Waspada, Bakteri di Mulut Bisa Berjalan ke Jantung: Ini Penjelasan Medisnya!
INFOLABMED.COM - Pernahkah Anda mendengar pernyataan bahwa kesehatan mulut mempengaruhi kesehatan jantung? Ini bukan sekadar mitos.
Penelitian medis modern telah membuktikan bahwa oral bacteria can travel to the heart (bakteri dari mulut dapat berjalan ke jantung). Hubungan antara kondisi di rongga mulut dan organ jantung ini adalah bukti nyata bagaimana tubuh bekerja sebagai satu kesatuan yang saling terhubung.
Baca juga : Patofisiologi Leptospirosis: Perjalanan Bakteri dalam Tubuh dan Dampaknya pada Organ Vital
Bagaimana Bakteri Mulut Bisa Sampai ke Jantung?
Mekanismenya lebih sederhana daripada yang dibayangkan. Mulut yang penuh dengan bakteri, jika tidak dibersihkan dengan baik, dapat mengalami radang gusi (gingivitis) yang berlanjut menjadi periodontitis (infeksi gusi serius yang merusak jaringan pendukung gigi).
- Pintu Masuk: Pada kondisi periodontitis, gusi yang meradang dan berdarah menciptakan "pintu terbuka" bagi bakteri untuk memasuki pembuluh darah kapiler.
- Perjalanan Melalui Darah: Begitu masuk ke dalam aliran darah, bakteri dari mulut ini melakukan perjalanan ke seluruh tubuh. Fenomena ini disebut bakteremia.
- Sampai di Jantung: Aliran darah akan membawa bakteri tersebut hingga sampai ke jantung. Jika bakteri ini menempel dan menginfeksi lapisan dalam jantung (endokardium) atau katup jantung, maka terjadilah suatu kondisi serius yang disebut Endokarditis Infektif.
Siapa yang Paling Berisiko?
Meskipun oral bacteria can travel to the heart dapat terjadi pada siapa saja, risikonya jauh lebih tinggi pada individu dengan kondisi tertentu, seperti:
- Memiliki katup jantung buatan (prostetik).
- Memiliki riwayat endokarditis sebelumnya.
- Memiliki kelainan jantung bawaan.
- Memiliki katup jantung yang rusak.
- Pasien dengan sistem imun yang lemah.
Bagi kelompok berisiko ini, bahkan tindakan rutin seperti menyikat gigi yang menyebabkan gusi berdarah dapat memicu bakteremia.
Bukti Ilmiah: Periodontitis dan Penyakit Jantung
Selain endokarditis, hubungan antara kesehatan mulut dan jantung juga terlihat dalam konteks yang lebih luas. Beberapa penelitian observasional menunjukkan korelasi antara periodontitis dengan peningkatan risiko:
- Penyakit Jantung Koroner: Peradangan kronis dari gusi diduga dapat memperburuk aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah arteri).
- Stroke: Mekanisme yang serupa, dimana peradangan sistemik mempengaruhi kesehatan pembuluh darah otak.
Bakteri mulut tertentu, seperti Streptococcus sanguinis dan Porphyromonas gingivalis, sering kali menjadi tersangka utama dalam penelitian ini.
Baca juga : Studi: Botol Minum Dapat Menampung Bakteri 40.000 Kali Lebih Banyak dari Dudukan Toilet
Pencegahan: Lindungi Mulut, Lindungi Jantung
Kabar baiknya, risiko ini dapat sangat diminimalisir dengan menjaga kebersihan dan kesehatan mulut secara konsisten:
- Sikat Gigi: Minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar.
- BENANG GIGI (Flossing): Sangat penting untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat.
- Pemeriksaan Rutin: Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk pembersihan karang gigi dan pemeriksaan menyeluruh.
- Perawatan Segera: Segera obati gigi berlubang atau infeksi gusi sebelum menyebar.
- Informasi ke Dokter: Jika Anda termasuk kelompok berisiko tinggi terhadap endokarditis, beri tahu dokter gigi Anda. Anda mungkin memerlukan antibiotik profilaksis sebelum menjalani prosedur dental tertentu.
Dapatkan informasi kesehatan dan laboratorium lainnya yang mudah dipahami hanya di Infolabmed.com. Ikuti perkembangan terbaru kami dengan follow Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Bantu kami terus berkontribusi dengan memberikan donasi via DANA.
.png)
Post a Comment