ASTO (Anti Streptolysin O) Test: Panduan Lengkap untuk Diagnosis Infeksi Streptokokus

Table of Contents

ASTO (Anti Streptolysin O) Test: Panduan Lengkap untuk Diagnosis Infeksi Streptokokus

 

INFOLABMED.COM – ASTO (Anti Streptolysin O) adalah pemeriksaan laboratorium yang mengukur kadar antibodi terhadap streptolysin O, toksin yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes

Tes ini sangat penting untuk mendiagnosis infeksi streptokokus dan komplikasinya seperti demam rematik atau glomerulonefritis.

Baca Juga: Memahami Prinsip Pemeriksaan ASTO: Deteksi Dini Infeksi Streptokokus

Apa Itu Tes ASTO?

ASTO adalah singkatan dari Anti Streptolysin O, yaitu antibodi yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap infeksi bakteri Streptococcus pyogenes

Pemeriksaan ini digunakan untuk:

  • Mendiagnosis infeksi streptokokus terkini atau sebelumnya
  • Memantau komplikasi pasca-infeksi seperti demam rematik
  • Evaluasi pasien dengan gejala yang mencurigakan infeksi streptokokus

Kapan Tes ASTO Diperlukan?

Tes ini direkomendasikan ketika seseorang mengalami gejala:

  • Radang tenggorokan yang tidak kunjung membaik
  • Demam tinggi
  • Nyeri sendi atau pembengkakan (gejala demam rematik)
  • Kelainan jantung yang diduga terkait infeksi streptokokus

Prosedur Pemeriksaan ASTO

  1. Pengambilan Sampel:

    • Darah diambil dari vena lengan
    • Volume: 3-5 mL
    • Tabung: Serum (merah atau kuning)
  2. Metode Pemeriksaan:

    • Lateks agglutination
    • Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA)
    • Nephelometry
  3. Waktu Hasil:

    • Umumnya 1-2 hari kerja

Interpretasi Hasil ASTO

  • Normal: <200 IU/mL (dewasa), <150 IU/mL (anak-anak)
  • Peningkatan Ringan: 200-400 IU/mL (mungkin infeksi baru)
  • Peningkatan Signifikan: >400 IU/mL (infeksi aktif atau baru-baru ini)

Catatan:

  • Kadar ASTO mulai naik 1-3 minggu setelah infeksi
  • Puncak kadar terjadi 3-5 minggu setelah infeksi
  • Dapat tetap tinggi selama beberapa bulan

Diagnosis Demam Rematik

Tes ASTO merupakan salah satu kriteria mayor dalam diagnosis demam rematik, bersama dengan:

  • Karditis
  • Artritis
  • Korea Sydenham
  • Nodul subkutan
  • Eritema marginatum

Faktor yang Mempengaruhi Hasil

  • Penggunaan antibiotik dini
  • Hiperlipidemia
  • Penyakit hati
  • Infeksi non-streptokokus tertentu

Tes Tambahan yang Direkomendasikan

  • Kultur tenggorok
  • CRP
  • Laju endap darah (LED)
  • Pemeriksaan DNAse B

Pemeriksaan ASTO merupakan alat diagnostik penting untuk infeksi streptokokus dan komplikasinya. 

Baca Juga: Tes ASTO: Fungsi, Prosedur, dan Interpretasi Hasil Lengkap

Interpretasi hasil harus dilakukan oleh dokter dengan mempertimbangkan gejala klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya.

Dapatkan informasi medis terkini melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Support pengembangan konten kami via DANA.



Fitri Aisyah
Fitri Aisyah Selamat datang di my blog! Blog ini membahas dunia laboratorium medik dengan cara yang mudah dipahami. Dari teknik pemeriksaan, interpretasi hasil laboratorium, hingga tips seputar kesehatan, semuanya dikemas simpel, jelas, dan berbasis bukti ilmiah. Yuk, eksplorasi ilmu laboratorium bersama! 🔬🚀

Post a Comment