Kolesterol Terdekode: Memahami HDL & LDL untuk Kesehatan Jantung yang Lebih Baik

Table of Contents

Kolesterol Terdekode: Memahami HDL & LDL untuk Kesehatan Jantung yang Lebih Baik

INFOLABMED.COM – Kolesterol sering dianggap sebagai musuh kesehatan, padahal tidak semuanya berbahaya. 

Faktanya, tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel dan memproduksi hormon. 

Baca juga : Gangguan Sirkulasi Darah [Hiperlipidemi]

Kuncinya adalah memahami perbedaan antara HDL (kolesterol baik) dan LDL (kolesterol jahat) serta mengelolanya dengan bijak untuk menjaga kesehatan jantung.

Apa Itu HDL dan LDL?

  1. HDL (High-Density Lipoprotein)

    • Dikenal sebagai kolesterol "baik" karena membantu membersihkan kelebihan kolesterol dari pembuluh darah dan membawanya kembali ke hati untuk dikeluarkan.
    • Kadar HDL yang tinggi (>60 mg/dL) dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
  2. LDL (Low-Density Lipoprotein)

    • Disebut kolesterol "jahat" karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah, membentuk plak, dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri (aterosklerosis).
    • Kadar LDL ideal adalah <100 mg/dL, tergantung risiko kesehatan individu.

Mengapa Keseimbangan HDL & LDL Penting?

  • LDL tinggi + HDL rendah = Risiko tinggi penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
  • HDL tinggi + LDL terkontrol = Perlindungan lebih baik bagi jantung dan pembuluh darah.

Cara Meningkatkan HDL & Menurunkan LDL

  1. Pola Makan Sehat

    • Konsumsi lemak tak jenuh (alpukat, ikan salmon, kacang-kacangan).
    • Hindari lemak trans (makanan cepat saji, gorengan, margarin).
    • Perbanyak serat (oatmeal, buah, sayuran).
  2. Olahraga Rutin

    • Aktivitas aerobik (jalan cepat, bersepeda, berenang) meningkatkan HDL.
  3. Hindari Rokok & Alkohol Berlebihan

    • Merokok menurunkan HDL, sedangkan alkohol berlebihan meningkatkan trigliserida.
  4. Monitor Secara Berkala

    • Lakukan tes lipid profil setahun sekali, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Mitos vs Fakta tentang Kolesterol

❌ Mitos: "Orang kurus tidak mungkin kolesterol tinggi."
✅ Fakta: Kolesterol dipengaruhi oleh gen, pola makan, dan metabolisme, bukan hanya berat badan.

❌ Mitos: "Makan telur setiap hari berbahaya bagi kolesterol."
✅ Fakta: Telur mengandung nutrisi penting, dan konsumsi moderat (3-4 butir/minggu) umumnya aman bagi kebanyakan orang.

Baca juga : 7 Cara Efektif Meningkatkan HDL (Kolesterol Baik) Secara Alami

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hasil tes menunjukkan:

  • LDL > 160 mg/dL
  • HDL < 40 mg/dL (pria) atau < 50 mg/dL (wanita)
  • Trigliserida > 200 mg/dL

Dokter mungkin meresepkan statin atau terapi lain untuk mengontrol kolesterol.

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebookTwitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment