Anca Screen HS: Pemeriksaan Penting untuk Deteksi Dini Vaskulitis dan Penyakit Autoimun Lainnya

Table of Contents

Anca Screen HS: Pemeriksaan Penting untuk Deteksi Dini Vaskulitis dan Penyakit Autoimun Lainnya

 

INFOLABMED.COM - Dalam dunia diagnosis penyakit autoimun dan peradangan pembuluh darah (vaskulitis), Anca Screen HS atau pemeriksaan ANCA (Anti-Neutrophil Cytoplasmic Antibodies) merupakan salah satu pemeriksaan imunologi yang sangat penting. 

Tes ini berperan sebagai alat skrining dan diagnostik untuk mendeteksi keberadaan autoantibodi yang menyerang komponen dalam sitoplasma neutrofil, sejenis sel darah putih.

Baca Juga: Tes ANCA/MPO/PR3 Antibodies: Penting untuk Diagnosis Vaskulitis Autoimun

Apa Itu Anca Screen HS?

Anca Screen HS adalah pemeriksaan laboratorium yang dirancang dengan sensitivitas tinggi (High Sensitivity/HS) untuk mendeteksi antibodi ANCA dalam sampel darah pasien. 

Antibodi ANCA ini secara tidak normal diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dan menargetkan protein di dalam neutrofil. 

Keberadaan mereka sering kali dikaitkan erat dengan sekelompok penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah kecil dan menengah.

Kenapa Pemeriksaan Ini Diperlukan?

Pemeriksaan ini terutama diminta oleh dokter ketika seseorang menunjukkan gejala-gejala yang mengarah pada vaskulitis atau penyakit autoimun tertentu. 

Gejala tersebut dapat bervariasi namun sering meliputi:

  • Demam yang berkepanjangan tanpa penyebab jelas.
  • Kelelahan berat dan penurunan berat badan.
  • Nyeri sendi dan otot.
  • Gejala spesifik organ, seperti: gangguan ginjal (darah/protein dalam urine), gangguan pernapasan (batuk darah, sesak napas), ruam kulit, atau masalah saraf.

Penyakit yang Terkait dengan Hasil ANCA Positif

Hasil positif dari Anca Screen HS dapat mengindikasikan beberapa penyakit, di antaranya:

  1. Granulomatosis dengan Poliangiitis (GPA): Ditandai dengan peradangan granulomatosa pada saluran pernapasan dan vaskulitis pembuluh darah kecil.
  2. Poliangiitis Mikroskopik (MPA): Vaskulitis yang terutama menyerang pembuluh darah kecil di ginjal dan paru-paru.
  3. Sindrom Churg-Strauss atau Eosinophilic Granulomatosis with Polyangiitis (EGPA): Dikaitkan dengan asma, eosinofilia (sel darah putih eosinofil tinggi), dan vaskulitis.
  4. Glomerulonefritis Pauci-Imun: Peradangan ginjal yang sering dikaitkan dengan ANCA.

Metode dan Interpretasi Hasil

Anca Screen HS umumnya menggunakan metode immunoassay yang canggih. 

Hasilnya dapat dilaporkan sebagai positif atau negatif, dan jika positif, biasanya dilanjutkan dengan tes konfirmasi seperti Immunofluorescen (IIF) untuk menentukan pola yang lebih spesifik: pola sitoplasmik (c-ANCA) atau perinuklear (p-ANCA). Setiap pola memiliki korelasi yang berbeda dengan jenis penyakit.

  • Hasil Negatif: Kemungkinan besar gejala tidak disebabkan oleh vaskulitis terkait ANCA, tetapi diagnosis lain tetap perlu dieksplorasi.
  • Hasil Positif: Sangat mendukung diagnosis vaskulitis terkait ANCA. Hasil ini kemudian akan dikorelasikan dengan gejala klinis, riwayat pasien, dan pemeriksaan penunjang lainnya (seperti biopsi jaringan) untuk menegakkan diagnosis pasti.

Persiapan dan Prosedur Pemeriksaan

Tidak diperlukan persiapan khusus seperti puasa untuk melakukan tes ini. 

Petugas lab akan mengambil sampel darah dari vena di lengan. 

Sampel kemudian dianalisis di laboratorium dengan alat khusus. 

Proses pengambilan darah hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Anca Screen HS adalah tes diagnostik yang sangat berharga untuk membantu dokter mengidentifikasi penyebab di balik gejala vaskulitis dan penyakit autoimun sistemik. 

Baca Juga: Tes Darah ANCA (Anti-Neutrophil Cytoplasmic Antibody) dan Signifikansinya dalam Diagnosa Penyakit

Hasilnya memberikan petunjuk penting yang dapat mengarah pada diagnosis lebih cepat dan terapi yang lebih tepat, sehingga mencegah kerusakan organ yang lebih parah. 

Jika Anda mengalami gejala yang mengkhawatirkan, konsultasikan segera dengan dokter spesialis penyakit dalam atau reumatologi untuk evaluasi lebih lanjut.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram (https://t.me/infolabmedcom), Facebook (https://www.facebook.com/infolabmed/), Twitter/X (https://x.com/infolabmed). Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA (https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592).



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment