Total Pageviews

Check Page Rank

Pemeriksaan Hemoglobin Metode Sahli

Posted by On 5:54 AM


Pemeriksaan Hemoglobin Metode Sahli
Metode Sahli. 

Infolabmed. Walaupun telah tidak banyak digunakan untuk pemeriksaan hemoglobin secara standar, dikarenakan range kekeliruan yang berjalan antara 10-20% berasal dari persentase sebenarnya. Tapi metode ini terkadang tetap jadi standar pengukuran di puskesmas dan klinik sederhana. 

Menurut Soenarto (1980) bersama dengan pengecekan Hb ini kita akan beroleh gambaran dari penderita apakah normal atau abnormal. Nilai atau batas terendah manakah dari Hb yang diakui normal? Untuk itu harus kita memanfaatkan beberapa syarat yang seragam ialah dari WHO (1972). Ini telah dipakai dan direkomendasikan oleh ahli-ahli kita.



Pengukuran Hb yang direkomendasikan oleh WHO ialah bersama dengan langkah cyanmet, namun langkah oxyhaemoglobin mampu pula dipakai asal distandarisir pada langkah cyanmet. 

Prinsip
Hemoglobin darah diubah jadi asam hematin dengan pemberian larutan HCL, lantas persentase dari asam hematin ini diukur dengan memperbandingkan warna yang terjadi dengan warna standard Mengenakan mata biasa. 

Tujuan
Menetapkan takaran hemoglobin di dalam darah di dalam satuan gr/dl.

Alat dan bahan yang dipergunakan
a. Hemoglobinometer (hemometer), Metode Sahli terdiri dari :
  • Gelas berwarna sebagai warna standard
  • Tabung hemometer dengan pembagian skala putih 2 sampai dengan 22. Skala merah untuk hematokrit.
  • Pengaduk dari gelas
  • Pipet Sahli yang merupakan kapiler dan mempunyai volume 20/ul
  •  Pipet pasteur.
  • Kertas saring/tissue/kain kassa kering

b. Reagen
  • Larutan HCL 0,1 N
  • Aquades

Cara Pemeriksaan
  • Tabung hemometer diisi dengan larutan HCL 0,1 N sampai tanda 2
  • Hisaplah darah kapiler/vena dengan pipet Sahli sampai tepat pada tanda 20 ul.
  • Hapuslah kelebihan darah yang melekat pada ujung luar pipet dengan kertas tissue secara hati-hati jangan sampai darah dari dalam pipet berkurang.
  • Masukkan darah sebanyak 20 ul inike dalam tabung yang berisi larutanHCL tadi tanpa menimbulkan gelembung udara.
  • Bilas pipet sebelum diangkat dengan jalan menghisap dan mengeluarkan HCL dari dalam pipet secra berulang-ulang 3 kali
  • Tunggu 5 menit untk pembentukan asam hematin
  • Asam hematin yang terjadi diencerkan dengan aquades setetes demi setetes sambil diaduk dengan pengaduk dari gelas sampai didapat warna yang sama dengan warna standard.
  • Miniskus dari larutandibaca. Miniskus dalam hal ini adalah permukaan terendah dari larutan.

Interpretasi Hasil
Dinyatakan dalam gr/dl. 
Misal : 11.5 gr/dL

Kesalahan-kesalahan yang harus diperhatikan :
Faktor Alat/regen kurang sempurna, yaitu :
  • Volume pipet Hb tidak selalu tepat 20 ul
  • Warna standard sering sudah pucat.
  •  Kadar larutan HCL sering tidak dikontrol.

Faktor Human Error, seperti : 
  • Pengambilan darah kurang baik.
  • Penglihatan pemeriksa tidak normal atau sudah lelah.
  • Intensitas sinar/penerangan kurang.
  • Pada waktu waktu membaca hsil dipermukaan terdapat gelembung udara.
  • Pipet tidak dibilas dengan HCL.
  • Pengenceran tidak baik.

Tingkat hemoglobin dinyatakan sebagai jumlah hemoglobin dalam gram (gm) per desiliter (dL) darah keseluruhan, sebuah desiliter menjadi 100 mililiter.

Rentang normal untuk hemoglobin tergantung pada usia dan, dimulai pada masa remaja, jenis kelamin orang tersebut. Rentang normal:
  •     Bayi baru lahir: 17 sampai 22 gm / dL
  •     Usia satu (1) minggu : 15 sampai 20 gm / dL
  •     Usia satu (1) bulan : 11 sampai 15 gm / dL
  •     Anak-anak: 11 sampai 13 gm / dL
  •     laki-laki dewasa: 14 sampai 18 gm / dL
  •     wanita dewasa: 12 sampai 16 gm / dL
  •     Orang setelah usia pertengahan: 12,4-14,9 gm / dL
  •     Wanita setelah usia pertengahan: 11,7-13,8 gm / dL
Semua nilai-nilai ini mungkin sedikit berbeda antara satu laboratorium dengan laboratorium lainnya. Beberapa laboratorium tidak membedakan antara orang dewasa dan "setelah usia pertengahan" nilai-nilai hemoglobin. 

BAGAIMANA JIKA NILAI HEMOGLOBIN RENDAH?
Nilai hemoglobin yang rendah menunjukkan sebagai anemia atau jumlah darah merah yang rendah. Beberapa penyebab yang lebih umum dari anemia adalah:
  •      Kehilangan darah (trauma cedera, operasi, perdarahan, kanker usus besar, atau ulkus lambung),
  •      Kekurangan gizi (zat besi, vitamin B12, asam folat),
  •      Masalah sumsum tulang (penggantian sumsum tulang oleh kanker),
  •      Penekanan oleh obat sintesis sel bychemotherapy darah merah,
  •      Gagal ginjal, dan
  •      Struktur hemoglobin abnormal (anemia sel sabit atau talasemia).
BAGAIMANA JIKA NILAI HEMOGLOBIN TINGGI?

Lebih tinggi dari nilai hemoglobin normal dapat dilihat pada orang yang hidup di dataran tinggi dan pada orang yang merokok. Dehidrasi menghasilkan pengukuran hemoglobin palsu tinggi yang menghilang ketika keseimbangan cairan yang tepat dipulihkan.

Beberapa penyebab kadar hemoglobin tinggi  yang jarang lainnya adalah:
  •      Penyakit paru-paru tingkat lanjut (misalnya, emfisema);
  •      Tumor tertentu;
  •      Gangguan sumsum tulang dikenal sebagai polisitemia rubra vera, dan;
  •      Penyalahgunaan obat erythropoietin  (Epogen) oleh atlet untuk tujuan doping darah (meningkatkan jumlah oksigen yang tersedia untuk tubuh dengan kimia meningkatkan produksi sel darah merah).

Sumber :
  • Analis Bantul. (2018). Pemeriksaan Hemoglobin Sahli. [online]. Tersedia : http://analisbantul.blogspot.com/2014/10/pemeriksaan-hemoglobin-sahli.html. (07 September 2018)
  • Infolabmed. (2018). Hemoglobin Dan Cara Pemeriksaannya | Edisi Lengkap ; Seri Edukasi Teknologi Laboratorium Medik. [Online]. Tersedia : https://www.infolabmed.com/2016/07/hemoglobin-dan-cara-pemeriksaannya.html. (07 September 2018). 


PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
Baca juga :


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »