CONTOH SOAL SKB ATLM 2022 | Soal 21- 40

(Img : https://usfhealthonline.com)

Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan SKB Analis Kesehatan Laboratorium sesuai dengan Kisi-kisi Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama ( PERMENPANRB No. PER / 08 / M.PAN / 3 / 2006).

Berikut ini contoh soal-soal SKB analis Kesehatan dari No 21 - 40 dan pembahasannya:

21. Tes yang dilakukan untuk mengetahui fungsi arteri radialis dan arteri ulnaris ....

A. Tes plano 

B. Tes Allen 

C. Tes palpasi 

D. Tes sistol Tes yang 

Kunci Jawaban : B

Pembahasan : Tes yang dilakukan untuk mengetahui fungsi arteri radialis dan arteri ulnaris adalah dengan Tes Allen. 

22.  Kondisi dimana berkurangnya aliran darah adalah.... 

A.  Iskemia

B. Anemia

C.  Polisitemia

D.  Nosokomial

Kunci jawaban : A

Pembahasan : Kondisi dimana berkurangnya aliran darah adalah Iskemia

23. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan widal namun melakukan penundaan. Serum disimpan di suhu 2-8 derajat C berapa lama stabilitas sampel.... 

A. 2-3 Hari

B.  24 Jam

C. 1 Bulan

D.  1 Minggu

Kunci jawaban : A

Pembahasan : melakukan pemeriksaan widal namun melakukan penundaan. Serum disimpan di suhu 2-8 derajat C  stabilitas sampel selama 2-3 Hari. 

24. Seorang pasien diduga menderita penyakit hepatitis A, pemeriksaan yang cocok untuk menunjang diagnosis pasien tersebut adalah....

A. NKT

B. HBSAg

C. HBeAg

D. HAV

kunci jawaban : C

Pembahasan : Jikapasien diduga menderita penyakit hepatitis A, pemeriksaan yang cocok untuk menunjang diagnosis pasien tersebut adalah HBeAg. 

25. Seorang atlm akan melakukan pemeriksaan tubex pada sampel berapa sampel yang di pipet....

A. 45 ul

B. 50 ul

C. 5 ul

D. 100 ul

Kunci jawaban : A

Pembahasan : jika melakukan pemeriksaan tubex pada sampel di pipet sebanyak 45 ul. 

26.  Pemeriksaan CA 125 digunakan untuk mendeteksi.. 

A.  kanker Payudara 

B.  Kanker Prostat

C.  Kanker ovarium 

D.  Kanker Otak

Kunci jawaban : C

Pembahasan : CA 125 digunakan untuk mendeteksi kanker ovarium.

27. Pemeriksaan TPHA menggunakan metode....

A. Flokulasi

B. Presipitasi 

C. Aglutinasi 

D. Hemaglutinasi

Kunci jawaban : D

Pembahasan : Pemeriksaan TPHA menggunakan metode hemaglutinasi. 

28. Pemeriksaan antibodi non trepanoma pallidium pada penderita infeksi saluran kemih adalah .....

A.  RPR

B. TPHA

C. widal 

D. A dan B Benar

kunci jawaban : A

Pembahasan : RPR untuk memeriksaan antibodi non trepanoma pallidium pada penderita infeksi saluran kemih.

29. Seorang atlm melakukan pemeriksaan RPR menggunakan.... 

A. geser kartu latar hitam 

B. geser kartu latar putih 

C. kaca objek 

D. benar semua

kunci jawaban : B

Pembahasan : melakukan pemeriksaan RPR menggunakan geser kartu latar putih. 

30. Antibodi manusia yang muncul sebagai pertanda awal respon primer adanya infeksi dalam tubuh adalah....

A. IgM

B. IgA

C. IgG

D. IgE

Kunci jawaban : A

Pembahasan : Antibodi manusia yang muncul sebagai pertanda awal respon primer adanya infeksi dalam tubuh adalah IgM. 

31. Metode pemeriksaan darah samar pada sampel feses adalah....

A. Benzidin Basa

B. GUAIAC

C. Pengujian Dipstik

D. A dan B benar

E. Salah semua

Kunci jawaban : D

Pembahasan : Metode pemeriksaan darah samar pada sampel feses adalah Benzidin Basa dan GUAIAC.

32. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan protein urine dengan metode asam sulfosalsil  20% memperoleh hasil pengamatan kekeruhan tampak butir-butir, Berdasarkan pengamatan seorang atlm yang melaporkan hasil yang benar adalah....

A. Negatif

B. +1

C. +2

D. +3

E. +4

Kunci jawaban : C

Pembahasan : pemeriksaan protein urine dengan metode asam sulfosalsil  20% memperoleh hasil pengamatan kekeruhan tampak butir-butir, Berdasarkan pengamatan seorang atlm yang melaporkan hasil yang benar adalah +2

33. Antibodi manusia yang muncul sebagai petanda respon kedua adanya infeksi dalam tubuh adalah.....

A.  IgM

B. IgA

C. IgG

D. IgE

Kunci jawaban : C

Pembahasan : Antibodi manusia yang muncul sebagai petanda respon kedua adanya infeksi dalam tubuh adalah IgG. 

34. Seorang pasien akan melakukan pemeriksaan analisis feses pengambilan sampel yang baik adalah....

A.  Usap anai

B. Penampungan dengan pempes

C. Defekasi spontan

D. Pengambilan di lemari

Kunci jawaban : C

Pembahasan : melakukan pemeriksaan analisis feses pengambilan sampel yang baik adalah defekasi spontan. 

35. Seorang pasien akan melakukan pemeriksaan urine, persiapan pasien yang akan perlu disampaikan oleh atlm adalah.....

A. pasien tidak boleh mengkonsumsi obat selama 72 hari sebelum pemeriksaan 

B. pasien tidak boleh mengkonsumsi obat selama 72 jam sesudah pemeriksaan 

C. pasien tidak boleh mengkonsumsi obat selama 72 jam sebelum pemeriksaan 

D. pasien tidak boleh mengkonsumsi obat selama 2 jam sesudah pemeriksaan

Kunci jawaban : C

Pembahasan : melakukan pemeriksaan urine, persiapan pasien yang akan perlu disampaikan oleh atlm adalah pasien tidak boleh mengkonsumsi obat selama 72 jam sebelum pemeriksaan.

36. Seorang atlm akan melakukan pemeriksaan urine rutin, Berapa volume sampel yang sebaiknya ditampung untuk pemeriksaan tersebut ....

A.  15 ml 

B. 250 ml 

C. 2 sampai 3 ml

D. 1 ml

Kunci jawaban : A

Pembahasan : pemeriksaan urine rutin volume sampel yang sebaiknya ditampung 15ml.

37. Pemeriksaan reduksi urine atau glukosa pada urine dapat dilakukan dengan metode....

A. Horrison

B. Schlessinger

C. Benediktus

D. Asam asetat 6%

Kunci jawaban : C

Pembahasan : Pemeriksaan reduksi urine atau glukosa pada urine dapat dilakukan dengan metode Benediktus.

38. Seorang atlm akan melakukan pemeriksaan urine pada kehamilan seorang pasien yang datang ke lab sampel urine yang baik untuk pemeriksaan tersebut adalah....

A. urin 24 jam 

B. catering urin 

C. urin sewaktu 

D. urin pagi

Kunci jawaban : D

Pembahasan : pemeriksaan urine pada kehamilan seorang pasien yang baik adalah urin pagi. 

39. Penundaan selama satu hari pemeriksaan urine rutin sebaiknya disimpan pada suhu berapa....

A. 4-8 derajat C

B. 20 derajat C

C.  5 derajat C

D. A dan B benar

Kunci jawaban : D

Pembahasan : Penundaan selama satu hari pemeriksaan urine rutin sebaiknya disimpan pada suhu 4-8 derajat C sampai 20 derajat C. 

40. Pada saat pasien akan melakukan pemeriksaan urine, wadah penampung yang sebaiknya diberikan adalah.....

A. wadah yang bermulut lebar 

B. terbuka dari bahan gelas atau plastik 

C. bersih, steril dan tidak kering

D. A dan B benar

Kunci jawaban : D

Pembahasan : untuk pemeriksaan urine wadah penampung yang sebaiknya diberikan wadah yang bermulut lebar dan terbuat dari bahan gelas atau plastik. 


Sumber : Kisi-kisi Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama ( PERMENPANRB No. PER / 08 / M.PAN / 3 / 2006 ) & Good Laboratory Practice 


Baca Juga : 

CONTOH SOAL SKB ATLM 2022 | Soal 1 - 20


Post a Comment

0 Comments