Mengapa Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Naik Turun? Ini 7 Penyebab Utamanya!

Table of Contents

Mengapa Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Naik Turun? Ini 7 Penyebab Utamanya!

INFOLABMED.COM – Salah satu tantangan terbesar penderita diabetes mellitus (DM) adalah kadar glukosa darah yang sulit dikontrol dan sering naik turun secara tiba-tiba. 

Kondisi ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi. 

Baca juga : Blood Glucose Estimation: Pentingnya Memantau Kadar Gula Darah untuk Kesehatan

Lalu, mengapa penderita DM glukosa dalam darah naik turun? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

7 Penyebab Utama Fluktuasi Glukosa Darah pada Penderita Diabetes

1. Pola Makan Tidak Teratur

  • Konsumsi karbohidrat berlebihan (nasi putih, roti, gula) dapat menyebabkan lonjakan gula darah.
  • Melewatkan makan justru berisiko hipoglikemia (gula darah turun drastis).
    Solusi: Atur jadwal makan dengan porsi seimbang dan pilih karbohidrat kompleks (beras merah, gandum).

2. Kurang Aktivitas Fisik

  • Gula darah cenderung meningkat jika tubuh tidak membakar energi.
  • Olahraga berlebihan tanpa persiapan bisa menyebabkan hipoglikemia.
    Solusi: Lakukan olahraga teratur seperti jalan kaki 30 menit/hari.

3. Stres dan Kurang Tidur

  • Hormon kortisol saat stres meningkatkan resistensi insulin.
  • Tidur kurang dari 6 jam mengganggu metabolisme glukosa.
    Solusi: Kelola stres dengan meditasi dan tidur 7-8 jam sehari.

4. Efek Obat-Obatan

  • Insulin atau obat diabetes yang tidak tepat dosis menyebabkan hipo/hiperglikemia.
  • Obat lain seperti steroid juga dapat memengaruhi gula darah.
    Solusi: Konsultasi dokter untuk penyesuaian dosis obat.

5. Dehidrasi

  • Kurang minum air membuat darah lebih pekat dan kadar gula terlihat tinggi.
    Solusi: Minum 2-3 liter air per hari.

6. Infeksi atau Penyakit Lain

  • Saat sakit, tubuh melepaskan hormon yang meningkatkan gula darah.
    Solusi: Pantau gula darah lebih sering ketika sakit.

7. Faktor Hormonal

  • Wanita dengan diabetes sering mengalami fluktuasi gula darah saat menstruasi atau menopause.
    Solusi: Catat pola gula darah dan diskusikan dengan dokter.

Baca juga : Apa yang Dirasakan Jika Gula Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Cara Mengontrol Kadar Glukosa Darah agar Stabil

  1. Monitor Rutin: Cek gula darah secara berkala (sebelum & setelah makan).
  2. Diet Seimbang: Perbanyak serat, protein, dan lemak sehat.
  3. Hindari Gula Tambahan: Kurangi minuman manis dan makanan olahan.
  4. Konsumsi Obat Teratur: Ikuti anjuran dokter dengan disiplin.

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Dukung kami dengan Donasi via DANA untuk terus menyediakan informasi kesehatan terpercaya.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment