-->
Menu

Pemeriksaan Anti HCV Metode Kualitatif (Immunokromatografi)

Saturday, June 20, 2020

Pemeriksaan Anti HCV Metode Kualitatif (Immunokromatografi). Hepatitis C adalah peradangan pada organ hati akibat infeksi virus hepatisis C. Sebagian penderita hepatitis C dapat mengalami penyakit liver kronis, hingga mengalami kanker hati. Infeksi HCV terutama tersebar melalui hubungan langsung darah-ke-darah. Kebanyakan orang tertular HCV melalui penggunaan narkoba suntikan dengan memakai jarum suntik secara bergantian. Sampai  90% orang yang pernah menyuntik narkoba, walau hanya sekali, ternyata terinfeksi HCV.

PemerikPemeriksaan Anti HCV Metode Kualitatif (Immunokromatografi)

Beberapa orang juga terinfeksi HCV melalui hubungan seks tanpa kondom. Risiko ini terutama tinggi untuk laki-laki terinfeksi HIV yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan orang terinfeksi HIV dengan infeksi menular seksual yang lain, mempunyai banyak pasangan seks, dan/atau melakukan kegiatan seksual yang menyebabkan perdarahan, misalnya memasukkan tangan pada dubur (fisting).

HCV juga dapat tertular melalui peralatan atau tinta tato yang dipakai secara bergantian. Beberapa orang juga terinfeksi dalam sarana kesehatan, melalui tertusuk dengan jarum suntik atau alat lain yang tidak steril. Petugas layanan kesehatan dapat tertular HCV melalui tertusuk secara tidak sengaja dengan jarum suntik. HCV juga dapat menular melalui transfusi darah, walau darah donor di Indonesia diskrining untuk HCV.


Gejala Hepatitis C
Sebagian besar penderita hepatitis C tidak mengalami gejala pada tahap awal. Hal ini mengakibatkan penderita tidak mengetahui bahwa dirinya menderita hepatitis C hingga kondisi penyakitnya sudah kronis. Meski demikian, tidak semua hepatitis C berkembang menjadi kronis. Hampir setengah penderita hepatitis C akan sembuh dengan sendirinya. Gejala biasanya muncul bila infeksi kronis dari hepatitis sudah menimbulkan kerusakan pada hati. Gejala yang dapat ditimbulkan adalah lemas, tidak nafsu makan, dan penyakit kuning.

Pengobatan dan Komplikasi Hepatitis C
Sebagian penderita hepatitis C dapat sembuh dengan sendirinya, namun sebagian lainnya menjadi kronis. Penderita hepatitis C kronis dapat mengalami komplikasi berupa sirosis atau kanker hati.
Oleh karena itu, dokter akan menentukan perlu atau tidaknya pengobatan terhadap hepatitis C dengan obat antivirus. Bila penderita hepatitis C sudah mengalami komplikasi, dokter mungkin akan menyarankan transplantasi hati.

Prinsip Kerja
Berdasarkan reaksi Immunologis antara antibody spesifik dalam specimen dengan rekombinan antigen HCV capture (inti, NS3, NS4, NS5) pada membrane test yang dilapisi protein – A koloidal emas conjugate membentuk kompleks antibodi-antigen. Campuran bermigrasi di sepanjang membrane test dan bereaksi menghasilkan garis berwarna.

Tujuan
Untuk penetapan kualitatif antibodi terhadap virus hepatitis C (anti HCV) didalam serum sebagai penunjuk adanya infeksi hepatitis C.

Alat dan bahan
  • Alat
  1. Mikropipet 10 µl
  2. Yellow / white tip
  3. Pipet disposible
  4. Stopwatch 
  5. Wadah limbah
  • Bahan
  1. Sampel Serum, Plasma atau Whole Blood
  2. Rapid Tes Anti HCV
Cara Kerja 
  1. Alat uji dikeluarkan dari dalam bungkus
  2. Diteteskan 10 µL sampel, serum, plasma atau darah pada lubang sampel
  3. Ditambahkan 4 tetes diluent assay pada kolom sampel yang sama
  4. Hasil dibaca dalam 5 – 20 menit. Jangan membaca hasil lebih dari 20 menit karena akan memberikan hasil positif palsu atau negatif palsu. 

Interpretasi Hasi
Sumber : Shoppe.id
  • Negatif : hanya muncul garis warna pada daerah control “C”
  • Positif   : muncul garis warna pada control “C” dan test “T”
  • Invalid  : tidak muncul garis warna pada control “C”









Sumber
  • Dewi. T. 2014. Pemeriksaan Anti HCV. Tersedia : https://www.scribd.com/document/249334241/Pemeriksaan-Anti-HCV
  • Spirita. Y. 2014. Hepatitis C (HCV) & HIV. Tersedia : http://spiritia.or.id/informasi/detail/11
  • Willy. T. 2019. Pengertian Hepatitis C. Tersedia : https://www.alodokter.com/hepatitis-c

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *