-->
Menu

Tumor Marker

Friday, January 14, 2022

Kimia Klinik 3 mempelajari beberapa materi pembahasan diantarany adalah Tumor Marker, Estradiol, ROS, Nitric Oxid (NO) dan Analisa Gas Darah (AGD). Pada tulisan ini akan dibahas untuk materi pertama, yaitu Tumor Marker

Tumor Marker


Dari ke lima materi ini, sudah sering dikerjakan oleh ATLM di laboratorium. Sampel yang digunakan berasal dari darah dan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan pengerjaan yang sudah berlaku atau sesuai dengan SOP di laboratorium klinik. Perhatian pada pembelajaran ini yaitu pada materi Analisa Gas Darah yang akan dibahas secara langsung. 


TUMOR MARKER


Tumor Marker adalah zat yang dapat ditemukan di dalam tubuh sebagai penanda adanya tumor atau kanker. 


Tujuan pemeriksaan untuk deteksi dini (skrining) kanker, diagnosis kanker, serta menentukan pengobatan kanker dan keberhasilan terapi kanker. 


Tumor marker adalah sejenis zat atau antigen yang di produksi oleh sel kanker. Zat ini ditemukan di dalam darah, urine, tinja dan jaringan tubuh lain. Kadar tumor marker yang tinggi dapat menandakan adanya penyakit, khususnya kanker. 


Tingginya kadar tumor marker tidak mutlak menandakan bahwa terdapat penyakit kanker. Hal ini karena beberapa sel tubuh yang normal juga dapat menghasilkan tumor marker. 



Pemeriksaan Tumor Marker


  • Mendeteksi jenis, ukuran, dan tahapan atau stadium kanker
  • Mengetahui apakah sel kanker sudah menyebar ke jaringan tubuh lain.
  • Menentukan metode pengobatan kanker yang tepat.
  • Memprediksi tingkat keberhasilan pengobatan.
  • Memantau perkembangan hasil pengobatan kanker.
  • Mendeteksi kanker yang muncul kembali setelah pengobatan selesai.
  • Mendeteksi dini kanker pada orang yang beresiko tinggi menderita kanker, misalnya orang yag memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat penyakit kanker. 


 

Tumor Marker CEA (Carcinoembryonic Antigen)


CEA merupakan zat penanda tumor yang digunakan dalam pemeriksaan beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker lambung, kanker tiroid, kanker pankreas, kanker payudara, kanker kandung kemih, dan kanker ovarium. 


Selain untuk mendeteksi penyakit kanker, pemeriksaan CEA juga bertujuan untuk memantau perkembangan hasil pengobatan dan mendeteksi adanya sel kanker yang muncul kembali setelah pasien selesai menjalani perawatan kanker. 


Tumor Marker AFP (alph-fetoprotein)


AFP merupakan zat penanda tumor yang digunakan dalam pemeriksaan kanker hati, kanker ovarium, dan kanker testis. 


Kegunaannya adalah untuk mendiagnosis ketiga jenis kanker tersebut, menentukan tahapan atau stadium kanker, memantau keberhasilan pengobatan, dan memprediksi tingkat kesembuhan. 


Tumor Marker B2M (Beta 2-microglobulin)


B2M adalah zat penanda tumor yang digunakan dalam pemeriksaan kanker darah, multiple myeloma, dan limfoma. Kegunaanya untuk memantau keberhasilan pengobatan dan memprediksi tingkat kesembuhan. 


Tumor Market PSA (prostate-specific antigen)


  • PSA merupakan zat penanda tumor yang sering digunakan dalam pemeriksaan kanker prostat. 
  • kegunaannya adalah membantu mendiagnosis kanker prostat, memantau perkembangan kanker yang sedang dijalani pasien dan mendeteksi kanker yang muncul kembali setelah selesai pengobatan. 
  • Meski demikian, kadar PSA biasanya juga meningkat ketka adanya penyakit pembesaran prostat jinak (BPH). 


Tumor Marker CA 125 (Cancer Antigen 125)


  • CA 125 merupakan zat penanda tumor yang digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan perawatan yang dijalani pasien kanker ovarium. 
  • Pemeriksaan tumor marker berguna untuk mendeteksi apakah kanker ovarium muncul kembali setelah selesai pengobatan. 


Tumor Marker CA 15-3 and CA 27-29 


  • Tumor Marker CA 15-3 dan CA 27-29 adalah zat penanda tumor yang digunakan untuk memantau hasil perawatan pada pasien kanker payudara. 
  • Tumor Marker biasanya juga dapat meningkat pada beberapa penyakit lain, seperti hepatitis, penyakit ginjal, pankrearitis, radang panggul, dan penyakit radang usus. 
  • Tumor Marker juga dapat ditemukan wanita hamil dan orang yang memiliki kebiasaan merokok.

Kesimpulan Tumor Marker


Diagnosis penyakit kanker, dibutuhkan serangkaian pemeriksaan yang terdiri dari :
  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan radiologis, termasuk rontgen
  • USG
  • CT scan, dan MRI
  • Pemeriksaan tumor marker dan biopsi


Baca juga :

 

DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Protected by Copyscape