Contoh Checklist Audit Laboratorium: Template Siap Pakai untuk Audit Internal & Eksternal

Table of Contents

 

Contoh Checklist Audit Laboratorium: Template Siap Pakai untuk Audit Internal & Eksternal

INFOLABMED.COM - Salah satu alat paling vital dalam mempersiapkan dan melaksanakan audit, baik internal maupun eksternal (seperti akreditasi ISO 15189), adalah checklist. 

Sebuah contoh checklist audit laboratorium yang komprehensif berfungsi sebagai peta, memastikan tidak ada satu pun aspek critical yang terlewat selama proses penilaian. 

Baca Juga: Penjaminan Mutu Laboratorium Virus: Menjamin Akurasi dan Keandalan Hasil Pemeriksaan

Artikel ini memberikan kerangka dan contoh checklist audit laboratorium yang dapat diadaptasi untuk kebutuhan spesifik lab Anda.

Checklist audit bukan sekadar daftar "centang". Ini adalah alat perencanaan, pelaksanaan, dan pencatatan yang sistematis yang memandu auditor melalui setiap klausul standar dan praktik di lapangan.

Prinsip Dasar Penyusunan Checklist Audit

Sebelum melihat contoh checklist audit laboratorium, pahami prinsipnya:

  • Berbasis Proses & Klausul: Susun sesuai alur kerja (pra-analitik, analitik, pasca-analitik) dan klausul standar (ISO 15189).
  • Berisi Pertanyaan Terbuka dan Objektif: Hindari pertanyaan "ya/tidak" saja. Gunakan "Bagaimana prosedur...?", "Tunjukkan rekaman...".
  • Mencakup Elemen: Kebijakan, Prosedur, Pelaksanaan, Rekaman (Bukti), dan Hasil.
  • Kolom untuk Temuan: Sediakan kolom untuk mencatat bukti objektif, kesesuaian, dan ketidaksesuaian.

Contoh Checklist Audit Laboratorium (Template Inti)

Berikut adalah contoh checklist audit laboratorium yang dikelompokkan per area.

A. AUDIT AREA PRA-ANALITIK

NoPertanyaan / Item PemeriksaanKlausul Acuan (ISO 15189)Bukti Objektif / Dokumen yang DimintaKesesuaian (Y/T)Catatan Temuan
1Apakah formulir permintaan pemeriksaan lengkap dan informatif?5.4.2Contoh formulir, SOP Penerimaan Permintaan
2Bagaimana sistem identifikasi pasien dan sampel untuk mencegah kesalahan?5.4.4Observasi pengambilan sampel, label sampel
3Apakah tersedia SOP dan alat pengambilan sampel (darah, urin, dll) yang memadai?5.4.5SOP pengambilan, ketersediaan tabung/vacutainer
4Bagaimana kondisi transportasi sampel dipantau (suhu, waktu)?5.4.6Rekaman suhu cooler, logistik pengiriman
5Apakah ada kriteria penerimaan dan penolakan sampel yang jelas?5.4.7Daftar kriteria, rekaman sampel ditolak

B. AUDIT AREA ANALITIK (PROSES PENGUJIAN)

NoPertanyaan / Item PemeriksaanKlausul AcuanBukti ObjektifKesesuaianCatatan Temuan
1Apakah semua metode pemeriksaan telah divalidasi/diverifikasi?5.5.1Dokumen validasi/verifikasi metode
2Bagaimana pelaksanaan dan evaluasi QC internal harian?5.6.2Chart Levey-Jennings, aturan Westgard, rekaman tindakan jika QC out
3Apakah alat telah dikalibrasi dan dipelihara sesuai jadwal?5.3.2Sertifikat kalibrasi, rekaman pemeliharaan
4Apakah personel yang melakukan pengujian kompeten dan tersertifikasi?5.1.7Daftar kompetensi, sertifikat pelatihan, rekaman penilaian
5Bagaimana partisipasi dan evaluasi program uji kemampuan eksternal (EQAS)?5.6.4Laporan EQAS, rekaman evaluasi dan tindak lanjut

C. AUDIT AREA PASCA-ANALITIK & PELAPORAN

NoPertanyaan / Item PemeriksaanKlausul AcuanBukti ObjektifKesesuaianCatatan Temuan
1Bagaimana proses validasi hasil sebelum dilaporkan?5.9SOP validasi, rekaman yang telah divalidasi (paraf, stempel)
2Apakah format laporan hasil memenuhi persyaratan (nama, satuan, rentang rujukan, dll)?5.9.1Contoh laporan hasil pasien
3Bagaimana prosedur pelaporan hasil "kritis" (panic value) kepada klinisi?5.9.2SOP pelaporan kritis, rekaman telepon/formulir
4Apakah ada mekanisme penyimpanan dan retriev data hasil yang aman?5.10Sistem LIS, backup data, kebijakan retensi

D. AUDIT SISTEM MANAJEMEN MUTU

NoPertanyaan / Item PemeriksaanKlausul AcuanBukti ObjektifKesesuaianCatatan Temuan
1Apakah Manual Mutu dan dokumen tingkat lainnya terkendali?4.3Daftar distribusi dokumen, stempel "Terkendali"
2Apakah audit internal dilakukan secara berkala dan independen?4.14Jadwal audit, laporan audit internal, rekaman tindak lanjut
3Bagaimana penanganan ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan?4.10Formulir ketidaksesuaian, analisis akar penyebab, laporan tindakan perbaikan
4Apakah ada tinjauan manajemen berkala?4.15Notulensi tinjauan manajemen, agenda, keputusan

Tips Menggunakan Checklist

  1. Kustomisasi: Sesuaikan contoh checklist audit laboratorium ini dengan jenis lab (klinik, mikrobiologi, patologi anatomi) dan ruang lingkup audit.
  2. Persiapan: Berikan checklist kepada auditee (area yang diaudit) sebelum audit sebagai bahan persiapan.
  3. Bukti Objektif: Selalu minta untuk "ditunjukkan" buktinya, jangan hanya penjelasan lisan.

Baca Juga: Dokumen Wajib ISO 15189 Laboratorium: Daftar Lengkap dan Fungsinya untuk Sertifikasi

Memiliki contoh checklist audit laboratorium yang terstruktur akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi audit. 

Checklist ini meminimalkan subjektivitas, memastikan cakupan penuh, dan menghasilkan temuan yang dapat ditindaklanjuti untuk perbaikan berkelanjutan sistem manajemen mutu laboratorium Anda.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram Link, Facebook Link, Twitter/X Link. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA Link.



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment