Menu

Manfaat Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil

Tuesday, August 20, 2019

Manfaat Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil. Selama kehamilan ibu akan terus dipantau kesehatannya, juga termasuk perlu dilakukannya pemeriksaan laboratorium, seperti hemoglobin. Pemeriksaan hemoglobin pada ibu hamil sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kurang darah pada ibu hamil. 
Manfaat Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil

Sebagai komponen penting dalam pelayanan kesehatan, hasil pemeriksaan laboratorium digunakan untuk penetapan diagnosis, pemberian pengobatan, pemantauan hasil pengobatan dan penentuan prognosis. Dengan demikian diharapkan hasil pemeriksaan laboratorium yang benar dan akurat turut berperan membantu menurunkan angka kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas.

Pemerintah berupaya menurunkan Angka Kematian Ibu dengan melakukan berbagai cara seprti pembangunan millennium (Millenium Development Goal’s) yaitu AKI 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penyebab kematian ibu. Pada hasil sensus penduduk tahun 2010 penyebab kematian ibu antara lain perdarahan postpartum (20%), hipertensi dalam kehamilan termasuk preeklampsia/eklampsia (32%), partus lama (1%), abortus (4%), peradarahan antepartum (3%), komplikasi puerpuerium (31%), kelainan amnion (2%), lain-lain (7%). Faktor berpengaruh lainnya adalah ibu hamil yang menderita penyakit menular seperti malaria, HIV/AIDS, tuberkulosis, sifilis, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, kekurangan iodium maupun yang mengalami kekurangan gizi.

Untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih parah perlu dilakukan deteksi dini dan monitoring penyebab kematian ibu dengan pemeriksaan laboratorium yang tepat dan terarah pada setiap ibu hamil, bersalin dan nifas agar dapat dilakukan intervensi lebih awal.

Oleh karena itu setiap ibu hamil, bersalin dan nifas harus dapat dengan mudah mengakses fasilitas kesehatan untuk mendapat pelayanan sesuai standar, termasuk deteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu.

Kadar hemoglobin (Hb) alangkah baiknya tidak terlalu rendah, namun juga tidak terlalu tinggi. Sebab kedua kondisi ini sama-sama bisa memberikan dampak negatif bagi kehamilan.

Menurut World Health Organization (WHO), kadar hemoglobin yang normal pada ibu hamil sesuai rentang usia kehamilannya adalah sebagai berikut:


  1. Ibu hamil trimester pertama: 11,6 hingga 13,9 gr/dl
  2. Ibu hamil trimester kedua: 9,7 hingga 14,8 gr/dl
  3. Ibu hamil trimester ketiga: 9,5 hingga 15 gr/dl


Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil

Pemeriksaan hemoglobin dapat dilakukan di Puskesmas (Poskesdes/Polindes/Pustu, Puskesmas Non Rawat Inap, Puskesmas Rawat Inap/PONED dan Puskesmas DTPK), Klinik dan Rumah Sakit.

Persiapan pasien

Pasien tidak usah membatasi makanan dan minuman. Pengambilan darah akan dilakukan melalui jari untuk metode POCT Hemoglobin sedangkan metode sianmethemoglobin pengambilan darah dilakukan pada pembuluh darah vena. 

Cara Kerja Pemeriskaan Hemoglobin Metode POCT

Hb meter merupakan alat praktis yang dapat digunakan oleh siapa saja, namun tingkat keakuratan dan sensitifitasnya amsih jauh dibawah laboratorium klinik yang sudah terstandarisasi dengan baik. Penggunaan Hb meter yaitu dengan memasang stik Hb pada alat, kemudian alat akan menyala secara otomati, setelah itu buat luka pada jari yang sebelumnya sudah di beri antiseptik. 

Luka yang dibuat akan mengeluarkan darah, kemudian darah tersebut diteteskan pada Hb meter. Setiap alat memerlukan waktu yang berbeda tergantung alat yang dipakai. Jika sudah selesai akan muncul angka pada layar Hb meter, itulah nilai Hb Anda.

Batas Normal Kadar Hemoglobin pada ibu Hamil Menurut WHO


Menurut WHO, anemia pada ibu hamil di bagi menjadi tiga kriteria yaitu :
  • Normal > 11 gr/dl
  • Anemia ringan 8 - 11 gr/dl
  • Anemia berat < 8 gr.dl

Pemeriskaan Laboratorium Pada Ibu Hamil 

Pemeriksaan laboratorium ini diperlukan untuk :

  1. Tes golongan darah, untuk mempersiapkan donor bagi ibu hamil bila diperlukan.
  2. Tes hemoglobin, untuk mengetahui apakah ibu kekurangan darah (Anemia).
  3. Tes pemeriksaan urine (air kencing).
  4. Tes pemeriksaan darah lainnya, seperti HIV dan Sifilis, sementara pemeriksaan malaria dilakukan di daerah endemis


Sumber :
  1. Infolabmed. 2019. Pengertian Dan Pemeriksaan Hemoglobin (Hb) Pada Ibu Hamil - Seri Pemeriksaan Laboratorium Klinik. [Online]. Tersedia : https://www.infolabmed.com/2017/02/pengertian-dan-pemeriksaan-hemoglobin.html. (20 Agustus 2019).
  2. Kementrian Kesehatan dan JICA. 2016. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kemetrian Kesehatan RI : Jakarta
  3. Permenkes No. 59 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pemeriksaan Laboratorium Ibu Hamil, Bersalin dan Nifas
  4. Popmama. 2019. Pahami Pentingnya Menjaga Kadar Hb Normal pada Ibu Hamil. [Online]. Tersedia : https://www.popmama.com/pregnancy/second-trimester/annas/menjaga-kadar-hb-normal-pada-ibu-hamil/full. (20 Agustus 2019)

Dapatkan buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik". Disusun oleh Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, dan Imaduddin Badrawi, Amd.AK. Pembelian Buku / Order via WA https://wa.me/6285862486502. Info selengkapnya tentang buku bisa dilihat disini : JUAL BUKU "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik" 
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *