Menu

Cara Penyuntikan Intra Amnion | Pembiakan Virus Pada Telur Berembrio

Tuesday, June 18, 2019

Cara Penyuntikan Intra Amnion | Pembiakan Virus Pada Telur Berembrio Pada pembahasan Pembiakan Virus Pada Telur Berembrio ini, banyak metode yang digunakan dalam pengembangbiakannya. Pada artikel sebelumnya sudah di jelaskan bagaimana Cara Penetesan (Drupping) Dan Penyuntikan (Inoculation) Pada CAMCara Penyuntikan Intra Allantois  dimana pada artikel kedua dalam pengembangbiakan virus ini adalah dengan Cara Penyuntikan Intra Amnion
Cara Penyuntikan Intra Amnion

Cara Penyuntikan Intra Amnion

Biasanya dipakai telur berembrio berumur 10-11 hari. Telur diperiksa di kamar gelap, beri tanda pada ruang udara. Seluruh daerah atas ruang uadara dibersihkan dengan kapas beralkohol. Telur ditempatkan berdiri, dengan gunting yang steril dibuat lubang dengan diameter 1-1,5 cm. Potongan kulit telur dibersihkan dengan pinset steril. Ambil minyak mineral yang telah steril dengan pipet sterl, lalu teteskan 1-2 tetes minyak tadi tepat di atas selaput kulit telur. Goyangkan sampai rata. 

Minyak mineral akan membuat selaput kulit telur menjadi transparan sehingga semua isi telur dapat terlihat. Ambillah virus yang akan disuntikkan dengan spuit steril, lalu dibalikkan dan ditarik kebawah agar ada udara masuk, lalu suntikkan jarum ke dalam telur ke arah mata embrio atau dibawah sayap embrio (ruang amnion). Yang pertama kali disuntikkan adalah udaranya saja, maka akan tampak gelembung udara bergerak bila telur digoyangkan, spuit jangan dicabut. 

Bila gelembung udara hilang maka penyuntikkan salah (yang tertusuk adalah ruang allantois). Jika ini terjadi jarum dicabut kembali, lalu dibalikkan dan isap udara, lalu disuntikkan lagi seperti semula, jika gelembung udara tetap bergerak dan tidak hilang berarti penyuntikan tepat. Jarum jangan dicabut, tapi disuntikkan virusnya 0,1-0,2 ml. 

Setelah itu jarum dicabut, lalu tutup lubang dengan selotip. Beri nama, nomor dan tanggal, lalu eramkan pada suhu 37 derajat celcius selama 2x24 jam dalam keadaan berdiri. 

Cara Membongkat Telur Pada Penyuntikan Telur Secara Intra Amnion

Buka tutup selotip dengan pinset yang tajam dan steril. Selaput kulit telur dirobek dengan pipet pasteur. Mula-mula tusuk menembus kearah allantois, isap cairannya dan masukkan ke dalam tabung. Ini dilakukan dengan keadaan telur berdiri, lalu telur dibaringkan. Ambil pipet baru, keluarkan embrio yang dikelilingi kantong yang jernih melalui lubang yang ditusuk sampai menonjol keluar. Jaga jangan sampai keluar semuanya. Dengan pipet tadi tusuk cairan amnionnya sampai habis. 

Contoh virus yang ditanam secara amnion

  • Virus Influenza
  • Virus Herpes Simplex
  • Virus Mumps

Sumber : 
  • Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan. 1989. Virologi Umum ; Buku Pegangan Untuk Sekolah Menengah Analis Kesehatan. Depkes RI : Jakarta. 
Dapatkan buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik". Disusun oleh Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, dkk. Pembelian Buku / Order via WA https://wa.me/6285862486502. Info selengkapnya tentang buku bisa dilihat disini : JUAL BUKU "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik" torium Medik"
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.

Baca juga : 
  1. Composite Bacterial Infection Index - Seri Edukasi Teknologi Laboratorium Medik
  2. Pembiakan Virus Pada Hewan Percobaan
  3. Cara Penetesan (Drupping) dan Penyuntian (Inoculation) Pada CAM | Pembiakan Virus Pada Telur BerembrioPembiakan Virus Pada Telur Berembrio
  4. Cara Penetesan (Drupping) Dan Penyuntikan (Inoculation) Pada CAM | Pembiakan Virus Pada Telur Berembrio
  5. Cara Penyuntikan Intra Allantois | Pembiakan Virus Pada Telur Berembrio

Contact Form

Name

Email *

Message *