Toxoplasma IgM/IgG: Cara Membaca Hasil Tes & Risikonya bagi Kehamilan

Table of Contents

 

Toxoplasma IgM/IgG: Cara Membaca Hasil Tes & Risikonya bagi Kehamilan

INFOLABMED.COM - Pemeriksaan Toxoplasma IgM dan IgG merupakan bagian krusial dari panel TORCH, terutama bagi wanita yang merencanakan kehamilan atau sedang hamil. 

Namun, melihat hasilnya kerap membingungkan. 

Baca Juga: Virus TORCH: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi

Apa artinya jika IgM positif? Bagaimana jika IgG tinggi? Artikel ini akan mengupas tuntas interpretasi hasil Toxoplasma IgM/IgG dan implikasinya bagi kesehatan.

Apa Itu Toxoplasma dan Mengapa Pemeriksaan Ini Penting?

Toxoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii

Infeksi pada orang dengan sistem imun baik seringkali tanpa gejala atau seperti flu ringan. 

Bahaya utama adalah jika infeksi terjadi pertama kali (infeksi primer) saat hamil, karena parasit dapat menular ke janin dan menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, atau cacat bawaan yang serius (toksoplasmosis kongenital).

Memahami IgM dan IgG dalam Infeksi Toxoplasma

  • IgM (Immunoglobulin M): Antibodi yang pertama kali muncul sebagai tanggapan awal tubuh terhadap infeksi baru. IgM biasanya terdeteksi dalam 1-2 minggu setelah terpapar, mencapai puncak, lalu menurun dalam beberapa minggu hingga bulan.
  • IgG (Immunoglobulin G): Antibodi yang muncul lebih lambat, biasanya beberapa minggu setelah infeksi, tetapi bertahan seumur hidup sebagai memori kekebalan. IgG yang tinggi menunjukkan pernah terinfeksi di masa lalu.

Interpretasi Hasil Toxoplasma IgM/IgG

Hasil kombinasi kedua antibodi ini memberikan gambaran status infeksi:

1. IgM Negatif / IgG Negatif

  • Artinya: Tidak ada bukti infeksi yang pernah terjadi (seronegatif).
  • Implikasi: Anda belum pernah terinfeksi Toxoplasma dan tidak memiliki kekebalan. Pada kehamilan, ini berarti Anda rentan terhadap infeksi primer. Perlu penerapan pencegahan ketat (hindari kotoran kucing, makan daging matang, cuci sayuran).
  • Tindak Lanjut: Pemantauan berkala selama kehamilan mungkin disarankan.

2. IgM Negatif / IgG Positif

  • Artinya: Infeksi Toxoplasma pernah terjadi di masa lalu (lama) dan tubuh telah membangun kekebalan.
  • Implikasi: Anda kebal terhadap infeksi baru. Risiko penularan ke janin pada kehamilan berikutnya sangat rendah, karena infeksi bukan merupakan infeksi primer. Ini adalah hasil yang umum dan diharapkan.
  • Tindak Lanjut: Pada kehamilan, biasanya tidak memerlukan pemantauan khusus untuk toxo.

3. IgM Positif / IgG Negatif

  • Artinya: Kemungkinan infeksi baru/akut yang sangat awal. Ini adalah fase di mana tubuh baru mulai merespons dan IgG belum terbentuk.
  • Implikasi: Sangat mencurigakan infeksi primer. Pada kehamilan, hasil ini perlu ditanggapi serius karena risiko penularan ke janin.
  • Tindak Lanjut: Diperlukan konfirmasi tambahan. Karena IgM bisa positif palsu, dokter akan merekomendasikan tes lanjutan seperti Tes Aviditas IgG. Aviditas rendah menguatkan dugaan infeksi baru.

4. IgM Positif / IgG Positif

  • Artinya: Hasil ini ambigu dan bisa berarti beberapa hal:
    • Infeksi aktif yang sedang berlangsung (infeksi primer dalam beberapa bulan terakhir).
    • Infeksi baru saja sembuh, di mana IgM masih tinggi tetapi IgG sudah terbentuk.
    • Reaktivasi IgM yang non-spesifik (jarang).
  • Implikasi: Tidak bisa langsung disimpulkan. Perlu evaluasi lebih lanjut.
  • Tindak Lanjut: Tes Aviditas IgG sangat penting di sini.
    • Aviditas Tinggi: Menunjukkan infeksi yang terjadi minimal 3-4 bulan yang lalu (kekebalan lama). Risiko pada janin rendah.
    • Aviditas Rendah: Mengindikasikan infeksi primer dalam 3-4 bulan terakhir. Risiko pada janin lebih tinggi dan memerlukan penanganan segera.

Apa Itu Tes Aviditas IgG?

Tes ini mengukur kekuatan ikatan (aviditas) antibodi IgG terhadap parasit. 

Aviditas matang (tinggi) membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk terbentuk setelah infeksi awal. 

Oleh karena itu, tes ini sangat berharga untuk membedakan infeksi baru (< 4 bulan) dengan infeksi lama pada ibu hamil dengan hasil IgM positif.

Penanganan dan Rekomendasi untuk Ibu Hamil

  • Jika dicurigai infeksi primer akut selama kehamilan, pengobatan dengan antibiotik seperti Spiramycin (untuk mencegah penularan ke janin) atau Pyrimethamine-Sulfadiazine (jika janin sudah terinfeksi) dapat diberikan.
  • Diagnosis infeksi kongenital pada janin dapat melibatuti USG, amniosentesis, atau tes pada darah janin.
  • Konseling pra-nikah/pra-kehamilan dengan pemeriksaan Toxoplasma IgG-IgM sangat dianjurkan.

Interpretasi hasil Toxoplasma IgM/IgG tidak sesederhana melihat positif atau negatif. 

Kombinasi keduanya, yang seringkali memerlukan dukungan tes Aviditas, memberikan petunjuk penting untuk menentukan waktu infeksi. 

Baca Juga: Toxoplasma gondii: Parasit Zoonosis yang Mengancam Ibu Hamil dan Imunokompromais

Bagi calon atau ibu hamil, pemahaman akan hasil ini sangat kritis untuk menentukan langkah pencegahan, pemantauan, atau pengobatan guna melindungi kesehatan janin. 

Selalu konsultasikan hasil tes Anda dengan dokter spesialis kandungan atau penyakit infeksi untuk tatalaksana yang tepat.


Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram (https://t.me/infolabmedcom), Facebook (https://www.facebook.com/infolabmed/), Twitter/X (https://x.com/infolabmed). Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA (https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592).


Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment