beat). Pembacaan kadar oleh fotometer yang ditampilkan sebagai grafik oleh pencatat. Kelebihan sistem ini pengerjaan relatif mudah, sampel dapat ditambahkan tiap waktu selama alat masih  berjalan. Sedangkan kekurangan sistem ini adalah kecepatan memberikan hasil masih rendah yaitu 40-60 tes perjam dan perlu waktu untuk mengganti dari satu jenis uji ke uji yang lain. 

2. Sistem Pola Tetap (Fixed Profile System)

Sistem ini berupa penggabungan beberapa saluran yang memungkinkan pemeriksaan simultan beberapa analit satu sampel. Kelebihan sistem ini adalah banyaknya hasil terutama bila banyak tes yang sama untuk tiap sampel. Kekurangan sistem ini adalah tidak ada pilihan, walaupun tidak diminta sampel tetap dikerjakann dan sampel harus dikerjakan secara bersamaan hingga kurang sesuai bila datangnya sampel tidak bersamaan. 

3. Sistem Diskrit

Sistem diskrit ini tiap sampel diproses secara terpisah dan reaksi berlangsung pada tiap tabung tersendiri tetapi masih secara berurutan. Bagian utama dari sistem ini adalah persiapan, sentrifuse, inkubator, kolorimeter otomatis dan printer serta pipet otomatik dari dispenser. Kelebihan sistem ini adalah ketepatan memilih uji dan reagen, waktu periksa cepat, volume sampel dan reagen sedikit. Kekurangan sistem ini adalah pengerjaan semua jenis uji untuk sampel yang sama harus bersamaan, sehingga jumlah waktu untuk seluruh uji menjadi lambat, adakalanya harus menjalankan beberapa siklus yang memboroskan kontrol dan kalibarator. 

4. Sistem Jalan Masuk Acak (Random Acces System)

Pada sistem ini analisis dikerjakan secara acak baik sampel maupun reagen. Pilihan uji dapat dikerjakan pada pilihan sampel dalam sembarangan pilihan urutan. Analisis dikerjakan secara diskrit. Pemilihan uji berdasarkan masukan pada keyboard atau dengan barcode atau dengan urutan kemasan reagen. Dengan cara demikian pergerakan mekanik dihemat dan hasil lebih cepat. Permintaan segera/Cito juga dimungkinkan. 

5. Sistem Kluster dan Integrasi

Prinsip pada sistem ini adalah penggabungan beberapa alat (kluster) misalnya penggabungan beberapa alat pemeriksa kimia otomatik dari pabrik yang sama. Sistem ini memerlukan modul kendali pusat yang didukung oleh sistem perangkat lunak komputer yang canggih. 

6. Sistem Modular dan Otomasi Laboratorium Total (TLA/Total Laboratory Automation)

Pada sistem ini konfigurasi disusun dari beberapa komponen. Kombinasi modul ini memungkinkan hasil analitik meningkat dan memungkinkan teknologi berbeda dipergunakan untuk semua jenis pemeriksaan. Sistem ini menggabungkan otomasi laboratorium mulai dari tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik juga didukung oleh sistem robotik dan ban berjalan. 

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *