Interpretasi Hasil EQAS: Lebih Dari Sekadar "Lulus atau Gagal" dalam Uji Kemampuan Lab

Table of Contents

 

Interpretasi Hasil EQAS: Lebih Dari Sekadar "Lulus atau Gagal" dalam Uji Kemampuan Lab

INFOLABMED.COM - Bagi laboratorium medis, menerima laporan hasil EQAS (External Quality Assessment Scheme) atau Program Uji Kemampuan Eksternal seringkali hanya dilihat dari satu hal: apakah hasil kita "lulus" atau "gagal". 

Padahal, laporan EQAS adalah harta karun data yang, jika diinterpretasi dengan benar, dapat mendorong perbaikan berkelanjutan dan peningkatan akurasi yang signifikan. 

Baca Juga: Dua Sisi Mata Uang yang Sama: Memahami Hubungan Simbiosis IQC dan EQAS

Interpretasi hasil EQAS yang baik adalah kunci untuk memaksimalkan manfaat dari program ini.

EQAS adalah sistem evaluasi eksternal di mana sampel dengan nilai yang telah ditetapkan (nilai konsensus/assigned value) dikirim ke laboratorium peserta. 

Laboratorium kemudian memeriksa sampel tersebut seperti sampel pasin dan melaporkan hasilnya kepada penyelenggara EQAS untuk dinilai.

Membaca Laporan EQAS: Lebih Dari Status "Lulus/Gagal"

Setelah menerima laporan, berikut adalah elemen kunci yang harus diperhatikan dalam interpretasi hasil EQAS:

  1. Nilai yang Dilaporkan (Your Result): Nilai yang diperoleh laboratorium untuk setiap parameter.
  2. Nilai Target/Diterima (Assigned Value/Target): Nilai acuan, biasanya berupa consensus mean dari semua peserta atau nilai dari metode referensi.
  3. Batas Penerimaan (Acceptable Limit): Rentang nilai yang masih dianggap "lulus" atau acceptable. Biasanya dinyatakan dalam SD (Standard Deviation) atau CV (Coefficient Variation) yang ditetapkan.
  4. Skor Z (Z-Score): Ini adalah jantung dari interpretasi hasil EQAS. Skor Z menghitung seberapa jauh hasil lab menyimpang dari nilai target, dinyatakan dalam satuan SD.
    • Rumus: Z-Score = (Hasil Lab - Nilai Target) / SD Penerimaan
    • Interpretasi:
      • |Z| ≤ 2.0: Hasil Acceptable (dalam batas penerimaan). Warna HIJAU.
      • 2.0 < |Z| < 3.0: Hasil Warning / Questionable (peringatan). Warna KUNING.
      • |Z| ≥ 3.0: Hasil Unacceptable (tidak dapat diterima). Warna MERAH.

Analisis Mendalam: Dari Angka ke Tindakan

Interpretasi hasil EQAS yang cerdas tidak berhenti pada skor Z. Beberapa analisis lanjutan harus dilakukan:

  1. Analisis Trend (Beberapa Siklus): Apakah ada parameter yang konsisten memberikan skor Z positif (selalu tinggi) atau negatif (selalu rendah) selama 3-5 siklus berturut-turut? Ini menunjukkan bias sistematik (kesalahan tetap) yang mungkin berasal dari kalibrator, reagen, atau metode.
  2. Peer Group Comparison: Bandingkan hasil Anda dengan kelompok laboratorium yang menggunakan alat dan metode yang sama (misal, alat hematologi merek X, reagen Y). Jika hanya lab Anda yang outlier, masalah mungkin ada pada instrumen atau prosedur internal Anda. Jika seluruh kelompok outlier, masalah mungkin berasal dari kalibrator atau metode yang digunakan bersama.
  3. Youden Plot atau Chart Konsensus: Plot grafik dari dua sampel berbeda dalam satu siklus. Grafik ini membantu mengidentifikasi masalah presisi (scatter) dan akurasi (perpindahan dari target).
  4. Indeks Kinerja (Performance Index): Beberapa penyelenggara memberikan indeks kinerja kumulatif (seperti Standard Deviation Index/SDI) yang menggambarkan konsistensi lab dalam jangka panjang.

Langkah Tindak Lanjut Pasca Interpretasi

Setelah interpretasi hasil EQAS, laboratorium WAJIB melakukan:

  • Untuk Hasil Unacceptable (|Z|≥3.0): Wajib melakukan investigasi akar penyebab, menerapkan tindakan korektif, dan mendokumentasikannya. Ini adalah keharusan dalam ISO 15189.
  • Untuk Hasil Warning (2.0<|Z|<3.0): Meskipun "lulus", kondisi ini harus menjadi perhatian. Lakukan evaluasi preventif sebelum berkembang menjadi unacceptable.
  • Diskusi dan Sosialisasi: Bahas hasil EQAS dalam pertemuan mutu atau tim teknis. Libatkan seluruh staf yang terkait untuk mencari solusi.

Interpretasi hasil EQAS adalah proses analitis yang kritis. 

Baca Juga: Nilai EQAS Tidak Memuaskan? Ini 7 Penyebab Utama dan Langkah Investigasinya

Dengan melihat lebih dari sekadar status pass/fail dan menganalisis trend, bias, serta perbandingan kelompok, laboratorium dapat mengubah data EQAS menjadi peta jalan untuk perbaikan yang terarah dan berbasis bukti. 

EQAS bukanlah sekadar kewajiban, melainkan cermin yang jujur dan alat yang ampuh untuk menjamin keandalan hasil yang diberikan kepada setiap pasien.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram Link, Facebook Link, Twitter/X Link. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA Link.



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment