Evaluasi Hasil IQC: Jangan Cuma Diplot, Baca "Cerita" di Balik Titik QC Anda!

Table of Contents

 

Evaluasi Hasil IQC: Jangan Cuma Diplot, Baca "Cerita" di Balik Titik QC Anda!

INFOLABMED.COM - Menjalankan material kontrol dan memplot titik di Levey Jennings Chart adalah rutinitas harian di laboratorium. 

Namun, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai setelah titik itu terplot: yaitu evaluasi hasil IQC

Baca Juga: Implementasi Standar Laboratorium dalam Pengujian HIV

Proses ini bukan sekadar memeriksa apakah titik berada di dalam batas kontrol, tetapi tentang membongkar "cerita" yang diceritakan oleh data-data tersebut untuk memastikan keandalan setiap hasil pasien.

Apa Itu Evaluasi Hasil IQC?

Evaluasi hasil IQC (Internal Quality Control) adalah proses sistematis untuk menganalisis data kontrol kualitas harian guna menentukan apakah suatu sistem analitik (alat, reagen, metode) berjalan dalam kondisi terkendali secara statistik, sehingga hasil pemeriksaan pasien pada run tersebut dapat dilaporkan. 

Evaluasi yang efektif menggabungkan penilaian statistik (Aturan Westgard) dengan penilaian visual (analisis pola dan tren).

Komponen Penting dalam Evaluasi Hasil IQC

Evaluasi yang komprehensif melibatkan beberapa lapisan penilaian:

1. Penerapan Aturan Kontrol (Westgard Rules) Aturan ini adalah alat objektif pertama. Evaluator harus secara aktif memeriksa pelanggaran aturan, seperti:

  • 1₃₅: Satu titik di luar ±3 SD → Tolak (Reject). Indikasi kesalahan acak besar.
  • 2₂₅: Dua titik berturut-turut di luar ±2 SD yang sama → Tolak. Indikasi kesalahan sistematik.
  • R₄₅: Selisih antara dua titik kontrol dalam satu run > 4 SD → Tolak. Indikasi presisi yang sangat buruk.
  • 4₁₅: Empat titik berturut-turut di luar ±1 SD yang sama → Peringatan. Tanda awal shift atau trend.
  • 10â‚“: Sepuluh titik berturut-turut di satu sisi garis mean → Peringatan/Tolak. Menunjukkan shift yang signifikan.

2. Analisis Visual Pola dan Tren (Pattern Analysis) Titik mungkin masih dalam batas, tetapi membentuk pola yang mencurigakan. Evaluasi hasil IQC yang cermat akan mencari:

  • Trend (Kecenderungan): Serangkaian titik yang terus naik atau turun selama 6-7 hari berturut-turut. Menunjukkan perlahan-lahan (misal: reagen rusak, filter kotor).
  • Shift (Perpindahan): Perubahan tiba-tiba level mean, ditandai dengan ≥7 titik berturut-turut di satu sisi mean lama. Sering karena kalibrasi baru, lot reagen baru, atau perbaikan alat.
  • Peningkatan Variasi (Increased Spread): Titik-titik menjadi lebih tersebar, meski masih dalam batas. Menunjukkan penurunan presisi alat.

3. Review Kinerja Berdasarkan Level Konsentrasi Banyak laboratorium menggunakan dua level kontrol (normal dan abnormal). Evaluasi hasil IQC harus membandingkan kinerja kedua level tersebut. Apakah masalah hanya terjadi pada satu level? Ini bisa memberikan petunjuk tentang linieritas alat atau stabilitas material kontrol.

Tindakan Berdasarkan Hasil Evaluasi

Hasil evaluasi menentukan langkah selanjutnya:

  • "Accept": Semua aturan terpenuhi, tidak ada pola aneh → Hasil pasien pada run tersebut dapat dilepaskan.
  • "Warning": Ada indikasi awal masalah (misal, aturan 4₁₅) → Lakukan pemeriksaan ulang kontrol. Waspadai dan pantau run berikutnya.
  • "Reject": Ada pelanggaran aturan penolakan (1₃₅, 2₂₅, R₄₅) → HENTIKAN pelaporan hasil pasien. Lakukan investigasi segera.

Proses Investigasi dan Tindakan Korektif Jika hasil IQC ditolak, laboratorium harus memiliki prosedur investigasi standar, seperti:

  1. Periksa reagen, kalibrasi, dan kondisi alat.
  2. Periksa material kontrol (apakah expired, terkontaminasi?).
  3. Lakukan troubleshooting sesuai SOP alat.
  4. Jalankan ulang kontrol setelah tindakan perbaikan.
  5. Dokumentasikan semua temuan dan tindakan.

Baca juga: Nilai EQAS Tidak Memuaskan? Ini 7 Penyebab Utama dan Langkah Investigasinya

Evaluasi hasil IQC bukanlah tugas pasif. Ini adalah proses aktif yang memerlukan keahlian, kecurigaan, dan komitmen untuk tidak pernah mengabaikan sinyal sekecil apapun dari grafik kontrol. 

Dengan mengevaluasi secara mendalam, laboratorium tidak hanya memvalidasi run hari itu, tetapi juga melakukan pencegahan dini terhadap kegagalan yang lebih besar, yang pada akhirnya melindungi integritas data dan keselamatan pasien.


Tingkatkan kemampuan analisis QC tim Anda dengan informasi terbaru. Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram di sini, Facebook di sini, dan Twitter/X di sini. Dukung keberlangsungan platform edukasi ini dengan memberikan Donasi terbaikmu melalui Donasi via DANA ini.


Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment