Hot News

Total Pageviews

Check Page Rank

Tujuan dan Quality Control Dalam Flebotomi - Seri Flebotomi Dasar

Posted by On 7:24 AM


Tujuan flebotomi adalah memperoleh  sampel  darah  dalam volume yang cukup untuk pemeriksaan yang dibutuhkan, dengan menusuk vena (venipunctur) dengan jarum dan peralatan pendukungnya. Agar mendapatkan darah untuk pemeriksaan aboratorium maka harus memperhatikan proses pengambilan darah tersebut diantaranya yaitu peralatan yang akan dipakai, lokasi pengambilan darah vena yang umunya didaerah  vena fossacubiti yaitu  vena  cubiti  atau  didaerah  pergelangan tangan, selain itu vena yang dipilih  tidak didaerah infuse yang  terpasang.


Praktik flebotomi di rumah sakit atau laboratorium dapat dilakukan oleh tenagaflebotomis atau orang  yang  telah dilatih khusus untuk melakukan tindakan flebotomi, yang selanjutnya akan disebut sebagai teknisi flebotomi. Tindakan flebotomi itu sendiri mempunyai risiko diantaranya  adalah adanya rasa sakit akibat tusukan, perdarahan yang berlebihan, pingsan atau lemas, hematom (disebabkan  oleh darah  yang bocor kedalam jaringan disekitar tusukan vena dan membeku), infeksi dan terjadinya beberapa tusukan akibat sulitnya mencari vena sehingga menimbulkan berbagai persepsi bagi pasien terkait dengan tindakan phlebotomy (Budi Sampurna2004).

Flebotomis

Flebotomis adalah orang yang dilatih untuk melakukan prosedur flebotomi dengan kemampuan yang harus dimiliki sebagai berikut:
  • Kemampuan teknis : trampil mengambil spesimen darah melalui teknik tusukan vena  (venipunctur) dan tusukan kulit (skinpuntre).
  • Kemampuan mental: trampil mengorganisasi pekerjaanya secara efisien, sekalipun dalam   kondisi tekanan dan selalu mengikuti prosedur tertulis yang telah baku dan menjadi penghubung yang baik antara pasien dan laboratorium.
  • Kemampuan pengetahuan produk: menguasai kriteria dan segala macam persyaratan pengambilan darah untuk setiap pemeriksaan laboratorium (Muliaty, tahun).

Quality Control 

Dalam Phlebotomy Quality control dalam phlebotomy meliputi pemantapan mutu dalam tahap-tahap :
1. Prosedur persiapan pasien 
Mutu pemeriksaan sangat tergantung pada mutu persiapan pasien.
a. Pasien rawat inap atau Rumah Sakit : perawat harus mengontrol persiapan pasien.
b. Pasien laboratorium klinik : mulai dari petugas penerima pasien sampai flebotomi harus memastikan pemenuhan persyaratan persiapanpasien.
c. Bila persyaratan tidak dipenuhi, catat sebagai situasi khusus.
d. Buku persyaratan persiapan pasien dipakai sebagai pedoman.

 2. Prosedurpengambilan spesimen
Perlu diperhatikan kebenaran dalam tahapan-tahapan  : identitas, pemberian tabel,  teknik phlebotomy dan  prioritas  bagi  pemeriksaan cito.

3. Penanganan spesimen 
Penanganan yang benar dalam :
a. Penanganan khusus : disimpan dingin, beku, terhindar dari cahaya.
b. Pengiriman spesimen.

4. Dokumentasi Bagian Quality
Control harus menyediakan dokumen-dokumen :
a. Buku petunjuk persyaratan spesimen.
b. Buku pengiriman kepada laboratorium rujukan.
c. Petunjuk pelaksanaan atau prosedur tetap laboratorium.
d. Formulir-formulir quality control flebotomi.
5. Keselamatan kerja dalam flebotomi
Keselamatan kerja dalam flebotomi: penggunaan sarung tangan, jas lab, masker, penggunaan anti septic, penggunaan desinfektan.

6. Sistem pendidikan dan latihan flebotomi
Pendidikan dan latihan flebotomi untuk menjaga mutu para flebotomis atau meningkatkan pengetahuan, pemahamam dan ketrampilan dalam pelaksanaan flebotomi (Muliaty, tanpa tahun ).
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
Baca juga :

Sumber :
  1. Info Laboratorium Medik. 2017. Apa itu Flebotomi?. Diakses tanggal 2 Maret 2017. Link ;http://www.infolabmed.com/2016/03/apa-itu-flebotomi.html
  2. Pdf Tentang Flebotomi. 2017. Link ; http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/142/jtptunimus-gdl-sriyantoni-7096-3-babii.pdf


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »