Waspadai Tanda-Tandanya! Ini Ciri-Ciri Leukemia yang Terlihat di Hasil Pemeriksaan Darah

Table of Contents

Waspadai Tanda-Tandanya! Ini Ciri-Ciri Leukemia yang Terlihat di Hasil Pemeriksaan Darah

INFOLABMED.COM - Leukemia, atau kanker sel darah, sering kali memberikan pertanda awal melalui pemeriksaan darah sederhana. 

Meski diagnosis pasti memerlukan pemeriksaan sumsum tulang, mengenali tanda leukemia di darah dari hasil laboratorium dapat menjadi langkah kewaspadaan dini yang sangat berharga. 

Baca Juga: CD Markers: Kode Penanda Sel Darah untuk Diagnosis Leukemia dan Imunologi

Artikel ini akan membahas perubahan apa saja pada pemeriksaan darah lengkap (CBC) dan apusan darah tepi yang patut dicurigai sebagai tanda leukemia.

Perubahan Kuantitatif dalam Darah Lengkap (CBC)

Pemeriksaan darah rutin dapat menunjukkan pola yang tidak biasa, yang sering menjadi alasan dokter mencurigai leukemia:

  1. Sel Darah Putih (Leukosit) yang Sangat Tinggi atau Sangat Rendah:

    • Leukositosis Ekstrem: Jumlah leukosit bisa melonjak sangat tinggi, bahkan ratusan ribu per mikroliter (normal: 4.000-11.000/µL). Ini sering terjadi pada leukemia limfositik kronis (CLL) atau leukemia mieloid kronis (CML).
    • Leukopenia: Pada kasus lain, justru terjadi penurunan drastis sel darah putih karena produksi sel normal tertekan oleh sel kanker.
    • "Gap" atau Hiatus: Hitung jenis leukosit menunjukkan dominasi sel yang sangat muda (blast) dan sel matang, tetapi hampir tidak ditemui sel-sel di tahap pertengahan (maturaksi). Ini disebut "hiatus leukemik".
  2. Anemia (Penurunan Sel Darah Merah):

    • Tanda leukemia di darah yang hampir selalu ada adalah anemia normositik normokromik (selnya ukuran dan warnanya normal, tetapi jumlahnya kurang). Hal ini terjadi karena sumsum tulang yang dipenuhi sel leukemik gagal memproduksi sel darah merah yang cukup. Gejalanya: lemas, pucat, sesak napas.
  3. Trombositopenia (Penurunan Keping Darah):

    • Jumlah trombosit sering turun di bawah normal (<150.000/µL) karena produksinya terganggu. Ini menyebabkan tanda leukemia di darah berupa mudah memar, perdarahan gusi, mimisan, atau bintik-bintik merah kecil di kulit (petechiae).

Perubahan Kualitatif: Kunci Diagnosis di Apusan Darah Tepi

Di sinilah tanda leukemia di darah menjadi lebih spesifik. Pemeriksaan mikroskopis (apusan darah tepi) dapat mengungkap sel-sel abnormal:

  1. Kehadiran Sel Blas (Blast): Ini adalah tanda leukemia di darah yang paling kritis. Sel blas adalah sel darah putih yang sangat muda dan belum matang, yang seharusnya hanya berada di sumsum tulang. Keberadaannya di darah tepi dalam persentase signifikan (>20% untuk diagnosis akut, atau keberadaan berapa pun yang disertai gejala) sangat mengarah ke leukemia akut (akut limfoblastik/ALL atau akut mieloid/AML).
  2. Sel Darah Putih dengan Bentuk Tidak Lazim: Dapat terlihat sel granulosit dengan granula toksik, inti yang tidak segmen normal (hypersegmented atau hiposegmented), atau sel limfosit dengan bentuk yang sangat tidak beraturan.
  3. Sel Darah Merah dan Trombosit Abnormal: Meski bukan patognomonik, dapat ditemukan sel darah merah berinti (nucleated RBC) atau trombosit yang ukurannya sangat besar (megatrombosit).

Penting untuk Diingat:

  1. Bukan Diagnosis Pasti: Temuan tanda leukemia di darah di atas sangat mencurigakan, tetapi diagnosis definitif leukemia hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan aspirasi dan biopsi sumsum tulang, dilanjutkan dengan imunofenotiping dan analisis sitogenetika.
  2. Penyebab Lain: Beberapa kondisi seperti infeksi virus berat (misal, EBV), sepsis, atau reaksi obat tertentu juga dapat menyebabkan perubahan drastis pada hitung darah, meski biasanya tanpa kehadiran sel blas.
  3. Konsultasi dengan Dokter: Jika Anda atau keluarga memiliki gejala seperti lemas kronis, demam tanpa sebab, infeksi berulang, perdarahan, dan disertai hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan pola seperti di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi.

Pemeriksaan darah adalah alat skrining awal yang sangat kuat. 

Baca Juga: Leukemoid Reaction vs Leukemia: Perbedaan Kunci dan Peran Penting Tes LAP/NAP

Memahami tanda leukemia di darah memberikan kesadaran untuk tidak mengabaikan hasil laboratorium yang tidak biasa. 

Deteksi dini dapat membuka jalan bagi penanganan yang lebih cepat dan tepat.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link: https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link: https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link: https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA [Link: https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592].



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment