Menu

Pemeriksaan Elektrolit

Thursday, May 9, 2019

Tes elektrolit dapat membantu menentukan apakah ada ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Elektrolit adalah garam dan mineral, seperti natrium, kalium, klorida, dan bikarbonat, yang ditemukan dalam darah. Mereka dapat melakukan impuls listrik dalam tubuh. (Sumber : National Health Service)
pemeriksaan elektrolit,pemeriksaan elektrolit darah,pemeriksaan elektrolit pdf,pemeriksaan elektrolit darah adalah,pemeriksaan elektrolit menggunakan tabung apa,pemeriksaan elektrolit prodia,pemeriksaan elektrolit na k cl,pemeriksaan elektrolit urin,pemeriksaan elektrolit untuk apa,pemeriksaan elektrolit metode ise,pemeriksaan elektrolit baterai,pemeriksaan elektrolit serum,pemeriksaan elektrolit pada darah,pemeriksaan elektrolit tubuh,pemeriksaan elektrolit dalam darah,pemeriksaan elektrolit darah ppt,pemeriksaan elektrolit klorida,pemeriksaan elektrolit lengkap,pemeriksaan elektrolit meliputi,pemeriksaan elektrolit kalsium,pemeriksaan elektrolit apa saja,pemeriksaan elektrolit adalah,pemeriksaan elektrolit analyzer,fungsi pemeriksaan elektrolit adalah,prinsip pemeriksaan elektrolit analyzer,pemeriksaan elektrolit untuk penyakit apa,alat pemeriksaan elektrolit,alat pemeriksaan elektrolit darah,antikoagulan pemeriksaan elektrolit,prosedur pemeriksaan elektrolit baterai,biaya pemeriksaan elektrolit,cara pemeriksaan cairan elektrolit baterai
Pemeriksaan Elektrolit 

Apa itu elektrolit?

Secara kimiawi, elektrolit adalah zat yang menjadi ion dalam larutan dan memperoleh kapasitas untuk menghantarkan listrik. Elektrolit ada dalam tubuh manusia, dan keseimbangan elektrolit dalam tubuh kita sangat penting untuk fungsi normal sel dan organ kita.

Elektrolit secara umum yang sering diminta oleh dokter pada pemeriksaan dalam darah yaitu, natrium, kalium, klorida, dan bikarbonat. Fungsi dan nilai rentang normal untuk elektrolit dijelaskan di bawah ini.

Natrium (Sodium)

Natrium adalah ion positif utama (kation) dalam cairan di luar sel. Notasi kimia untuk natrium adalah Na+. Ketika dikombinasikan dengan klorida, zat yang dihasilkan adalah garam meja. Kelebihan natrium (seperti yang diperoleh dari sumber makanan) diekskresikan dalam urin. Sodium mengatur jumlah total air dalam tubuh dan transmisi natrium ke dalam dan ke luar sel individu juga memainkan peran dalam fungsi tubuh yang kritis. Banyak proses dalam tubuh, terutama di otak, sistem saraf, dan otot, membutuhkan sinyal listrik untuk komunikasi. Pergerakan natrium sangat penting dalam menghasilkan sinyal-sinyal listrik ini. Karena itu, terlalu banyak atau terlalu sedikit natrium dapat menyebabkan kegagalan fungsi sel, dan kadar sodium dalam darah yang ekstrem (terlalu banyak atau terlalu sedikit) dapat berakibat fatal.

  • Peningkatan natrium (hipernatremia) dalam darah terjadi setiap kali ada kelebihan natrium dalam kaitannya dengan air. Ada banyak penyebab hipernatremia; ini mungkin termasuk penyakit ginjal, terlalu sedikit asupan air, dan kehilangan air karena diare dan / atau muntah
  • Penurunan konsentrasi natrium (hiponatremia) terjadi setiap kali ada peningkatan relatif dalam jumlah air tubuh relatif terhadap natrium. Ini terjadi dengan beberapa penyakit hati dan ginjal, pada pasien dengan gagal jantung kongestif, pada korban luka bakar, dan pada banyak lainnya

Kadar natrium darah normal adalah 135 - 145 mili ekivalen / liter (mEq / L), atau dalam satuan internasional, 135 - 145 milimol / liter (mmol / L). (Sumber : Cedar Med

Dapatkan buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik". Disusun oleh Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, dkk. Pembelian Buku / Order via WA https://wa.me/6285862486502. Info selengkapnya tentang buku bisa dilihat disini : JUAL BUKU "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik" torium Medik"
PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com

Contact Form

Name

Email *

Message *