Menu

Gambaran Klinis Tuberkulosis Paru dan Ekstraparu

Saturday, August 17, 2019

Gambaran Klinis Tuberkulosis Paru dan Ekstraparu. Saat ini penyakit tuberkulosis (TB) masih merupakan salah satu penyebab kematian di seluruh dunia, walaupun sudah tersedia pengobatan yang lebih murah dan efektif. Penyakit ini terjadi baik di negara berpenghasilan tinggi dan negara berkembang. Perkembangan dalam diagnostik, pengobatan, vaksin dan implementasi pencegahan pentakit telah meningkatkan prawatan dan penanggulangan TB secara global. 

Gambaran Klinis TB Paru

Gejala TB Paru

Gejala utama TB paru adalah batuk terus-menerus selama 2 minggu atau lebih, seringkali disertai demam selama lebihdari 2 minggu, berkeringat di malam hari dan penurunan berat badan (lebih dari 1,5 kg dalam 1 bulan). Setiap pasien dengan gejala  yang positif harus dilakukan investigasi secara tepat. Tidak semua individu dengan TB mempunyai gejala batuk; oleh karena itu, indeks kecurigaan yang tinggi diperlukan, terutama pada individu dengan HIV positif yang mungkin hanya memiliki satu gejala diatas. Riwayat kontak dengan individu TB paru meningkatkan kemungkinan diagnosis TB dan gejala seperti penurunan berat badan perlu untuk di investigasi. 

Beberapa pasien menunjukkan gejala nyeri dada (terkait radang selaput dada atau pleurisy, ketegangan otot), tidak bisa bernafas (karena penyakit paru atau efusi pleura secara bersamaan) mengi lokal karena bronkitis tuberkulosis lokal, atau karena tekanan eksternal pada bronkus oleh kelenjar getah bening yang membesar.

Tanda Fisik TB Paru

Beberapa tanda fisik yang umum terjadi seperti demam dimana suhu tubuh tinggi atau tidak teratur (> 38,5^0 C), denyut nadi dapat meningkat karena demam, ronko di crackles apeks paru lebih terdengar jelas saat menarik nafas dalam; mengi trlokalisasi di obstruksi atau tekanan lokal; dullness pada efusi dan penyakit kronis terdapat fibrosis luas dengan trakea ke satu sisi. 

Gambaran Klinis TB Ekstraparu

TB EKstraparu dapat ditunjukkan dengan gejala yang tidak spesifik seperti penurunan berat badan (>1,5 kg/bulan), berkeringat malam dan demam selama lebih dari 2 minggu. Gejala lainnya tergantung loksi atau organ yang terinfeksi. Jenis TB ekstraparu yang paling umum adalah :
  • TB limfadenitis
  • TB efusi pleura (umumnya satu sisi)
  • TB tulang atau sendi
  • TB efusi perikardial
  • TB meningitis
  • TB milier
  • TB empiema
  • TB efusi peritonial


TB milier dan TB meningitis bersifat akut, berat, seringkali terjadi setelah infeksi primer. Umumnya terjadi pada anak dan remaja. Bentuk TB ini seringkali fatal. Jika ada suspek penyakit ini, terapi harus segera dilakukan tanpa menunggu diagnosis secara bakteriologis. Pasien HIV positif, terutama dengan nilai CD4 yang rendah dapat mengalami TB ekstraparu. Gambaran TB ekstraparu umumnya tidak berbeda antara HIV positif dan HIV negatif, namun tetap ada perbedaannya, seperti pada tabel dibawah ini.

Symptoms of Pulmonary TB Disease
(TB disease usually causes one or more of the symptoms)
Symptoms of possible Extrapulmonary TB Disease
(Depends on the part of the body that is effecterd by the disease)
·        Cough (especially if lasting for 3 weeks or longer) with or without sputum production
·        Coughing up blood (hemoptysis)
·        Chest pain
·        Loss of appetite
·        Unexplained weight loss
·        Night swears
·        Fever
·        Fatigue
·        TB of the kidney may cause blood in the urine
·        TB meningitis may cause headache or confusion
·        TB of the spine may cause back pain
·        TB of the larynx can cause hoarseness
·        Loss of appetite


Sumber :
  1. Zumla A, Raviglione M, Hafner R, von Reyn CF. Current Concept Tuberculosis. N Engl J Med. 2013; 368: 745-55.
  2. National Tuberculosis Management Guidelines 2014. Department: Health Republic of south Africa 2014.

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *