Menu

Tes Ureum Darah Dalam Mendiagnosis Gagal Ginjal Kronik (GGK)

Friday, May 3, 2019

Penurunan faal ginjal yang menahun umumnya tidak reversibel dan perlangsungannya cukup lama dikenal sebagai Gagal Ginjal Kronik (GGK). Tujuan pemeriksaan laboratorium GGK adalah untuk menetapkan adanya GGK, menentukan ada tidaknya kegawatan, menentukan derajat dan gangguan sistem serta membantu menetapkan etiologi. 
tes ureum,hasil tes ureum rendah,tes lab ureum,tes fungsi ginjal ureum,tes ureum adalah,tes ureum dan kreatinin,hasil tes darah ureum rendah,fungsi tes ureum,hasil tes ureum,tes ureum kreatinin,tes ureum untuk apa,hasil pemeriksaan ureum rendah
Tes Ureum Darah Dalam Mediagnosis Gagal Ginjal Kronik 

Prinsip Pemeriksaan Ureum Darah

Pengukuran secara fotometris, metode Barthelot dengan prinsip : Ureum diubah secara kuantitatif oleh urease menjadi ammonium karbonat. Dengan adanya ammonium karbonat, fenol dapat dioksidasikan menjadi zat warna biru oleh sodium hipoklorit (reaksi Barthelot).

Persiapan pasien : Tidak memerlukan persiapan khusus. 

Persiapan sampel : 
  • Hindari pemakaian sampel yang keruh, ikterik, dan hemolisis.
  • Sampel hendaknya dianalisis dalam beberapa jam setelah dikumpulkan karena urea akan hilang pada aktivitas bakteri atau hendaknya disimpan didalam lemari pendingin. 

Alat dan Bahan :

Cara manual/semi automatik :
- Tabung reaksi dan rak tabung
- Pipet volumetrik (10 µl, 1000µl)
- Fotometer 4020 (λ 340 nm)
- Reagensia : R1 Buffer/NADH
                            CAPSO (3-(cycloheylamino)-2hydroxy-1-propanesilfonic acid)
                      R2 Buffer/enzymes/substrate
                            BICIN buffer (N,N-bis(2-hydroxyethyl)-glycine.
                      R1 dan R2 larutan siap pakai

Cara automatik :
- Alat automatik Cobas Mira
- Tabung mikro dan rak sampel
- Pipet volumetrik 500 µl
- Reagensia : seperti yang digunakan pada cara manual/semi automatik.

Cara Kerja Pemeriksaan Ureum dalam Darah

Cara Manual/semi automatik :
  • Campur larutan R1 dan r2 dengan perbandingan 5:3 sesuai dengan keperluan. Larutan stabil selama 7 hari pada suhu 2-80C, dan 8 jam pada suhu 15-250C.
  • Masukkan ke dalam tabung 10 ml sampel dan 1000 ml larutan reagen. Campur dan isapkan ke fotometer 4020. (Jalankan sesuai prosedur fotometer 4020).
  • Kadar ureum akan didapatkan dalam lembar print out.

Cara Automatik :
  • Masukkan 500 mL serum penderita ke tabung mikro.
  • Letakkan tabung mikro pada tempatnya di Cobas Mira.
  • tekan tombol Ureum pada Cobas Mira (jalankan sesuai prosedur).
  • Hasil secara automatik, berupa lembar print out.

Nilai Rujukkan : 

  • Ureum : 10-50 mg/dL (1,7-8,3 mmol/L
  • BUN : 4,7-23 mg/dL

Interpretasi Hasil Pemeriksaan Ureum Darah

Pada GGK didapatkan adanya peningkatan kadar ureum serum/plasma. 


Dapatkan buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik". Disusun oleh Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, dkk. Pembelian Buku / Order via WA https://wa.me/6285862486502. Info selengkapnya tentang buku bisa dilihat disini : JUAL BUKU "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik" torium Medik"

PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com