Kolesterol Terdekode: Memahami HDL & LDL untuk Kesehatan Jantung yang Lebih Baik
Table of Contents
INFOLABMED.COM – Kolesterol sering dianggap sebagai musuh kesehatan, padahal tidak semuanya berbahaya.
Faktanya, tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel dan memproduksi hormon.
Baca juga : Gangguan Sirkulasi Darah [Hiperlipidemi]
Kuncinya adalah memahami perbedaan antara HDL (kolesterol baik) dan LDL (kolesterol jahat) serta mengelolanya dengan bijak untuk menjaga kesehatan jantung.
Apa Itu HDL dan LDL?
HDL (High-Density Lipoprotein)
- Dikenal sebagai kolesterol "baik" karena membantu membersihkan kelebihan kolesterol dari pembuluh darah dan membawanya kembali ke hati untuk dikeluarkan.
- Kadar HDL yang tinggi (>60 mg/dL) dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
LDL (Low-Density Lipoprotein)
- Disebut kolesterol "jahat" karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah, membentuk plak, dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri (aterosklerosis).
- Kadar LDL ideal adalah <100 mg/dL, tergantung risiko kesehatan individu.
Mengapa Keseimbangan HDL & LDL Penting?
- LDL tinggi + HDL rendah = Risiko tinggi penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
- HDL tinggi + LDL terkontrol = Perlindungan lebih baik bagi jantung dan pembuluh darah.
Cara Meningkatkan HDL & Menurunkan LDL
Pola Makan Sehat
- Konsumsi lemak tak jenuh (alpukat, ikan salmon, kacang-kacangan).
- Hindari lemak trans (makanan cepat saji, gorengan, margarin).
- Perbanyak serat (oatmeal, buah, sayuran).
Olahraga Rutin
- Aktivitas aerobik (jalan cepat, bersepeda, berenang) meningkatkan HDL.
Hindari Rokok & Alkohol Berlebihan
- Merokok menurunkan HDL, sedangkan alkohol berlebihan meningkatkan trigliserida.
Monitor Secara Berkala
- Lakukan tes lipid profil setahun sekali, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
Mitos vs Fakta tentang Kolesterol
❌ Mitos: "Orang kurus tidak mungkin kolesterol tinggi."
✅ Fakta: Kolesterol dipengaruhi oleh gen, pola makan, dan metabolisme, bukan hanya berat badan.
❌ Mitos: "Makan telur setiap hari berbahaya bagi kolesterol."
✅ Fakta: Telur mengandung nutrisi penting, dan konsumsi moderat (3-4 butir/minggu) umumnya aman bagi kebanyakan orang.
Baca juga : 7 Cara Efektif Meningkatkan HDL (Kolesterol Baik) Secara Alami
Kapan Harus ke Dokter?
Jika hasil tes menunjukkan:
- LDL > 160 mg/dL
- HDL < 40 mg/dL (pria) atau < 50 mg/dL (wanita)
- Trigliserida > 200 mg/dL
Dokter mungkin meresepkan statin atau terapi lain untuk mengontrol kolesterol.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, Twitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.
Post a Comment