Menu
  • Info Lab Medik
  • Info Lab Medik

Info Lowongan Pekerjaan

Tokoh

Download

Selamat Datang

Selamat datang di Info Laboratorium Medik, situs berisi informasi seputar dunia TLM (Teknologi Laboratorium Medik) seperti Acara Seminar/Workshop, Materi Kuliah, Lowongan Pekerjaan, dan Berita terbaru seputar dunia Laboratorium Klinik.
Cara Pembuatan Medium Padat dan Cair Untuk Pertumbuhan Mikroorganisme. Pembiakan mikroorganisme di laboratorium memerlukan media yang berisi zat hara serta lingkungan pertumbuhan yang sesuai bagi mikroorganisme. Medium merupakan bahan yang terdiri atas campuran nutrisi untuk pertumbuhan mikroba. Dalam kegiatan mikrobiologi, medium diperlukan untuk kegiatan pembiakan, isolasi, pengujian sifat-sifat fisiologis dan menghitung jumlah mikroba. 

Cara Pembuatan Medium Padat dan Cair Untuk Pertumbuhan Mikroorganisme

Berdasarkan susunan kimianya, medium dibedakan atas medium sintetik, dan non-sintetik.
  1. Medium sintetik yaitu medium yang bahan-bahan penyusunnya dapat diketahui dengan pasti. Medium sintetik biasa digunakan untuk mengetahui sifat genetik mikroba. Senyawa oraganik dan inorganik yang ditambahkan dalam media sintetik harus murni dan harganya sangat mahal.
  2. Medium non-sintetik yaitu medium yang susunan kimianya tidak dapat ditentukan dengan pasti. Biasanya digunakan untuk menumbuhkan dan mempelajari taksonomi mikroba. Bahan yang biasa digunakan adalah ekstrak daging, pepton, ekstrak ragi dan kaldu daging.

Berdasarkan konsistensinya, medium dibedakan atas medium cair (liquid medium), semi padat dan padat (solid medium).
  1. Medium cair (liquid medium), yaitu medium yang berbentuk cair
  2. Medium padat (solid medium), yaitu medium yang berbentuk padat

Bedasarkan fungsinya medium dibedakan atas medium diperkaya (enrichment medium), medium selektif (selective medium), medium diferensiasi (diffrential medium), medium penguji (assay medium) dan medium khusus. Medium juga dibedakan atas medium alamiah dimana terdiri atas bahani alam dan semi alamiah yang merupakan campuran antara bahan alamiah dan bahan sintetik.
  1. Medium diperkaya (enrichment medium), yaitu medium yang ditambah zatzat tertentu seperti serum, darah, ekstrak daging, tumbuh-tumbuhan dan lain- lain. Medium ini dapat menumbuhkan mikroba heterotrop tertentu.
  2. Medium selektif (selective medium), yaitu medium yang ditambah zat kimia yang bersifat selektif untuk mencegah pertumbuhan mikroba lain.
  3. Medium diferensiasi (diffrential medium), yaitu medium yang ditambahkan zat kimia tertentu sehingga suatu mikroba membentuk pertumbuhan atau mengadakan perubahan tertentu sehingga dapat dibedakan tipe-tipenya
  4. Medium penguji (assay medium), yaitu medium yang digunakan untuk menguji zat-zat atau senyawa-senyawa tertentu seperti vitamin, antibiotik dli.
  5. Medium khusus, yaitu medium untuk menentukan pertumbuhan mikroba dan kemampuannya mengadakan perubahan-perubahan kimia tertentu.
Alat yang di gunakan : 
1. Timbangan 6. Tabung reaksi
2. Watch glass 7. Batang pengaduk
3. Gelas ukur 8. Otoklaf 
4. Labu Erlenmeyer 9. kompor
5. Cawan petri 10. Laminar Air Flow

Bahan yang di gunakan : 
I. Komposisi pembuatan media padat

1. Nutrien Agar (NA)

Bahan : 
- Beef ekstrak 3 gram
- Pepton 5 gram
- Agar 15 gram
- Aquades ± 1000 ml

2. Potato Dekstrose Agar (PDA)

Bahan :
- Kentang 200 gram
- Agar 10 gram
- Dektrose 15 gram 
- Akuades ± 1000 ml

II. Komposisi pembuatan media cair

1. Nutrient Broth (NB)

Bahan yang digunakan sama dengan Nutrient agar (NA), hanya tidak memakai agar sebagai pemadat.

Langkah kerja pembuatan media :

I. Pembuatan media padat Nutrien Agar (NA)
  1. Timbang komponen medium menggunakan timbangan analitik sesuai dengan formula yang telah ditentukan
  2. Larutkan agar dengan aquades sebanyak 500 ml menggunakan gelas ukur dan mengaduk secara konstan sambil dipanaskan diatas kompor (catatan: panaskan menggunakan api yang sedang jangan sampai mendidih)
  3. Larutkan beef extract dan peptone pada gelas ukur menggunakan aquades sebanyak 100 ml kemudian mengaduknya hingga larutan menjadi homogen.
  4. Setelah keduanya larut, tuangkan kedalam agar yang sudah dipanaskan dan diaduk kembali hingga semua bahan menjadi homogen.
  5. Ukur pH media menggunakan kertas pH indikator (pH media seharusnya 7.0). Jika pH tidak normal, penyesuaian dapat dilakukan dengan menambahkan  HCl/NaOH.
  6. Setelah semua bahan tercampur, siapkan cawan petri dan  tabung reaksi
  7. Tuangkan 10 ml media ke dalam cawan petri dan 10 ml ke dalam tabung reaksi. Untuk membuat media tegak atau miring cukup tuangkan 5 ml ke dalam tabung reaksi. Lakukan langkah ini sebelum media menjadi dingin dan mengental
  8. Tutup semua cawan petri dan sumbat tabung reaksi menggunakan kapas kemudian media di sterilisasi menggunakan outoklaf
II. Pembuatan Medium Potato Dekstrose Agar (PDA)
  1. Rebus kentang dalam dengan akuades selama 1-3 jam sampai lunak, kemudian diambil ekstraknya dengan menyaring dan memerasnya menggunakan kertas saring lalu ditampung di Beaker glass baru.
  2. Agar dilarutkan dengan Hot Plate Stirrer dalam 50 ml akuades
  3. setelah larut ditambahkan dekstrosa dan dihomogenkan lagi.
  4. Setelah semua larut, ekstrak kentang dan agar-dekstrosa dicampur dan dihomogenkan. 
  5. Atur pH media menjadi 5-6 dengan meneteskan HCl/NaOH. 
  6. Media dituang kedalam Erlenmeyer atau ke tabung reaksi kemudian siap untuk disterilisasi

III. Pembuatan media cair Nutrient Broth (NB)

Proses pembuatan media NB sama dengan NA tetapi tidak memerlukan agar sebagai pemadat. Proses pembuatannya cukup melarutkan peptone dan beef extract kedalam 100 ml aquades menggunakan labu Erlenmeyer atau gelas ukur dan diaduk hingga bahan homogen. Proses ini tidak memerlukan panas karena peptone dan beef extract mudah larut dalam air jika diaduk.

Mengsterilisasi media

  • Isilah otoklaf dengan air biasa hingga batas yang disarankan
  • Masukkan media yang akan disterilisasi kemudian tutuplah otoklaf tersebut
  • Nyalakan api kompor dan biarkan katup udara tetap terbuka sehingga semua udara di dalam otoklaf terganti dengan uap. Setelah uap mulai terlihat keluar,  katup udara kemudian ditutup.
  • Tunggulah sampai jarum manometer menunjukkan angka 15 berarti tekanan angka otoklaf  telah mencapai 15 lbs. kecilkan api kompor, lalu pertahankan tekanan agar tetap 15 lbs biarkan hingga 20  menit 
  • Setelah 20 menit, matikan kompor gas, lalu biarkan sampai tekanan yang ditunjukkan oleh manometer menjadi 0 lbs (catatan: jangan membuka tutup otoklaf sebelum jarum manometer menunjukkan angka 0 lbs)
  • Buka  katup uap air sehingga uap air keluar, kemudian bukalah tutup otoklaf dan keluarkan bahan dan alat yang telah disterikankemudian diletakkan pada di atas nampan (baki) kayu. Medium dalam cawan petri akan digunakan sebagai’ medium lempeng, letakkan dengan posisi mendatar. Medium dalam tabung reaksi akan dipakai sebagai medium miring, !etakkan dengan posisi agak miring, dengan menyandarkan pada tepi nampan
  • Tunggulah sampai 2 atau 3 hari, apabila medium tetap bersih dan tidak ditumbuhi bakteri atau jamur, berarti medium ini dapat dipakai. Medium yang tidak segera dipakai dapat disimpan dalam lernari es.
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
Selengkapnya
8:38 AM
Cara-Cara Sterilisasi Pada  Mikrobiologi. Sterilisasi perlu dilakukan untuk semua tindakan diagnosa mikrobiologi, terutama membebaskan alat-alat atau bahan dari mikroba yang tidak diharapkan. Hal ini perlu agar hanya biakan murni saja yang terisolasi dan bebas dari kontaminasi mikroba lain. Biakan murni merupakan biakan yang hanya terdapat satu spesies mikroba atau hasil perbanyakan satu sel mikroba.


Sterilisasi dapat ditakukan dengan cara pemanasan, pasteurisasi, tindalisasi, filtrasi dan dengan bahan kimia tertentu (desinfektan). Cara-cara sterilisasi tergantung jenis dan sifat alat/bahan yang akan disterilkan.

Cara kerja Sterilisasi :
1. Alat-alat yang sudah disiapkan dicuci terlabih dahulu 
2. Untuk peralatan dari bahan kaca, setelah kering dibungkus dengan Koran dan plastik.
3. Lakukan sterilisasi sesuai dengan jenisnya.

Sterilisasi dengan pemanasan

  • Teknik Pemijaran. Sterilisasi ini dilakukan dengan memijarkan pada api lampu bunsen. Misalnya untuk jarum inokulasi, ose atau alat lainnya yang terbuat dan platina atau nikrom.
  • Udara panas (kering). Alat-alat seperti cawan petri dibungkus dengan kertas yang tipis, untuk pipet ujungnya ditutup dengan kapas dan kemudian dibungkus dengan kertas kemudian dimasukkan kedalam oven
  • Uap panas bertekanan. Untuk sterilisasi alat/bahan yang tidak tahan suhu tinggi kering dapat dilakukan dengan menggunakan otoklaf.

Pasteurisasi

Cara ini dilakukan untuk mensterilkan bahan/larutan yang mudah rusak pada suhu tinggi, misalnya susu. Pasteurisasi dilakukan dengan memanaskan bahan pada suhu 63°C selama 30 menit kemudian harus segera didinginkan.

Tindalisasi

Sterilisasi dengan cara ini dilakukan dengan suhu 100 °C dan diulangi 3 kali berturut-turut (sterilisasi bertahap)

Filtrasi

Teknik filtrasi adalah proses sterilisasi yang dilakukan pada bahan yang bersifat termolabil dimana akan terurai pada suhu tinggi (antibiotik, asam amino, vitamin dll). Bahan-bahan tersebut disaring dengan menggunakan filter yang mempunyai pori-pori sangat kecil.

Desinfektan

Desinfektan atau bahan kimia (biasanya berbentuk larutan : Hidrogen peroksida, 03, HgCI, formalin dll) yang digunakan untuk membunuh set vegetatif mikroorganisme, tetapi tidak membunuh endospora. Penggunaan desinfektan ini biasanya hanya pada bagian permukaan saja.

Demikian cara-cara sterilisasi pada bidang Mikrobiologi, semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan-rekan ATLM khususnya yang sedang menekuni bidang mikrobiologi. 


PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
Selengkapnya
8:01 AM
Konsep Robot YuMi® Pada Laboratorium Medik dan Rumah Sakit Masa Depan. ABB membuka pusat penelitian kesehatan global pertama di kampus Texas Medical Center (TMC), di Houston, Texas - menampilkan sejumlah konsep teknologi, termasuk robot mobile YuMi®, ​​yang akan dirancang untuk membantu para medis dan staff laboratorium dengan laboratorium dan tugas logistik di rumah sakit.

ABB demonstrates concept of mobile laboratory robot for Hospital of the Future

Mobile dual-arm YuMi® akan dapat merasakan dan menavigasi jalannya di sekitar pekerjaan manusianya secara mandiri, sambil belajar menemukan rute yang berbeda dari satu lokasi ke lokasi lain. Ini memiliki potensi untuk melakukan berbagai kegiatan berulang dan memakan waktu, termasuk persiapan obat-obatan, pemuatan dan pembongkaran sentrifugal, pemipetan dan penanganan cairan dan pengambilan dan penyortiran tabung reaksi.

YuMi® mobile juga dapat digunakan di rumah sakit untuk berbagai peran logistik. YuMi® mungkin dapat mengeluarkan obat-obatan, membawanya ke tempat yang dibutuhkan di rumah sakit, membawa pasokan medis ke staf rumah sakit dan linen tempat tidur langsung ke kamar tidur pasien.

Di TMC Innovation Institute, ABB akan mengembangkan robot yang mampu melakukan proses berulang, halus dan biasa, membiarkan staf medis dan laboratorium yang sangat terampil bebas untuk melakukan peran yang lebih efisien terhadap waktunya dan pada akhirnya merawat lebih banyak pasien. Analisis ABB menunjukkan bahwa tugas yang berulang dapat diselesaikan hingga 50 persen lebih cepat dengan otomatisasi, dibandingkan dengan proses manual saat ini, dengan manfaat tambahan bahwa robot dapat bekerja 24 jam sehari.

“Sektor perawatan kesehatan sedang mengalami transformasi yang signifikan ketika diagnosis dan pengobatan penyakit berkembang, sementara mengatasi populasi yang semakin cenderung kurang produktif, meningkatkan biaya dan kekurangan staf medis yang terus meningkat di seluruh dunia. Dengan pusat penelitian dan pengembangan kesehatan baru kami di TMC, kami bertujuan untuk mengembangkan jawaban atas tantangan ini - bersama dengan para ahli terbaik di bidang akademik, sains, dan kedokteran, "kata Sami Atiya, President of ABB’s Robotics and Discrete Automation business. “Pengalaman kami dalam robotika industri dan kolaboratif akan memberi kami dasar yang kuat untuk dapat mengadaptasi otomasi fleksibel ke sektor kesehatan. Bersama dengan mitra kami di TMC, kami akan mengembangkan solusi robotika mutakhir. Kami bekerja untuk mengurangi jumlah prosedur manual yang dilakukan oleh staf medis, meningkatkan akurasi pekerjaan laboratorium dan meningkatkan kepuasan pasien dan pada akhirnya keselamatan pasien. "

Teknologi lain yang dipamerkan oleh ABB di Healthcare Research Hub termasuk robot YuMi® yang dapat membantu dalam perawatan centrifuge dan sistem penanganan tabung reaksi, dan robot IRB 1200 yang dapat melakukan transfer cairan dalam aplikasi pemipetan. Semua adalah tugas laboratorium medis secara umum yang otomasi robot mungkin dapat menddukung dengan menggabungkan kinerja yang konsisten, rutinitas dengan tingkat fleksibilitas dan operasi berkelanjutan yang dapat meningkatkan throughput dan kualitas, seiring dengan meminimalkan biaya.

TMC adalah medical city terbesar di dunia dengan sumber daya penelitian kolaboratif kelas dunia, termasuk beberapa perusahaan dan rumah sakit terkemuka di dunia. Pusat Kesehatan baru seluas 5.300 kaki persegi (500m2) ABB akan ditempatkan di TMC Innovation Institute, pusat mutakhir yang mendorong kolaborasi kedokteran dan teknologi terkini, menghubungkan pemula dengan perintis di dunia akademis dan teknologi terkemuka perusahaan dalam rangka mempercepat pengembangan dan pembuatan prototipe dari teknologi medis terobosan.

Otomatisasi robot di sektor perawatan kesehatan menawarkan peluang signifikan untuk pertumbuhan di masa depan. Menurut penelitian internal ABB, pasar global diperkirakan mencapai hampir 60.000 robot medis non-bedah pada tahun 2025, meningkat empat kali lipat sejak tahun 2018. (Sumber : https://www.hhmglobal.comhttps://www.mlo-online.com)

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
Selengkapnya
7:02 AM

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi Laboratorium Medik (S.I.N.T.E.R.I.U.M) 2019

IIK Bhakti Wiyata Kediri 

The Magical Word Of Laboratory : From General To Expert Diagnostic MTBC





Materi dan Narasumber :
"Sangat Dekat Namun Tak Disadari, Bahaya Mycobaterium Tuberculosis"
Prof., Dr. Eddy Bagus. W, dr., M.S., Sp.ML
(Kepala Departemen Mikrobiologi RSUD Dr. Soetomo dan Ketua Komite Etik UNAIR Fakultas Kedokteran)

"Meningkatkan Kepedulian dan Peran Serta Kita Sebagai Tenaga Analis Untuk Mencegah TBC"
dr. Ekawati Sutikno., MM., M.Kes
(Wakil Rektor II Institut Ilmi Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)

"Siap Sigap Menghadapi Uji Kompetensi TLM 2019"
Aziz Ansori Wahid, S.T., M.T
(Sekretaris Umum AIPTLMI)

"TLM dan Prospek Kerjanya"
Luki Herli Purniawan, S.ST
(Ketua DPW Patelki Jawa Timur)


Waktu dan Tempat :
Minggu, 10 November 2019
Auditorium IIK Bhakti Wiyata Kediri
Jl. KH Wachid Hasyim No.65,
Bandar Lor, Kec. Mojoroto,
Kota Kediri, Jawa Timur 64114

Biaya Pendaftaran :
Presale 1 (Tgl. 01 September s.d 20 Oktober 2019) :
- Mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri Rp. 100.000
- Mahaswa Luar Rp. 100.000
- Umum Rp. 125.000

Presale 1 (Tgl. 21 Oktober s.d 09 November 2019) :
- Mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri Rp. 115.000
- Mahaswa Luar Rp. 125.000
- Umum Rp. 150.000

ON SITE
- Mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri Rp. 120.000
- Mahaswa Luar Rp. 130.000
- Umum Rp. 175.000

Fasilitas :
- Seminar Kit
- Coffee Break and Lunch
- Sertifikat 2 SKP PATELKI
- Doorprize
- Akustik Band

Pembayaran melalui Transfer :
Bank Mandiri
No. Rek : 142-00-277-0889-9
a.n Yayasan Bhakti Wiyata

Contact Person :
- Nabila M : 0895 3673 08644
- Febi : 0853 3474 3117

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Kerjasama media partner e mail ke laboratorium.medik@gmail.com.
Selengkapnya
7:03 AM

Seminar dan Muscab PATELKI DPC Kab. Pasuruan 2019Pemantapan Mutu Laboratorium di Era Millenial

Seminar dan Muscab PATELKI DPC Kab. Pasuruan 2019

Waktu dan Tempat
Minggu, 03 November 2019
Pkl. 07.00 s.d Selesai
Dinas Kesehatan 
Ruang Pertemuan Gedung C Lt. 3
Jl. Raya Raci KM 15 
Ds. Masangan Kec. Bangil
Kabupaten Pasuruan

Biaya Pendaftaran :
- Mahasiswa Rp. 125.000
- Umum Rp. 150.000

Fasilitas :
- Knowladge
- Sertifikat PATELKI 2 SKP
- Snack & Lunch
- Doorprize

Pembayaran melalui transfer ke :
Bank Mandiri
No. Rek : 144-00-1621864-3
a.n DPC PATELKI Kab PASURUAN

Contact Person :
- Lailatul Mukaromah 0895 3597 03612
- Okky Widiastuti        0822 4569 6517

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Kerjasama media partner e mail ke laboratorium.medik@gmail.com.
Selengkapnya
6:32 AM

Contact Form

Name

Email *

Message *