External Quality Assessment (EQA) Rutin: Kunci Akurasi Hasil Laboratorium yang Tak Tergantikan
Table of Contents
INFOLABMED.COM - Dalam dunia laboratorium klinis yang semakin ketat persyaratannya, pelaksanaan External Quality Assessment (EQA) rutin telah menjadi kebutuhan pokok untuk memastikan keandalan hasil pemeriksaan.
Artikel ini akan mengupas tuntas pentingnya program EQA berkala untuk laboratorium Anda.
Baca juga : Quality Assessment di Laboratorium
Apa Itu External Quality Assessment (EQA)?
EQA adalah sistem evaluasi kinerja laboratorium dengan cara:
- Menguji sampel dari penyedia program EQA
- Membandingkan hasil dengan laboratorium lain
- Menganalisis penyimpangan yang terjadi
- Melakukan perbaikan berkelanjutan
Mengapa EQA Harus Dilakukan Secara Rutin?
Persyaratan Akreditasi Wajib
- Standar ISO 15189 mensyaratkan partisipasi EQA
- Minimum 2 kali per tahun untuk setiap parameter
Deteksi Dini Masalah
- Mengidentifikasi kesalahan sistematis
- Memantau performa alat dan reagen
Peningkatan Berkelanjutan
- Benchmarking dengan laboratorium lain
- Analisis tren kinerja jangka panjang
Dokumen Bukti Kompetensi
- Bahan evaluasi internal
- Persyaratan perizinan laboratorium
Jenis-Jenis Program EQA
Tipe EQA | Frekuensi | Keunggulan |
---|---|---|
Skema Berbasis Sampel | 3-4x/tahun | Evaluasi proses lengkap |
Peer Comparison | Bulanan | Real-time monitoring |
Proficiency Testing | 2x/tahun | Standar internasional |
5 Langkah Implementasi EQA Rutin yang Efektif
Pemilihan Penyedia EQA Terakreditasi
- Pastikan sesuai dengan tes yang dilakukan lab Anda
- Contoh: RCPAQAP, Bio-Rad, EQALM
Penjadwalan yang Terstruktur
- Buat kalender EQA tahunan
- Sinkronkan dengan jadwal maintenance alat
Prosedur Pelaksanaan yang Baku
- Perlakukan sampel EQA seperti sampel pasien
- Gunakan metode rutin yang sama
Analisis Hasil Mendalam
- Hitung skor deviasi (SDI, %bias)
- Lakukan root cause analysis untuk hasil diluar target
Tindakan Korektif
- Dokumentasi perbaikan
- Monitoring efektivitas perbaikan
Baca juga : Quality Control in Biochemistry: Pentingnya Pengendalian Mutu di Laboratorium Klinis
Tantangan dalam Pelaksanaan EQA Rutin
- Biaya: Investasi untuk partisipasi program
- SDM: Kebutuhan pelatihan khusus
- Waktu: Proses yang memakan waktu
Solusi:
- Anggarkan khusus untuk EQA dalam rencana tahunan
- Tetapkan tim khusus penanggung jawab EQA
- Integrasikan dengan sistem manajemen mutu laboratorium
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Dukung pengembangan konten kami dengan Donasi via DANA.
Post a Comment