Hemometer: Alat Penting untuk Mengukur Kadar Hemoglobin dalam Darah
INFOLABMED.COM - Hemometer, atau dikenal juga sebagai hemoglobinometer, adalah alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur kadar hemoglobin dalam darah.
Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang bertanggung jawab mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Baca juga : Penjelasan Penggunaan Alat Pemeriksaan Hb Sahli (Haemometer)
Pengukuran kadar hemoglobin penting untuk mendiagnosis kondisi seperti anemia dan gangguan hematologi lainnya.
Prinsip Kerja Hemometer
Hemometer bekerja berdasarkan prinsip kolorimetri, yaitu membandingkan warna sampel darah yang telah bereaksi dengan reagen tertentu terhadap standar warna yang telah ditetapkan.
Dalam metode Sahli, darah dicampur dengan asam klorida (HCl) 0,1 N, yang mengubah hemoglobin menjadi asam hematin berwarna coklat.
Warna ini kemudian diencerkan dengan aquadest hingga sesuai dengan standar warna pada hemometer, memungkinkan penentuan kadar hemoglobin dalam darah.
Bagian-Bagian Hemometer
Hemometer terdiri dari beberapa komponen utama:
Pipet Sahli: Digunakan untuk mengambil sampel darah dengan volume tertentu (20 mikroliter).
Tabung Sahli: Tabung kaca yang berisi larutan reagen dan memiliki skala hemometer pada dindingnya.
Rak Tabung: Alat untuk menempatkan tabung Sahli secara tegak.
Pembaca Warna: Alat untuk membandingkan warna campuran darah dan reagen dengan warna standar pada skala hemometer.
Nilai Rujukan Hemoglobin
Nilai normal kadar hemoglobin bervariasi tergantung pada usia dan jenis kelamin:
Pria Dewasa: 13,5 – 17,5 g/dL
Wanita Dewasa: 12 – 16 g/dL
Anak-anak: Nilai normal bervariasi sesuai usia.
Pemeliharaan Hemometer
Untuk memastikan akurasi dan umur panjang hemometer, pemeliharaan rutin diperlukan:
Pembersihan: Membersihkan bagian-bagian hemometer setelah digunakan untuk menghindari kontaminasi.
Penyimpanan: Menyimpan hemometer pada suhu dan kelembapan yang tepat untuk mencegah kerusakan.
Baca juga : Pemeriksaan Hemoglobin Metode Sahli
Kalibrasi: Melakukan kalibrasi secara teratur untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat.
Dengan memahami fungsi, prinsip kerja, dan pemeliharaan hemometer, tenaga medis dapat melakukan pengukuran hemoglobin dengan akurat, yang esensial dalam diagnosis dan pemantauan kondisi kesehatan pasien.
Post a Comment