Menu

Kanker : Pemeriksaan Laboratorium dan Pengobatan

Wednesday, July 10, 2019

Kanker : Pemeriksaan Laboratorium dan Pengobatan. Kanker merupakan penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Kanker memang bukan penyakit menular, tapi jika sudah terjangkit kanker maka orang akan menyerah dan akan pasrah untuk terus menjalani sisa hidup dengan perawatan dan kemoterapi. Pada dasarnya tubuh kita terdiri dari miliaran sel, dimana sel-sel yang sudah menua dan tidak berfungsi akan mati dengan sendirinya. Namun, tidak demikian dengan sel kanker. Mereka akan terus bertambah dan terus bertambah. 

Kanker  Pemeriksaan Laboratorium dan Pengobatan
Kanker  Pemeriksaan Laboratorium dan Pengobatan

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.(Yayasan Kanker Indonesia, 2019)

Pemeriksaan Laboratorium Untuk Mendeteksi Kanker

Kanker jangan di anggap remeh, karena pada stadium awal kanker tidak dapat menimbulkan gejala apapun. Oleh karena itu, pemeriksaan sejak dini sangat di anjurkan agar dapat dicegah sejak dini. Pemeriksaan dini dapat membantu untuk menentukan diagnosa kankernya, berikut ini merupakan tes skrining yang biasa diminta dalam pemeriksaan laboratorium dalam membantu diagnosa. 
  • Pemeriskaan untuk skrining kanker serviks ; Pap Smear, Tes HPV, Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). 
  • Pemeriksaan untuk skrining kanker usus ; gFOBT (guaiac-based Fecal Occult Blood test), FIT (Fecal Immunochemical test), FIT-DNA. 
  • Pemeriksaan untuk skrining kanker Prostat ; PSA (Prostate Specific Antigen). 
  • Pemeriksaan untuk skrining kanker Paru-Paru ; Sitologi Sputum
  • Pemeriksaan untuk skrining kanker hati ; Alpha fetoprotein (AFP), pemeriksaan fungsi hati; penggumpalan darah hepatitis; fungsi ginjal; pemeriksaan darah lengkap; dan tes lainnya.
  • Pemeriksaan untuk skrining kanker darah ; Pemeriksaan darah lengkap, aspirasi sumsum tulang dan biopsi.

Deteksi kanker sejak dini sangat disarankan bagi orang yang berisiko tinggi  mengalaminya. Jika diagnosis diketahui sejak awal, maka peluang seseorang untuk bisa sembuh juga lebih besar. (Alodokter, 2019)

Pengobatan Kanker yang Harus Diketahui

Pengobatan kanker tergantung kepada jenis stadium yang di deritanya, setiap stadium memiliki cara dan penanganan yang berbeda-beda. Namun demikian, ada beberapa metode pengobatan dalam penyembuhan pada kanker, diantaranya adalah :
  1. Kemoterapi
  2. Radioterapi
  3. Terapi Target
Selain obat-obatan kimia, seperti kami kutip dari https://www.itb.ac.idGuru Besar ITB Rekomendasikan 10 Tanaman Obat Pelawan Sel Kanker dimana ke 10 tanaman obat tersebut adalah apak Dara (Vinca rosea), Taxol (Taxus sp), Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet), Temu Kunci (Boesenbergia pandurata), Melinjo/Tangkil (Gnetum gnemon), Daun Sirsak (Annona muricata), Bawang Tiwai (Eleuthrine americana), Keladi Tikus, biji dari buah Anggur, dan Propolis (dari lebah madu).

PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com.
Baca juga :

Contact Form

Name

Email *

Message *

Info Lainnya