Akar Masalah Hasil Lab: Mengenal dan Mencegah Kesalahan Pra Analitik di Laboratorium Kesehatan

Table of Contents

 

Akar Masalah Hasil Lab: Mengenal dan Mencegah Kesalahan Pra Analitik di Laboratorium Kesehatan

INFOLABMED.COM - Hasil pemeriksaan laboratorium yang tidak akurat dapat berujung pada kesalahan diagnosis dan terapi. 

Faktanya, lebih dari 70% kesalahan dalam proses laboratorium berasal dari fase kesalahan pra analitik laboratorium, yaitu tahapan sebelum sampel dianalisis di alat. 

Baca Juga: Memahami Tahapan Pra-Analitik, Analitik, dan Pasca-Analitik dalam Laboratorium Klinik

Memahami titik kritis ini sangat penting bagi tenaga kesehatan dan laboratorium untuk memastikan kualitas hasil.

Apa Itu Fase Pra Analitik? Fase pra analitik mencakup seluruh proses mulai dari permintaan tes, persiapan pasien, pengambilan sampel, identifikasi, pelabelan, penyimpanan, hingga transportasi sampel ke bagian analitik. 

Kesalahan pra analitik laboratorium dapat terjadi di setiap titik ini.

Jenis-Jenis Kesalahan Pra Analitik dan Pencegahannya

1. Kesalahan Terkait Pasien (Pre-Preanalytical):

  • Kesalahan: Persiapan pasien yang salah (misal: tidak puasa, olahraga berat sebelum pengambilan darah, konsumsi obat/herbal tertentu).
  • Contoh: Pasien tidak puasa 10-12 jam untuk pemeriksaan glukosa puasa dan profil lipid.
  • Pencegahan: Edukasi pasien yang jelas oleh dokter/perawat, brosur informasi, dan pengecekan ulang sebelum pengambilan.

2. Kesalahan Saat Pengambilan Sampel (Collection Errors):

  • Kesalahan: Penggunaan tabung yang salah, volume tidak mencukupi, tourniquet yang terlalu lama (>1 menit), teknik venipuncture yang buruk menyebabkan hemolisis.
  • Contoh: Pengambilan darah untuk kalium dalam tabung EDTA, atau sampel darah yang hemolisis parah.
  • Pencegahan: Pelatihan dan sertifikasi berkala untuk petugas pengambil sampel (phlebotomist), penggunaan alat yang tepat, dan SOP yang jelas.

3. Kesalahan Identifikasi dan Pelabelan (Identification Errors):

  • Kesalahan: Label salah/tidak lengkap, ketidaksesuaian antara label dan identitas pasien, sampel tertukar.
  • Contoh: Sampel darah pasien A diberi label nama pasien B. Ini adalah kesalahan kritis.
  • Pencegahan: Protokol "patient identification" dengan dua penanda identitas (nama dan tanggal lahir/NIK), pelabelan di depan pasien, dan penggunaan teknologi barcode.

4. Kesalahan Penanganan dan Transportasi (Handling & Transport Errors):

  • Kesalahan: Pengadukan tabung yang tidak tepat, penundaan waktu pengiriman, suhu transport yang tidak sesuai, paparan cahaya untuk sampel sensitif (misal: bilirubin).
  • Contoh: Sampel untuk analisis gas darah tidak segera dianalisis, atau sampel urine untuk kultur dibiarkan di suhu ruang terlalu lama.
  • Pencegahan: Penyediaan SOP transport untuk setiap jenis sampel, pelatihan petugas pengantar, dan penggunaan cool box dengan temperatur terkontrol.

Dampak dan Solusi Sistemik Kesalahan pra analitik laboratorium berdampak luas: hasil invalid, pengulangan tes, pemborosan biaya, delay diagnosis, hingga kesalahan klinis. Solusinya memerlukan pendekatan sistemik yang melibatkan:

Baca Juga: Mengenal Tahapan Pra-Analitik, Analitik & Pasca-Analitik Laboratorium: Panduan PDF Lengkap

  • Komunikasi Efektif antara klinisi, perawat, petugas pengambil sampel, dan laboratorium.
  • Investasi pada Teknologi seperti sistem otomasi pra-analitik dan Sistem Informasi Laboratorium (LIS) yang terintegrasi.
  • Audit dan Monitoring berkelanjutan untuk mengidentifikasi celah dan melakukan perbaikan.
  • Budaya Keselamatan Pasien yang mendorong pelaporan insiden tanpa menyalahkan (blame-free culture).

Dengan fokus pada pencegahan kesalahan pra analitik laboratorium, akurasi hasil laboratorium dapat ditingkatkan secara signifikan, yang pada akhirnya mendukung kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Untuk artikel mendalam lainnya seputar manajemen mutu dan tata kelola laboratorium, kunjungi terus Infolabmed.com. Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Dukung perkembangan ilmu laboratorium medis. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment