Tes Gula Darah vs HbA1c: Mana yang Lebih Akurat untuk Cek Diabetes?

Table of Contents

Tes Gula Darah vs HbA1c: Mana yang Lebih Akurat untuk Cek Diabetes?

INFOLABMED.COM
 – Bagi Anda yang memantau kadar gula darah, mungkin sering mendengar tentang dua jenis pemeriksaan: tes gula darah dan HbA1c.

Keduanya memang mengukur hal terkait gula darah, tetapi dengan cara dan tujuan yang berbeda. Mari kita bahas lebih dalam.

Baca juga : Mengungkap Tes Glukosa Darah: Deteksi Dini Diabetes Melalui Fasting Blood Sugar dan FPG

1. Tes Gula Darah: Potret Sesaat

Tes gula darah, baik yang dilakukan saat puasa (GDP) atau sewaktu (GDS), mengukur kadar glukosa dalam darah pada saat itu saja. Hasilnya bisa sangat dipengaruhi oleh:

  • Makanan yang baru dikonsumsi
  • Aktivitas fisik sebelum tes
  • Stres atau kurang tidur

Tes ini biasanya dilakukan dengan mengambil sampel darah dari jari atau pembuluh darah. Hasilnya dinyatakan dalam satuan mg/dL.

2. HbA1c: Laporan 3 Bulanan

Berbeda dengan tes gula darah biasa, HbA1c (hemoglobin terglikasi) menunjukkan rata-rata kadar gula darah dalam 2-3 bulan terakhir. Tes ini mengukur persentase hemoglobin yang terikat dengan glukosa dalam darah.

Keunggulan utama HbA1c:

  • Tidak perlu puasa sebelum tes
  • Hasil tidak terpengaruh oleh fluktuasi harian
  • Angka lebih stabil untuk memantau kontrol gula darah jangka panjang

3. Kapan Harus Melakukan Masing-Masing Tes?

  • Tes gula darah lebih cocok untuk:
    Diagnosis awal diabetes
    Pemantauan harian bagi penderita diabetes
    Mengecek hipoglikemia (gula darah rendah)

  • HbA1c lebih baik untuk:
    Memantau efektivitas pengobatan diabetes
    Evaluasi kontrol gula darah jangka panjang
    Skrining risiko komplikasi diabetes

4. Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada yang lebih baik, karena keduanya saling melengkapi. Dokter biasanya akan merekomendasikan kombinasi keduanya untuk gambaran yang lebih lengkap.

Contoh kasus:
Seseorang bisa memiliki hasil tes gula darah normal saat puasa, tetapi HbA1c tinggi. Ini menunjukkan bahwa meskipun gula darah pagi hari baik, mungkin ada lonjakan gula darah setelah makan yang tidak terdeteksi oleh tes puasa.

5. Nilai Normal yang Perlu Diketahui

  • Gula Darah Puasa:
    Normal: <100 mg/dL
    Prediabetes: 100-125 mg/dL
    Diabetes: ≥126 mg/dL

  • HbA1c:
    Normal: <5,7%
    Prediabetes: 5,7-6,4%
    Diabetes: ≥6,5%

Baca juga : HbA1c: Tes Penting untuk Memantau Kontrol Diabetes Jangka Panjang

Baik tes gula darah maupun HbA1c sama-sama penting dalam pemeriksaan diabetes. Tes gula darah memberi informasi sesaat, sementara HbA1c memberikan gambaran jangka panjang. Pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat adalah kunci utama untuk mencegah dan mengelola diabetes.

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.

Salsabilla Zahra Isthifa
Salsabilla Zahra Isthifa Halo, terima kasih sudah singgah. Dari meja laboratorium untuk siapa saja yang ingin tahu lebih dekat dunia medis. Semoga tulisan ini bisa menjadi jendela kecil untuk memahami laboratorium dari sisi yang lebih dekat dan hangat.

Post a Comment