Streaking Plates: Teknik Dasar untuk Mendapatkan Koloni Bakteri Murni

Table of Contents
Streaking Plates: Teknik Dasar untuk Mendapatkan Koloni Bakteri Murni


INFOLABMED.COM - Dalam dunia mikrobiologi, mendapatkan koloni bakteri yang terisolasi dengan baik adalah langkah kritis sebelum identifikasi lebih lanjut. Teknik dasar untuk mencapai tujuan ini adalah streaking plates

Teknik ini, meskipun terlihat sederhana, merupakan seni dan ilmu yang menjadi fondasi bagi hampir semua pekerjaan diagnostik mikrobiologi. Artikel ini akan membahas mengapa streaking plates merupakan the first step towards pure colonies dan bagaimana melakukannya dengan benar.

Baca juga : Pertumbuhan Bakteri di Media Agar: Teknik Dasar Mikrobiologi untuk Identifikasi Mikroba

Apa Itu Streaking Plates dan Mengapa Sangat Penting?

Streaking plates adalah metode inokulasi dengan menggoreskan sampel yang mengandung mikroba (seperti urine, darah, atau sputum) di atas permukaan media agar padat menggunakan ose (jarum inokulasi). Tujuan utamanya adalah untuk mengencerkan konsentrasi mikroba secara bertahap pada area goresan yang berbeda.

Mengapa ini penting? Sampel klinis biasanya mengandung campuran berbagai jenis bakteri. Jika digores begitu saja tanpa pengenceran, bakteri-bakteri ini akan tumbuh berdesakan (confluent growth), menyulitkan untuk memilih satu jenis koloni untuk diidentifikasi. Dengan teknik gores yang tepat, kita akan mendapatkan koloni yang terpisah dan dianggap murni, yang siap untuk uji biokimia atau molekuler.

Prinsip Dasar di Balik Teknik Gores yang Efektif

Prinsip utama dari streaking plates adalah pengenceran mekanis. Ide dasarnya adalah:

  1. Pada goresan pertama, sejumlah besar mikroba ditransfer dari sampel.
  2. Ose kemudian disterilkan kembali, dan goresan berikutnya dimulai dari ujung goresan pertama, sehingga hanya sebagian kecil mikroba yang terbawa.
  3. Proses ini diulang beberapa kali. Hasilnya, mikroba akan tersebar dan terencerkan, memungkinkan sel bakteri individu tumbuh menjadi koloni yang terpisah (isolated colonies).

Langkah-Langkah Melakukan Streaking Plates (Teknik Kuadran)

Teknik kuadran adalah metode yang paling umum digunakan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan Alat dan Bahan: Media agar (seperti Blood Agar atau McConkey Agar), ose inokulasi (nicrome atau plastik), pembakar spiritus, dan sampel mikroba.
  2. Sterilkan Ose: Panaskan ose hingga membara merah di atas bunsen untuk mensterilkannya. Biarkan dingin sebentar.
  3. Ambil Sampel: Sentuh ujung ose yang telah dingin ke koloni (untuk biakan) atau celupkan ke dalam sampel cair (seperti urine).
  4. Gores Kuadran 1: Goreskan sampel di atas seperempat bagian pertama permukaan agar. Usahakan goresan rapat dan jangan sampai merusak permukaan agar.
  5. Sterilkan Ose Kembali: Panaskan kembali ose hingga membara, lalu dinginkan.
  6. Gores Kuadran 2: Putar cawan petri 90 derajat. Sentuhkan ose yang sudah steril ke area kuadran 1, lalu tarik ke area kuadran 2 dengan beberapa kali goresan yang melintasi area sebelumnya.
  7. Sterilkan Ose Kembali: Lakukan sterilisasi ose untuk ketiga kalinya.
  8. Gores Kuadran 3 dan 4: Putar cawan lagi. Gunakan ose yang steril untuk menyentuh ujung goresan kuadran 2 dan tarik ke area kosong (kuadran 3 dan 4) dengan goresan yang lebih renggang. Tahap ini bertujuan untuk pengenceran maksimal.

Keberhasilan Teknik Streaking: Apa yang Dicari?

Setelah diinkubasi (biasanya 18-24 jam pada suhu 37°C), cawan petri yang berhasil akan menunjukkan pola pertumbuhan:

  • Kuadran 1: Pertumbuhan padat (confluent) atau semi-confluent.
  • Kuadran 2: Koloni yang mulai terpisah.
  • Kuadran 3 dan 4: Koloni yang benar-benar terisolasi (isolated colonies).

Koloni terisolasi inilah yang menjadi target. Setiap koloni ini diyakini berasal dari satu sel bakteri induk, sehingga merupakan pure colony yang dapat diambil untuk pembuatan preparat pewarnaan Gram dan tes identifikasi selanjutnya.

Metode penggoresan 

  • Quadrant Streak langkah demi langkah. Metode klasik untuk mendapatkan koloni tunggal.
  • T-Streak hanya dengan 3 goresan. Cepat dan efisien, memisahkan bakteri dengan baik.
  • Zigzag Streak sempurna untuk sampel lingkungan atau dengan kepadatan rendah.
  • Continuous Streak menggunakan gerakan halus di permukaan agar untuk pengenceran.

Baca juga : Staphylococcus aureus: Karakteristik dan Faktor Virulensi

Kesimpulan

Streaking plates adalah keterampilan fundamental yang harus dikuasai setiap analis laboratorium mikrobiologi. Teknik ini bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan the first step towards pure colonies yang menentukan akurasi diagnosis lebih lanjut. Penguasaan teknik ini secara konsisten akan menghasilkan efisiensi kerja dan keandalan hasil tes mikrobiologi.

Agar tidak ketinggalan informasi terbaru seputar teknik laboratorium, follow media sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Dukung perkembangan website infolabmed.com dalam menyediakan konten edukasi berkualitas dengan memberikan donasi terbaik via DANA.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment