Hb Elektroforesis: Pemeriksaan Penting untuk Deteksi Thalassemia dan Hemoglobinopati
INFOLABMED.COM - Dalam dunia diagnosis anemia dan kelainan darah, pemeriksaan Hb elektroforesis memegang peranan sentral.
Tes ini bukanlah pemeriksaan darah rutin, tetapi merupakan alat diagnostik spesifik yang ditujukan untuk mengidentifikasi berbagai jenis hemoglobin abnormal dalam darah.
Baca Juga: Elektroforesis HB Adalah: Pemeriksaan Penting untuk Mendiagnosis Gangguan Darah Seperti Thalassemia
Pemeriksaan Hb elektroforesis terutama menjadi andalan untuk mendeteksi dan membedakan penyakit thalassemia serta hemoglobinopati seperti penyakit sel sabit.
Apa Itu Pemeriksaan Hb Elektroforesis?
Pemeriksaan Hb elektroforesis adalah teknik laboratorium yang memisahkan berbagai jenis hemoglobin (Hb) dalam sampel darah berdasarkan perbedaan muatan listrik dan ukuran molekulnya.
Dengan menggunakan arus listrik pada media khusus (seperti gel selulosa asetat), hemoglobin yang berbeda akan bergerak dengan kecepatan berbeda dan membentuk pola pita yang khas.
Pola inilah yang kemudian dianalisis untuk menentukan ada tidaknya hemoglobin abnormal.
Mengapa Pemeriksaan Ini Diperlukan?
Tes ini biasanya direkomendasikan ketika:
- Hasil CBC Mengarah ke Thalassemia: Misalnya, ditemukan anemia mikrositik hipokromik (MCV dan MCH rendah) yang tidak membaik dengan pemberian suplemen zat besi.
- Skrining Pre-Marital (Pranikah): Sangat penting untuk mengetahui status pembawa sifat (carrier) thalassemia sebelum menikah, guna mencegah kelahiran anak dengan thalassemia mayor.
- Evaluasi Anemia Hemolitik: Untuk mencari penyebab anemia akibat penghancuran sel darah merah.
- Riwayat Keluarga: Memiliki keluarga dengan thalassemia atau hemoglobinopati.
- Hasil Apusan Darah Tepi yang Mencurigakan: Misalnya ditemukan sel target (target cell) yang banyak.
Apa Saja yang Diukur dalam Hb Elektroforesis?
Tes ini mengukur persentase dari berbagai jenis hemoglobin normal dan abnormal:
- Hemoglobin A (Hb A): Hemoglobin normal dewasa utama (95-98%).
- Hemoglobin A2 (Hb A2): Komponen minor normal (2-3.5%). Peningkatan kadar Hb A2 (>3.5%) adalah penanda kunci untuk pembawa sifat thalassemia beta.
- Hemoglobin F (Hb F): Hemoglobin janin. Kadarnya tinggi saat lahir dan turun drastis. Peningkatan pada dewasa dapat mengindikasikan thalassemia beta atau kondisi lain seperti anemia sel sabit.
- Hemoglobin Abnormal: Tes ini dapat mendeteksi variasi seperti:
- Hemoglobin S (Hb S): Penyebab penyakit sel sabit (sickle cell disease).
- Hemoglobin C (Hb C), Hemoglobin E (Hb E), Hemoglobin D, dll.
Interpretasi Hasil: Apa Artinya?
Interpretasi hasil pemeriksaan Hb elektroforesis membutuhkan keahlian dokter atau konsultan genetik. Berikut pola umum:
- Normal: Pola dominan Hb A dengan Hb A2 dan Hb F dalam batas normal.
- Thalassemia Beta Minor (Carrier/Trait): Kadar Hb A2 meningkat (>3.5%), sering disertai peningkatan ringan Hb F. Hb A tetap ada.
- Thalassemia Beta Mayor: Dominasi Hb F dengan sedikit atau tanpa Hb A, disertai Hb A2 yang bervariasi.
- Hemoglobin E Trait/Carrier: Muncul pita Hb E bersama Hb A.
- Penyakit Sel Sabit (Sickle Cell Disease): Dominasi Hb S dengan peningkatan Hb F, serta tidak adanya Hb A (pada bentuk homozigot).
Prosedur dan Persiapan Pemeriksaan
Sampel darah diambil dari vena, biasanya tanpa perlu puasa.
Proses pemisahan di laboratorium membutuhkan waktu beberapa jam.
Persiapan khusus umumnya tidak diperlukan, tetapi penting untuk menginformasikan jika pernah mendapat transfusi darah dalam 3-4 bulan terakhir, karena dapat memengaruhi hasil.
Pemeriksaan Hb elektroforesis adalah tonggak penting dalam diagnosis banding anemia kronis dan skrining penyakit hemoglobin turunan.
Tes ini memberikan informasi definitif yang tidak dapat diberikan oleh pemeriksaan darah rutin.
Baca Juga: HB Elektroforesis untuk Thalassemia: Pemeriksaan Penting untuk Diagnosis & Pembawa Sifat
Deteksi dini melalui tes ini, terutama dalam program skrining pranikah, memiliki dampak besar dalam mencegah komplikasi serius dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
Diskusikan dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda memerlukan pemeriksaan ini.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link: https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link: https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link: https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA [Link: https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592].

Post a Comment