Teknik Unik: Prosedur Pemeriksaan LED Manual Setelah dari EDTA Ditambahkan Na Sitrat

Table of Contents
Teknik Unik: Prosedur Pemeriksaan LED Manual Setelah dari EDTA Ditambahkan Na Sitrat


INFOLABMED.COM - Dalam dunia laboratorium klinik, terdapat beberapa modifikasi prosedur untuk mengoptimalkan hasil tes. Salah satu teknik yang mungkin ditemui adalah pemeriksaan LED manual dengan tahapan preparasi spesifik, yaitu setelah dari EDTA ditambahkan Na Sitrat. Prosedur ini merupakan adaptasi dari metode Westergren standar yang digunakan ketika spesimen darah EDTA sudah terlanjur diambil, sementara permintaan tes LED datang kemudian.

Laju Endap Darah (LED) atau Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) adalah tes non-spesifik yang mengukur kecepatan sel darah merah mengendap dalam plasma dalam jangka waktu satu jam. Hasil LED yang meningkat dapat mengindikasikan adanya proses inflamasi, infeksi, atau kondisi patologis lainnya dalam tubuh. Metode baku emas untuk pemeriksaan ini adalah metode Westergren, yang memerlukan darah yang diencerkan dengan natrium sitrat.

Baca juga : Mengenal Alat dan Bahan dalam Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) Metode Westergren

Prinsip Dasar dan Alasan Modifikasi

Prinsip pemeriksaan LED manual tetap sama, yaitu mengukur jarak endapan sel darah merah dalam kolom plasma setelah satu jam. Perbedaan utama terletak pada preparasi sampel. Dalam kondisi ideal, darah diambil langsung ke dalam tabung yang berisi antikoagulan natrium sitrat dengan perbandingan 4:1 (4 bagian darah : 1 bagian sitrat).

Namun, dalam praktiknya, seringkali sampel darah yang tersedia adalah darah dalam tabung EDTA (untuk pemeriksaan darah rutin). Darah EDTA tidak dapat langsung digunakan untuk metode Westergren karena kekentalan dan volume antikoagulan yang berbeda dapat mempengaruhi hasil. Di sinilah modifikasi setelah dari EDTA ditambahkan Na Sitrat diterapkan. Tujuannya adalah untuk "mengkonversi" sampel darah EDTA agar menyerupai darah sitrat, sehingga dapat digunakan dalam pipet Westergren dengan hasil yang masih dapat diinterpretasi.

Langkah-Langkah Prosedur Pemeriksaan LED Manual Modifikasi

Berikut adalah prosedur detail untuk pemeriksaan LED manual dengan sampel darah EDTA:

  1. Siapkan Sampel dan Reagen: Sampel darah EDTA yang telah dihomogenkan dengan baik dan larutan natrium sitrat 3,8%.
  2. Pipet Natrium Sitrat: Masukkan tepat 0,4 mL larutan natrium sitrat 3,8% ke dalam tabung kecil (misalnya, tabung mikrosentrifuge).
  3. Tambahkan Darah EDTA: Tambahkan tepat 1,6 mL darah EDTA dari tabung utama ke dalam tabung yang berisi natrium sitrat. Dengan demikian, diperoleh perbandingan darah : antikoagulan = 1,6 : 0,4 atau 4:1, sama seperti prinsip Westergren.
  4. Campur dengan Hati-hati: Campurkan larutan dengan cara membalik tabung secara lembut sebanyak 8-10 kali. Hindari mengocok agar tidak terbentuk gelembung udara.
  5. Isi Pipet Westergren: Gunakan pipet Westergren standar (panjang 300 mm, kalibrasi 0-200 mm). Hisap campuran darah tadi hingga tepat pada tanda nol (0 mm).
  6. Tempatkan di Rak LED: Pasang pipet secara vertikal sempurna pada rak LED. Pastikan tidak miring untuk hasil yang akurat.
  7. Inkubasi: Biarkan pipet berdiri selama tepat 60 menit (1 jam) pada suhu ruangan, terhindar dari getaran dan paparan sinar matahari langsung.
  8. Baca Hasil: Setelah satu jam, baca tinggi kolom plasma bening (dalam milimeter) di atas lapisan sel darah merah yang mengendap. Hasil dilaporkan sebagai mm/jam.

Manfaat dan Kelemahan

Manfaat dari modifikasi ini adalah efisiensi waktu dan bahan. Teknik ini menghindari prosedur pengambilan darah ulang pada pasien, yang tentunya lebih nyaman.

Kelemahannya, metode ini dianggap sebagai alternatif ketika spesimen ideal tidak tersedia. Beberapa literatur menyatakan bahwa hasil dari modifikasi ini mungkin memiliki korelasi yang sangat baik dengan metode standar, namun tetap ada perdebatan mengenai akurasinya secara mutlak. Oleh karena itu, penting bagi laboratorium untuk selalu mencantumkan metode yang digunakan pada lembar hasil pasien.

Baca juga : Memahami Tiga Fase Laju Endap Darah: Proses, Faktor, dan Signifikansinya dalam Diagnostik Medis

Kesimpulan

Prosedur pemeriksaan LED manual setelah dari EDTA ditambahkan Na Sitrat adalah solusi praktis yang sering digunakan di laboratorium. Pemahaman yang benar tentang langkah-langkah dan keterbatasannya sangat penting bagi seorang analis laboratorium kesehatan untuk memastikan kualitas hasil pemeriksaan.

Follow Media Sosial Infolabmed.com untuk update informasi kesehatan terbaru melalui channel TelegramFacebook, dan Twitter/X. Dukung perkembangan website infolabmed.com dengan memberikan Donasi terbaikmu via DANA.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment