Hot News

Total Pageviews

Check Page Rank

Pemeriksaan Demam Pada Diagnosa Dengue / DHF

Posted by On 8:07 AM


Demam merupakan kondisi dimana suhu tubuh tinggi yang abnormal dan biasanya diikuti dengan gejala sakit kepala, badan menggigil, sakit otot, badan lemah, bahkan membuat penderita mengigau dan kejang.



Beberapa penyakit yang berkaitan dengan demam adalah demam berdarah, tyfus, malaria, dan beberapa penyakit infeksi lain seperti hepatitis, infeksi pada ginjal/saluran urine. Semua penyakit tersebut biasanya yang merupakan penyakit yang memiliki gejala awal demam tinggi.

Demam dengue (DD) merupakan bentuk infeksi virus dengue yang ditransmisikan melalui gigitan nyamuk Aedes aegipty. Masa inkubasi penyakit ini adalah tiga hingga empat belas hari, artinya Anda baru dapat mengalami gejala DD ataupun demam berdarah dengue (DBD) setelah melewati jangka waktu tersebut. 

PEMERIKSAAN PENUNJANG DIAGNOSTIK UNTUK DEMAM DENGUE / DHF

Pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis DBD adalah pemeriksaan darah tepi atau sering diistilahkan pemeriksaan darah lengkap. Gambaran hasil laboratorium yang khas adalah terjadi peningkatan kadar hemoglobin (hb) dan peningkatan hematokrit (hct) disertai penurunan trombosit kurang dari 150.000. Perubahan tersebut biasanya terjadi pada hari ke-3 hingga ke-5 panas.

Perubahan tersebut biasanya terjadi pada hari ke-3 hingga ke-5 panas. Pemeriksaan darah pada panas hari ke 1 – 2 tidak bermanfaat dan malah menyesatkan karena hasilnya masih dalam normal. Hasil normal tetapi bukan berarti bebas DBD atau belum menyingkirkan diagnosis DBD. 

Dalam perjalanannya trombosit akan terus menurun pada hari ke-3, ke-4, dan hari ke-5. Bila dicurigai DBD, pemeriksaan darah mungkin terus dilakukan pada hari ke 4 dan ke 5,. Pada hari ke-6 dan selanjutnya akan meningkat terus kembali ke nilai normal. Peningkatan jumlah trombosit secara drastis timbul setelah hari ke-6.

Dibawah ini adalah beberapa pemeriksaan yang sering dilakukan ;
  1. Pemeriksaan Hematologi Rutin, untuk memantau perkembangan penyakit, berupa pemeriksaan hemoglobin, hematokrit, leukosit, dan trombosit. Tes ini harus dilakukan hingga penderita melewati masa kritisnya, yaitu setelah hari ke-5 demam
  2. Pemeriksaan Serologi (spesifik dengue), berupa :
          - NS-1 yang umum diperiksakan pada hari pertama hingga ketiga demam,
          - IgM dan IgG dengue, biasa dilakukan setelah melewati hari ketiga



Secara medis sebenarnya tidak ada pengobatan secara khusus pada penderita DBD. Penyakit ini adalah self limiting disease atau penyakit yang dapat sembuh sendiri. Prinsip pengobatan secara umum adalah pemberian cairan berupa elektrolit (khususnya natrium) dan glukosa. 

Pemberian minum yang mengandung elektrolit dan glukosa, seperti air buah atau minuman yang manis, dapat membantu mengatasi kekurangan cairan pada penderita DBD. Paling penting adalah bukan mengobati, tetapi pencegahan penyakit. Paling tidak melakukan deteksi dini penyakit berbahaya ini secara cermat dan benar.
Sumber : 
Grow Up Clinic. 2016. Tanda Bahaya DBD dan Cara Mendeteksinya. Diakses tanggal 10 oktober 2016. Link ; https://growup-clinic.com/2015/02/04/inilah-tanda-bahaya-dan-cara-mendeteksinya/
Alo Dokter. 2016. hasil pemeriksaan lab penyakit demam berdarah. Diakses tanggal 10 oktober 2016. Link ; http://www.alodokter.com/komunitas/topic/dbd-13


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »