Total Pageviews

Check Page Rank

Pemeriksaan Glycated Albumin : Metode, Nilai Normal, dan Keterbatasan

Posted by On 3:48 AM


Infolabmed. Glycated Albumin (GA) atau Albumin  Glikat adalah albumin yang berikatan dengan glukosa. GA menggambarkan rata-rata glukosa darah 2-4 minggu sebelum pengukuran. Jumlah GA menurun jika kadar glukosa darah berkurang dan meningkat ketika kadar glukosa darah tinggi. GA merupakan suatu indeks kontrol glikemik yang tidak dipengaruhi oleh gangguan metabolisme hemoglobin dan masa hidup eritrosit seperti HbA1c. Pemeriksaan Glyicated Albumin dilakukan saat inisiasi terapi untuk menentukan regimen pengobatan dan dosis serta untuk menilai efikasi pengobatan secara keseluruhan. 


 glycated albumin and diabetes mellitus, glycated albumin a potential biomarker in diabetes, glycated albumin and fructosamine, glycated albumin and risk of death and hospitalizations in diabetic dialysis patients, glycated albumin is a potential diagnostic tool for diabetes mellitus, glycated albumin and hba1c, glycated albumin assay, glycated albumin assay kit, glycated albumin antibody, glycated albumin asahi kasei

Albumin  glikat  merupakan  ikatan  molekul  glukosa  pada  residu  asam  amino  lisin, arginin  atau sistein  albumin  membentuk  albumin  glikat.  Albumin  merupakan  komponen protein  utama dalam  serum  (80%)  dengan  waktu  paruh  20-25  hari,  sehingga  pemeriksaan albumin  glikat  dapat  digunakan  untuk  penilaian  kontrol  status  glikemik  dalam  jangka  waktu yang  lebih  pendek  (indeks intermediate)  yaitu  20-25  hari  sesuai  waktu  paruhnya.

Albumin glikat  dapat  dijadikan  pilihan  untuk  pemantauan status  glikemik yang  lebih  cepat,  sehingga diharapkan  dapat  mengantisipasi  terjadinya  komplikasi  akibat  DM  lebih  dini,  dan  memantau pemberian  terapi   lebih  adekuat.  Adanya   keterbatasan   pada  pemeriksaan   HbA1c   tidak berpengaruh pada pengukuran albumin glikat, sedangkan keterbatasan pemeriksaan albumin glikat   yaitu   tidak   menggambarkan   kontrol   glikemik   secara   tepat   pada   pasien   dengan gangguan metabolisme albumin.

Metoda Pemeriksaan Glycated Albumin / Albumin Glikat

Metode :
  • boronate affinity chromatography (BAC)
  • enzyme linked boronate immunoassay (ELBIA)
  • metoda enzimatik

Prinsip Pemeriksaan Glycated Albumin Metode Enzimatik

Asam  amino  endogen  glikat  dan  peroksidase  di eliminasi terlebih   dahulu   oleh   ketoamin   oksidase   dan   peroksidase.   Selanjutnya   albumin   glikat dihidrolisis  menjadi  asam  amino  atau  peptida  oleh  proteinase spesifik  albumin,  kemudian asam  amino  glikat  atau  peptida  dioksidasi  oleh  ketoamin  oksidase  menghasilkan  hidrogen peroksida  yang  diukur  secara  kuantitatif.  Kadar  albumin  diukur  dengan  metoda bromcresol purple,  dan  kadar  albumin  glikat  dihitung  sebagai  persentase  AG  terhadap  total  albumin. Koefisien  variasi  (CV)  metoda  ini 0,63%  dan  0,93% untuk  uji  ketelitian within  run dan 0,685-0,75% untuk uji ketelitian between days.

Nilai Normal Glycated Albumin

Nilai Normal : 11-16 %

Keterbatasan Pemeriksaan Glycated Albumin

Pengukuran Glycated Albumin juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga dapat menyebabkan :

Nilai GA Rendah Palsu

  • Sindrom nefrotik (proteinuria > 3,5 g/hari)
  • Hipertiroid
  • Pengobatan Steroid
  • Obesitas Severe (berat)
  • Emaciation - penurunan BB akibat kehilangan lemak subkutan (malnutrisi berat)

Nilai GA Tinggi Palsu

  • Hipotiroid
  • Sirosis
Demikian artikel tentang Pemeriksaan Glycated Albumin : Metode, Nilai Normal, dan Keterbatasan, semoga artikel ini menambah referensi bahan bacaan rekan ATLM untuk menunjang pengetahuan seputar Laboratorium Klinik.
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke infolabmed. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Kerjasama dengan infolabmed, via e mail : laboratorium.medik@gmail.com. Terimakasih atas kunjungannya.
 
Baca juga :


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »