-->
Menu
  • Info Lab Medik
  • Info Lab Medik

Info Lowongan Pekerjaan

Tokoh

Download

Selamat Datang

Selamat datang di Info Laboratorium Medik, situs berisi informasi seputar dunia TLM (Teknologi Laboratorium Medik) seperti Acara Seminar/Workshop, Materi Kuliah, Lowongan Pekerjaan, dan Berita terbaru seputar dunia Laboratorium Klinik.

 Tujuan : untuk mengamati letak spora pada sel bakteri, warna serta bentuknya.

Prinsip pemeriksaan : bakteri akan membentuk spora pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan dan spora akan menyerap zel warna malacyte green saat pewarnaan, sedangkan sel vegetatifnya akan menyerap zat warna safranin.


Praktikum Pewarnaan Spora atlm patelki analiskesehatan


Dasar Teori Praktikum Pewarnaan Spora

Spora bakteri adalah bentuk bekteri yang sedang dalam usaha mengamankan diri terhadap pengaruh buruk dari luar. Spora bakteri mempunyai fungsi yang sama seperti kista amoeba, sebab bakteri dalam bentuk spora dan amoeba dalam bentuk kista merupakan suatu fase dimana kedua mikroorganisme itu berubah bentuk untuk melindungi diri terhadap faktor luar yang tidak menguntungkan (Dwidjoseputro, 1989).


Jenis-jenis bakteri tertentu, terutama yang tergolong dalam genus Bacillus dan Clostridium mampu membentuk spora. Spora yang dihasilkan di luar sel vegetatif (eksospora) atau di dalam sel vegetatif (endospora). Bakteri membentuk spora bila kondisilingkungan tidak optimum lagi untuk pertumbuhan dan perkembangannya, misalnya: medium mengering, kandungan nutrisi menyusut dan sebagainya (Hastuti, 2012). 


Beberapa spesies bakteri menghasilkan spora eksternal. Streptomyces misalnya, meghasilkan serantaian spora (disebut konidia), yang disangga di ujung hifa, suatu filamen vegetatif. Proses ini serupa dengan proses pembentukan spora pada beberapa cendawan(Irianto, 2006). 


Spora pada bakteri adalah endospora, suatu badan yang refraktil terdapat dalam induk sel danmerupakan suatu stadium isrtirahat dari sel tersebut. Endospora memiliki tingkatme tabolisme yang sangat rendah sehingga dapat hidup sampai bertahun-tahun tanpa memerlukan sumber makanan dari luar (Irianto, 2006). 


Pembentukan spora dapat dianggap sebagai suatu proses diferensiasi dari suatu siklus hidup dalam keadaan-keadaan tertentu. Hal ini berbeda dari peristiwa pembelahan sel karena tidak terjadi replikasi kromosom (Pelczar, 1986). 


Diameter spora dapat lebih besar atau lebih kecil dari diameter sel vegetatifnya. Dibandingkan dengan sel vegetatif, spora sangat resisten terhadap kondisi-kondisi fisik yang kurang menguntungkan seperti suhu tinggi dan kekeringan serta bahan-bahan kimia seperti desinfektan. Ketahanan tersebut disebabkan oleh adanya selubung spora yang tebal dan keras (Hadioetomo, 1985). 


Dalam pengamatan spora bakteri diperlukan pewarnaan tertentu yang dapat menembus dinding tebal spora. Pewarnaan tersebut adalah dengan penggunaan larutan hijau malakit 5%, dan untuk memperjelas pengamatan, sel vegetative juga diwarnai dengan larutan safranin 0,5% sehingga sel vegetative ini berwarna merah. Dengan demikian ada atau tidaknya spora dapat teramati, bahkan posisi spora di dalam tubuh sel vegetative juga dapat diidentifikasi.Namun ada juga zat warna khusus untuk mewarnai spora dan di dalam proses pewarnaannya melibatkan treatment pemanasan, yaitu; spora dipanaskan bersamaan dengan zat warna tersebu tsehingga memudahkan zat warna tersebut untuk meresap ke dalam dinding pelindung spora bakteri (Volk & Wheeler, 1988). 


Beberapa bakteri mampu membentuk spora meskipun tidak dalam keadaan ekstrem ataupun medium yang kurang nutrisi. Hal ini dimungkinkan karena bakteri tersebut secara genetis, dalam tahapan pertumbuhan dan perkembangannya memang memiliki satu fase sporulasi (Dwidjoseputro, 1989). 


Jika medium selalu diadakan pembaruan dan kondisi lingkungan disekitar bakteri selalu dijaga kondusif, beberapa jenis bakteri dapat kehilangan kemampuannya dalam membentuk spora. Hal ini dimungkinkan karena struktur bakteri yang sangat sederhana dan sifatnya yang sangat mudah bermutasi, sehingga perlakuan pada lingkungan yang terus menerus dapat mengakibatkan bakteri mengalami mutasi dan kehilangan kemampuannya dalam membentuk spora (Dwidjoseputro, 1989). 


Spora bakteri ini dapat bertahan sangat lama, ia dapat hidup bertahun - tahun bahkan berabad - abad jika berada dalam kondisi lingkungan yang normal. Kebanyakan sel vegetatif akan mati pada suhu 60-70oC, namun spora tetap hidup, spora bakteri ini dapat bertahan dalam air mendidih bahkan selama 1 jam lebih. Selama kondisi lingkungan tidak menguntungkan, spora akan tetap menjadi spora, sampai kondisi lingkungan dianggap menguntungkan, spora akan tumbuh menjadi satu sel bakteri yang baru dan berkembangbiak secara normal (Volk & Wheeler, 1988).   


Alat dan bahan Praktikum Pewarnaan Spora

Alat :

- objek glass

- Lampu spirtus

- Ose bulat

- Mikroskop


Bahan :
- biakan bakteri staphylococcus aureus, bacillus subtilis umur 24-72 jam
- aquadest
- cat safranin dan malacite green.


Cara kerja  Praktikum Pewarnaan Spora

a. Metode Schaeffer-Fulton
  • Bersihkan objek glass dengan alkohol agar bebas lemak
  • Buat sediaan dari biakan yang ada secara aseptik
  • Keringkan di udara
  • Lakukan fiksasi diatas api bunsen
  • Letakkan preparat atau sediaan pada rak pengecatan lalau tetesi dengan 2-3 tetes cat malacit green 5 % dari biakan 1 menit. Lalu dipanaskan diatas lampu bunsen selama 30 detik atau sampai timbul uap, jaga jangan sampai mendidih atau preparat menjadi kering, lalu dinginkan, cuci dengan air mengalir.
  • Teteskan dengan cat safranin selama 1 menit, cuci dengan air mengalir
  • Preparat atau sediaan dikeringkan di udara, baca pada mikroskop dengan perbesaran 100 X dari immersion oil
  • Gambar hasil pengamatan dan bakteri keteragan : bentuk, susunan, warna sel vegetative, warna serta letak spora (sentral, subterminal atau terminal ).

b. Metode Bartolomew- Mittwer
  • Bersihkan objek gass dengan alkohol agar bebas lemak
  • Buat sediaan dari biakan secara aseptik
  • Kerigkan di udara
  • Lakukan fiksasi dengan api bunsen
  • Letakkan preparat atau sediaan pada rak pengecetan lalu tetesi dengan 2-3 tetes cat malacit green 5% dan biarkan 10 menit, cuci dengan air mengalir.
  • Tetesi dengan cat safranin selama 1 menit, cuci dengan air mengalir.
  • Preparat atau sediaan dikeringkan diudara, baca pada mikroskop dengan perbesaran 100 X dan immersion oil

Gambar hasil pengamatan dan beri keterangan : bentuk, susunan, warna sel vegetative, warna serta letak spora ( sentral, subterminal, atau terminal ) 

Hasil pengamatan : sel vegetative berwarna merah, spora berwarna hijau
a.  Makroskopis :
     Sampel 1 (metode bartolomew-mittwer)
    Warna : orange 
    Bentuk : cair (suspensi)
    Bau : - 
    
    Sampel 2 (metode schaeffer-fulton)
   Warna : kecoklatan
   Bentuk : cair (suspensi)
    Bau : - 

b. Mikroskopis :
    Sampel  1 (bartolomew-mittwer)
   Bentuk sel vegetative : coccus bergerombol (staphylococcus)
   Warna sel vegetative : merah
   Warna spora : -
   Letak spora : -



    Sampel 2 (schaeffer-fulton)
    Bentuk sel vegetative : monobasil (basil tunggal)
    Warna sel vegetative : merah
    Warna spora : hijau
    Letak spora : ujung / terminal dan ada yang terlepas dari sel vegetative






Pembahasan Praktikum Pewarnaan Spora

  • Pada saat praktikum, digunakan 2 metode pewarnaan, yaitu metode schaffer fulton dan bartolomeu – mettwer. Perbedaan dari kedua metode ini terletak pada pemanasannya. Metode schaeffer-fulton digunakan pemanasan sedangkan metode bartolomew-mittwer. Tujuan dari pada pemanasan yaitu agar zat warna dapat masuk kedalam spora bakteri dan baktri dapat terwarnai.
  • Tidak adanya spora pada sampel 1 yang menggunakan metode bartolomew-mittwer dapat dikarenakan penanaman bakteri yang terlalu awal sehingga padasaat pengamatan belum ada spora. Dapat juga disebabkan kesalahan saat melakukan pewarnaan.

Kesimpulan Praktikum Pewarnaan Spora

Dari hasil pengamatan, ditemukan spora bakteri berwarna hijau terletak pada ujung atau terminal dengan sel vegetatifnya berwarna merah berbentuk basil.

Sumber : Yohana D.B. Hurnt. 2015. Laporan Akhir Praktikum Bakteriologi I. Poltekkes kemenkes Kupang. 



PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.

Selengkapnya
9:48 AM



Kepada 

Presiden Republik Indonesia,

Ir. Joko Widodo

Di tempat


Dengan Hormat, 


Sehubungan dengan kejadian pembakaran fasilitas kesehatan oleh kelompok kriminal bersenjata di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua yang menewaskan salah satu anggota kami yaitu :


Nama : Gabriella Meilani, A.Md.Kes

NIK : 9103147105990001

TTL : Sleman, 31 Mei 1999

Nomor Anggota PATELKI : 9103016565441

Nomor STR : 331452121-34144B



Kami menyatakan sikap mengecam aksi teror tersebut. Demi menjaga kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat Papua terutama pemeriksaan laboratorium kesehatan, kami memohon :

  1. Perlindungan dan jaminan keselamatan para ahli teknologi laboratorium medik yang bekerja di wilayah konflik Papua oleh TNI-POLRI bersama pemerintah daerah setempat. 
  2. Perlindungan dan jaminan keselamatan keluarga seluruh tenaga kesehatan yang berada di wilayah tersebut.
  3. Memberi penghargaan kepada almarhumah atas segala pengabdiannya kepada bangsa dan negara melalui profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik sebagai wujud cinta tanah air Indonesia. 


Kami sangat meyakini bahwa pemerintah bersama TNI-POLRI dapat memenuhi permohonan kami sebagai rakyat untuk dapat hidup berdaulat di tanah air Republik Indonesia


Demikian permohonan kami kepada bapak Presiden. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. 


DEWAN PIMPINAN PUSAT PATELKI

ttd

Ketua Umum 

Atna Permana, S.K.M.,M.Biomed



Segenap redaksi Tim Infolabmed mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada saudari Gabriella Meilani, A.Md.Kes Semoga Tuhan memberikan Suraga kepadanya. Amiin



Selengkapnya
3:16 AM

Naraya Medical Center merupakan sebuah klinik kesehatan yang melayani pemeriksaan medical check-up untuk perusahaan, perorangan, disertai pemeriksaan penunjang laboratorium klinik.




Klinik ini pertama kali berdiri pada 2012 di ibu kota, Jakarta. Setelah sembilan tahun berkiprah di dunia kesehatan, Naraya Medical Center mampu membuka cabang di seluruh Indonesia.


Naraya Medical Center memiliki layanan home care service, home nursing for parents, personal or family medical check up, laboratorium, dan dokter praktek.


Dikutip dari akun Instagram @loker_ternate, Naraya Medical Center mengumumkan bahwa saat ini kliniknya sedang membuka lowongan pekerjaan. Ada lowongan untuk beberapa posisi yang dibuka, yakni Analis TLM dan Perawat.


Lowongan ini ditujukan kepada semua lulusan kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya para kandidat terpilih akan ditempatkan di Klinik Medical Center seluruh Indonesia, termasuk Ternate, Maluku Utara.


Berikut informasi lowongan kerja di Naraya Medical Center:

Analis Kesehatan / TLM (Teknologi Laboratorium Medik) 


Persyaratan:
- Minimal lulusan D3 Analis Kesehatan
- Memiliki STR Analis
- Jujur dan loyal
- Ramah dan pemberi solusi terbaik
- Mampu mengoperasikan komputer


Perawat


Persyaratan:
- Minimal lulusan D3 Keperawatan
- Memiliki STR Keperawatan
- Jujur dan loyal
- Ramah dan pemberi solusi terbaik
- Mampu mengoperasikan komputer

Lokasi Penempatan Cabang Naraya Medical Center :
  • Manado
  • Kendari
  • Palu
  • Gorontalo
  • Jayapura
  • Ambon
  • Ternate
  • Palangkaraya
  • Aceh
  • Jambi
  • Gresik
  • Padang
  • Riau
  • Pontianak
  • Bengkulu

Apabila Anda berminat dan memenuhi persyaratan, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke alamat email: rekrutnaraya@gmail.com.

Pelamar harus memberikan keterangan di kolom subject dengan format (Posisi_Lokasi Penempatan_Nama).

Sumber : https://ternate.tribunnews.com/2021/09/16/lowongan-kerja-ternate-naraya-medical-center-posisi-analis-tlm-dan-perawat-wajib-memiliki-str?page=2 


Informasi Lowongan Kerja Terbaru Cek Disini :

https://www.infolabmed.com/search/label/Info%20Lowongan%20Pekerja


Selengkapnya
3:02 AM
Bagi Anda yang mencari Lowongan Kerja di Pekanbaru, saat ini RS Sansani tengah membuka lowongan kerja bagi dokter umum, analis kesehatan dan perawat. Rumah Sakit Sansani sendiri adalah rumah sakit yang didirikan oleh Ir H Syahroni Tua dan Dr H Dian Astuti.

Lowongan Kerja Pekanbaru | Rumah Sakit Sansani



Rumah Sakti Sansani sendiri berawal dari sebuah klinik sederhana di awal dekade 2000-an. Belakangan, klinik sederhana tersebut bertransformasi menjadi rumah sakit umum. Berbagai layanan medik ringan dan berat sekarang sudah tersedia di rumah sakit tersebut.

Alamat Rumah Sakit Sansani sendiri berada di Jl. Soekarno - Hatta No.501, Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Nah, dengan gambaran di atas, tentunya sangat menjanjikan untuk mengembangkan karir di rumah sakit tersebut.

Berikut posisi dan syarat yang dibutukan di RS Sansani : 


Posisi : Dokter Umum


Kritera :
  • Pria/ Wanita
  • S1 Kedokteran
  • Memiliki STR Aktif
  • Diutamakan Berpengalaman di Bidangnya



Posisi : Analis Kesehatan

Kriteria :
  • Pria/Wanita
  • Minimal D3 Analis Kesehatan
  • Memiliki STR Aktif
  • Diutamakan berpengalaman di bidangnya


Posisi : Perawat

Kriteria :
  • Pria / Wanita
  • D3/S1 Keperawatan
  • Memiliki STR Aktif
  • Diutamakan berpengalaman di bidangnya

Batas akhir lamaran :  24 September 2021

Akses link untuk melamar : https://bit.ly/formrecruitmentsansani

Kirim CV ke email : rssansanihrd@gmail.com

Demikian info Lowongan Kerja di Pekanbaru, tepatnya di RS Sansani, selamat mencoba.

Sumber : https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/09/14/lowongan-kerja-di-pekanbaru-rs-sansani-rekrut-perawat-analis-kesehatan-dan-dokter-umum?page=3 



Informasi Lowongan Kerja Terbaru Cek Disini :

https://www.infolabmed.com/search/label/Info%20Lowongan%20Pekerja



Selengkapnya
8:22 AM
Kimia Farma Group membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan D3-S1 di beberapa anak perusahaannya. Simak posisi dan kualifikasinya berikut ini. Melansir dari lokernas.com, Kimia Farma Group membuka lowongan pekerjaan di anak perusahaannya seperti PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD), PT Kimia Farma Diagnostika, PT Kimia Farma Sungwun Pharmacop, dan PT Sinkona Indonesia Lestari.

Lowongan Kerja Labuan Bajo PT Kimia Farma Diagnostika



Lowongan Kerja PT Kimia Farma Diagnostika


ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) 
Deadline: 16 September 2021 
Penempatan: area Labuan Bajo 
Kualifikasi: 
- Laki-laki/Perempuan 
- Minimal D3 Analisis Kesehatan 
- Maksimal berusia 27 thn 
- Wajib memiliki STR AKTIF
- Jujur, berintegritas, kreatif, dan komunikatif 
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office 
- Mampu bekerja dalam tim 


Perawat 
Deadline: 16 September 2021 
Penempatan: area Labuan Bajo 
Kualifikasi: 
- Minimal D3 keperawatan 
- Memiliki STR (perawat) 
- Memiliki Sertifikat BTCLS 
- Maksimal berusia 27 thn 
- Diutamakan yang memiliki pengalaman kerja 
- Jujur, berintegritas, kreatif, dan komunikatif 
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office


Pendaftaran berakhir pada 17 September 2021 dan dapat dilakukan secara daring melalui tautan atau link berikut ini https://rekrutmen.kimiafarma.co.id/vacancy/company?type=2 

Sumber : https://kabar24.bisnis.com/read/20210914/243/1442128/kimia-farma-group-buka-lowongan-kerja-d3-s1-simak-posisi-dan-kualifikasinya



Informasi Lowongan Kerja Terbaru Cek Disini :

https://www.infolabmed.com/search/label/Info%20Lowongan%20Pekerja

Selengkapnya
9:18 AM

Contact Form

Name

Email *

Message *

Protected by Copyscape