-->
Menu

Struktur Bahasa Dalam Terminologi (Istilah) Medis

Sunday, March 1, 2020

Struktur Bahasa Dalam Terminologi (Istilah) Medis. Sebagian besar bidang khusus memiliki kosakata atau terminologi yang unik. Terminologi medis adalah studi tentang istilah atau kata yang digunakan dalam kedokteran. Petugas pelayanan kesehatan harus mengetahui, memahami, dan dapat menggunakan istilah medis dengan benar untuk melaksanakan instruksi dan berkomunikasi secara efektif.

Struktur Bahasa Dalam Terminologi (Istilah) Medis

Belajar kosakata medis membutuhkan suatu proses yang panjang. Pengetahuan dan penggunaan istilah medis yang tersusun tepat dan luas saat istilah tersebut digunakan di tempat kerja. Keyakinan akan diperoleh dengan sering menggunakan terminologi medis dalam kegiatan sehari-hari. Pelajaran terminologi medis ini hanya merupakan pengantar struktur istilah medis dan singkatan dan akronim yang sering digunakan di laboratorium klinis — pelajaran tidak mencakup terminologi yang digunakan dalam keperawatan atau bidang kesehatan lainnya.

Sebagian besar istilah medis adalah kombinasi dari tiga bagian kata — prefixes, suffixes, and stemsStem (akar kata) atau root (kata dasar) adalah bagian utama dari kata tersebut. Prefix (awalan) adalah kata atau suku kata yang memodifikasi akar kata dan ditempatkan di awal kata. Suffix (akhiran) adalah kata atau suku kata yang ditempatkan di akhir kata dan biasanya menggambarkan apa yang terjadi pada akar kata. Awalan dan akhiran biasanya dihubungkan ke akar kata oleh huruf vokal (seperti a, i, atau o).

Sebagian besar akar kata, awalan, dan akhiran yang digunakan dalam istilah medis berasal dari kata-kata Latin atau Yunani dan memiliki makna khusus yang memberikan petunjuk pada makna istilah tersebut. Dengan menggabungkan berbagai awalan, akar kata, dan akhiran, banyak istilah medis dengan makna yang tepat dapat dibentuk. 

Tidak semua istilah medis akan memiliki ketiga bagian kata tersebut. Beberapa kata hanya memiliki awalan dan akar kata atau akar kata dan akhiran. Namun, semua istilah akan memiliki akar kata, atau kata dasar, kata.


Jika makna bagian kata yang umum digunakan diketahui, maka istilah baru sering dapat dianalisis untuk menentukan gagasan umum maknanya. Misalnya, hyperproteinuria  dapat dibagi menjadi tiga bagian kata: hyperprotein, uriaHyper berarti peningkatan jumlah. Uria mengacu pada urin. Oleh karena itu, istilah ini merujuk pada suatu kondisi di mana peningkatan jumlah protein dalam urin. Dengan menggabungkan bagian-bagian ini untuk membuat kata, medical shortcut telah dibuat. Satu kata menggambarkan suatu kondisi yang sebaliknya memerlukan kalimat atau mungkin sebuah paragraf. Istilah medis, meskipun lebih pendek dari kalimat, memiliki ketepatan makna.

Terkadang diperlukan untuk sedikit modifikasi, seperti perubahan satu atau dua huruf, dapat mengubah arti kata. Sebagai contoh, makrosit adalah sel yang lebih besar dari biasanya, sedangkan mikrosit adalah sel yang lebih kecil dari biasanya. Dengan perubahan hanya satu huruf, suatu istilah dapat diubah menjadi istilah lain dengan makna yang berlawanan. Sangatlah penting untuk mengeja, mengucapkan, dan menggunakan istilah medis dengan benar sehingga makna yang dimaksudkan dapat disampaikan dengan baik. 


Sumber : 
Barbara H. Estridge dan Anna P. Reynolds. 2012. Basic Clinical Laboratory Techniques Edisi ke-6. Delmar. Amerika Serikat

PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com
Baca juga :

DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *