Total Pageviews

Check Page Rank

Uji Bilirubin (tak-langsung - Direct) (Serum) - Seri Pemeriksaan Laboratorium Klinik

Posted by On 4:17 AM



Bilirubin reaksi-tak-langsung atau tak terkonjugasi merupakan ikatan protein yang dikaitkan dengan peningkatan penghancuran sel darah merah (hemolisis).

Peningkatan bilirubin tak-langsung dapat terjadi pada hemolisis yang terpicu oleh autoimun- atau -transfusi, pada proses hemolitik yang disebabkan oleh anemia sel sabit, pada anemia pernisiosa, dan malaria serta septikemia. Perdarahan internal ke dalam jaringan lunak dan rongga tubuh dapat menyebabkan kadar bilirubin meningkat dalam 5 sampai 6 jam. 



Pada beberapa masalah klinis, CHF dan kerusakan hati yang serius, kadar bilirubin, baik yang langsung maupun tak-langsung, akan meningkat. Kadar bilirubni tak-langsung kerap meningkat akibat sel hati yang rusak tidak mampu mengonugasi jumlah yang normal sehingga terjadi peningkatan kadar bilirubin yang tak terkonjuasi.

Kadar bilirubin serum tak-langsung juga dapat meningkat pada penyakit hemolitik, misalnya, eritroblastosis fetalis, pada bayi baru lahir. Hati bayi baru lahir belum berkembang sempurna sehingga jika kadar bilirubin yang ditemukan sangat tinggi, bayi akan mengalami kerusakan neurologis permanen yang lazim disebut dengan kernikterus.

Tujuan
  • Untuk mendeteksi keberadaan bilirubin tak terkonjugasi akibat penyakit hemolitik atau penyakit hati.
Nilai Rujukkan
DEWASA: 0,1 - 1,0 mg/dl, 1,7 - 17,1 ยตmol/l (satuan SI).
ANAK: Sama dengan dewasa.

Prosedur
Tidak ada uji laboratorium untuk mendeteksi bilirubin tak-langsung. Kadarnya dihitung dengan cara bilirubin total dikurangi bilirubin langsung.

Bilirubin Total - Bilirubin langsung = Bilirubin tak-langsung

Pada bayi baru lahir, hanya nilai total yang ditentukan, dan temuan hanya mewakili bilirubin tak-langsung.

Masalah Klinis
PENURUNAN KADAR : Pengaruh Obat : Lihat Bilirubin (Total dan Langsung).
PENINGKATAN KADAR : Eritroblastosis fetalis, anemia sel sabit, reaksi transfusi, anemia pernisiosa, malaria, septikemia, anemia hemolitik, CHF, sirosis terdekompensasi, hepatitis. Pengaruh Obat : Aspirin, rifampin, fenotiazin. (Lihat Bilirubin [Total dan Langsung]).

Faktor yang Mempengaruhi Temuan Laboratorium
IMPLIKASI KEPERAWATAN DAN RASIONAL
PENINGKATAN KADAR
  • Periksa kadar bilirubin tak-langsung klien, dan bandingkan dengan kadar bilirubin langsungnya. Jika kadar bilirubin tak-langsung meningkat dan yang langsung tidak, penyebabnya adalah masalah hemolitik.

PENYULUHAN KLIEN
  • Anjurkan klien tidak makan sebelum pengambilan darah. Wortel, ubi jalar, atau makanan tinggi lemak jangan dikonsumsi pada malam harti sebelumnya.
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.

Sumber : 
  1. LeFever Ke, Joyce. 2002. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostik ; Edisi 6. Hal : 81 - 83 Cetakan 2017. EGC ; Jakarta
Baca juga :


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »