Leukemia Adalah? Pengertian, Jenis, Gejala, dan Diagnosis Lengkap

Table of Contents

 

Leukemia Adalah? Pengertian, Jenis, Gejala, dan Diagnosis Lengkap

INFOLABMED.COM - Leukemia adalah jenis kanker yang menyerang sel-sel darah dan sumsum tulang, tempat darah diproduksi. 

Penyakit ini ditandai dengan produksi sel darah putih yang abnormal, muda (biasanya disebut blast), dan ganas dalam jumlah yang sangat berlebihan. 

Baca Juga: Hubungan ADT dengan Anemia dan Leukemia: Apa Itu dan Bagaimana Mekanismenya?

Sel-sel abnormal ini tidak berfungsi dengan baik, tumbuh tak terkendali, dan mengganggu produksi sel darah normal (sel darah merah, sel darah putih yang sehat, dan trombosit).

Inti dari Pertanyaan 'Leukemia Adalah?' 

Leukemia bukanlah penyakit tunggal, melainkan sekelompok penyakit yang diklasifikasikan berdasarkan kecepatan perkembangannya (akut atau kronis) dan jenis sel darah putih yang terkena (limfoid atau myeloid).

Jenis-Jenis Leukemia Utama:

  1. Leukemia Mieloid Akut (AML): Tumbuh cepat, mempengaruhi sel-sel mieloid (prekursor sel darah merah, trombosit, dan sebagian sel darah putih). Paling sering pada orang dewasa.
  2. Leukemia Limfoblastik Akut (ALL): Tumbuh cepat, mempengaruhi sel-sel limfoid (prekursor limfosit). Merupakan leukemia anak yang paling umum.
  3. Leukemia Mieloid Kronis (CML): Tumbuh lebih lambat pada fase awal, juga mempengaruhi sel mieloid. Dikaitkan dengan kelainan kromosom Philadelphia.
  4. Leukemia Limfositik Kronis (CLL): Tumbuh lambat, mempengaruhi limfosit. Paling sering pada orang dewasa lanjut usia.

Penyebab dan Faktor Risiko 

Penyebab pasti sebagian besar leukemia tidak diketahui, tetapi diduga melibatkan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. 

Faktor risikonya antara lain:

  • Kelainan genetik tertentu (seperti Sindrom Down)
  • Paparan radiasi atau bahan kimia (seperti benzena) tingkat tinggi
  • Riwayat pengobatan kemoterapi atau radioterapi sebelumnya
  • Merokok
  • Riwayat keluarga (jarang)

Gejala dan Tanda Klinis Leukemia 

Gejala muncul karena sel-sel leukemia mendesak sel darah normal. Gejala khasnya meliputi trias anemia, infeksi, dan perdarahan:

  • Anemia: Lemas, cepat lelah, pucat, sesak napas (karena kekurangan sel darah merah).
  • Rentan Infeksi: Demam, infeksi berulang (karena sel darah putih yang abnormal tidak bisa melawan infeksi).
  • Perdarahan dan Memar Mudah: Mimisan, gusi berdarah, bintik merah di kulit (petechiae) (karena kekurangan trombosit).
  • Nyeri Tulang atau Sendi.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, hati, atau limpa.
  • Penurunan berat badan dan keringat malam.

Diagnosis Leukemia: Peran Penting Laboratorium 

Diagnosis tidak bisa hanya dari gejala. 

Pemeriksaan laboratorium adalah kunci utama:

  1. Hitung Darah Lengkap (Complete Blood Count/CBC): Hasilnya sering menunjukkan:

    • Leukositosis tinggi (jumlah sel darah putih sangat meningkat) atau justru leukopenia (terutama pada beberapa jenis AML).
    • Anemia (Hb rendah).
    • Trombositopenia (jumlah trombosit rendah).
    • Adanya sel blast (sel muda) yang seharusnya tidak beredar di darah tepi.
  2. Apusan Darah Tepi (Blood Smear): Pemeriksaan mikroskopis untuk melihat morfologi sel, mengkonfirmasi keberadaan sel blast yang abnormal.

  3. Aspirasi dan Biopsi Sumsum Tulang: Standar emas diagnosis. Sampel diambil dari tulang panggul untuk dianalisis. Ini menentukan jenis leukemia, persentase sel blast, dan karakteristik lainnya.

  4. Pemeriksaan Sitogenetika dan Molekuler: Analisis kromosom dan gen (seperti Philadelphia chromosome pada CML) untuk menentukan subtipe pasti dan pilihan terapi target.

  5. Pungsi Lumbal: Untuk memeriksa apakah sel leukemia telah menyebar ke cairan serebrospinal (otak dan saraf tulang belakang).

Penanganan Leukemia 

Pengobatan tergantung jenis, usia, dan kondisi pasien. Pilihan utama meliputi: Kemoterapi, Terapi Target, Imunoterapi, Transplantasi Sel Punca (Stem Cell Transplant), dan Terapi Radiasi.

Leukemia adalah penyakit serius yang memerlukan diagnosis cepat dan tepat. 

Baca Juga: Waspadai Tanda-Tandanya! Ini Ciri-Ciri Leukemia yang Terlihat di Hasil Pemeriksaan Darah

Jika mengalami gejala yang mengarah pada trias anemia, infeksi, dan perdarahan tanpa sebab jelas, segera konsultasi ke dokter. 

Deteksi dini melalui pemeriksaan darah dan sumsum tulang sangat penting untuk menentukan rencana pengobatan yang optimal.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram Link, Facebook Link, Twitter/X Link. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA Link.



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment