CONTOH SOAL SKB ATLM 2022 | Soal 1 - 20

Kumpulan soal skb atlm
(Img: usfhealthonline.com)

Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan SKB Analis Kesehatan Laboratorium sesuai dengan Kisi-kisi Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama ( PERMENPANRB No. PER / 08 / M.PAN / 3 / 2006).

Berikut ini contoh soal-soal SKB analis Kesehatan dari No 1-20 dan pembahasannya:

1. Pemeriksaan reduksi urin / glukosa pada urin dapat dilakukan dengan metode.....
A. horrison
B. Schlessinger
C. Benedict
D. asam asetat 6%
E. sulfosalisil 20%
Kunci Jawaban : C
Pembahasan : Dalam pemeriksaan reduksi urin / glukosa pada urin dapat dilakukan dengan metode Benedict.

2. Penundaan selama 1 hari pemeriksaan urin rutin sebaiknya disimpan pada suhu berapa ?
A. 4-8 derajat C
B. 20 derajat C
C. 5 derajat C
D. 37 derajat C
E. A dan C BENAR
Kunci Jawaban : E
Pembahasan
: Dalam melakukan pemeriksaan urin rutin Penundaan selama 1 hari sebaiknya disimpan pada suhu 4-8 derajat C  dan 5 derajat C.

3. Prosedur teknis yang harus dijelaskan pada seorang pasien saat pengambilan urin midstrem adalah sebagai berikut ?
A. Keluarkan urin, aliran pertama keluar dibuang, aliran berikutnya ditampung dalam wadah yang disediakan, pengambilan urin selesal sebelum aliran habis.
B. Keluarkan urin, aliran pertama keluar ditampung dalam wadah yang disediakan, aliran berikutnya dibuang, pengambilan urin terakhir ditampung sampai habis
C. Keluarkan urin, aliran pertama keluar dibuang, aliran berikutnya ditampung sampai aliran abis
D. Keluarkan urin, aliran pertama dibuang, aliran terakhir ditampung, hindari mengenai tepian wadah
E. B dan D benar
Kunci Jawaban : A
Pembahasan
: Prosedur teknis yang harus dijelaskan pada seorang pasien saat pengambilan urin midstrem adalah keluarkan urin, aliran pertama keluar dibuang, aliran berikutnya ditampung dalam wadah yang disediakan, pengambilan urin selesai sebelum aliran habis.

4. Pada Saat Pasien akan melakukan pemeriksaan urin, wadah penampungan yang sebaiknya diberikan adalah ?
A. Wadah Yang Bermulut Lebar
B. Terbuat Dari Bahan Gelas / Plastik
C. Bersih, steril dan tidak kering
D. Benar Semua
E. A dan B benar
Kunci Jawaban : E
Pembahasan
: Pada Saat Pasien akan melakukan pemeriksaan urin, wadah penampungan yang sebaiknya diberikan adalah Wadah Yang Bermulut Lebar dan Terbuat Dari Bahan Gelas / Plastik.

5. Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan urine pada kehamilan seorang pasien yang datang ke lab. Sampel urine yang baik untuk pemeriksaan tersebut adalah ?
A. Urin 24 jam
B. Urin cateter
C. Urin swaktu
D. Urin pagi
E. Urin midstream
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan urine pada kehamilan seorang pasien yang datang ke lab. sampel urine yang baik untuk pemeriksaan tersebut adalah urin pagi.

6. Seorang pasien mengalami infeksi saraf tepi, Gejala bercak pada kulit, kulit kering tidak berkeringat, penebalan wajah dan kuping, ada lesi pada tangan atau kaki tanpa rasa sakit. Seorang ATLM melakukan penambilan sempel ..... dan bakteri terduga adalah ?
A. Darah 3 ml dikultur dan streptococus viridans
B. Urin 5 ml dikultur dan Treponema palidum
C. Sputum diwarnal ZN dan M. tuberculosi
D. Reitz serum dan M. leprae
E. LCS di kultur dan Neisseria meningitis
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang pasien mengalami infeksi saraf tepi, Gejala bercak pada kulit, kulit kering tidak berkeringat, penebalan wajah dan kuping, ada lesi pada tangan atau kaki tanpa rasa sakit. seorang ATLM melakukan penambilan sempel Reitz serum dan bakteri M. leprae.

7. Seorang pasien mengalami gejala berupa papel, disertai gatal - gatal dan rasa sakit, 2-3 hari disertai cairan kemerahan, ( vesikel hemoragik ), terbentuk ulcus dengan kerak bewarna hitam ( eschar ) dan terdapat pus penyebabnya adalah bakteri. Bakteri ini biasa ditemukan di dalam tanah, berbentuk batang, aerobik, Gram positif. Sampel yang diambil ...... dan nama bakteri terduga adalah ...............
A. LCS 10 ml letakkan dalam wadah steril dan Neisseria meningitides
B. Cairan pus letakkan dalam tabung kultur dan streptococus viridans
C. Cairan pus 2 usap kapas steril dan Bacillus anthracis
D. tinja 5 gr dalam wadah steril dan E.coli
E. reitz serum 3 tempat usapan dan Mycobacterium leprae
Kunci Jawaban : C
Pembahasan
 : Seorang pasien mengalami gejala berupa papel, disertai gatal - gatal dan rasa sakit, 2-3 hari disertai cairan kemerahan, ( vesikel hemoragik ), terbentuk ulcus dengan kerak bewarna hitam ( eschar ) dan terdapat pus. penyebabnya adalah bakteri. Bakteri ini biasa ditemukan di dalam tanah, berbentuk batang, aerobik,  Gram positif. Sampel yang diambil adalah Cairan pus 2 usap kapas steril dan bakterinya Bacillus anthracis.

8. Seorang ATLM akan melakukan pengambilan sampel sekret uretra pada pasien yang diduga mengalami Gonore, pengambilan sempel sebaiknya ?
A. diambil segera setelah buang air kecil ( kencing )
B. diambil setelah buang air besar ( BAB )
C. diambil sendiri oleh pasien
D. diambil 2 jam setelah buang air kecil yang terakhir
E. diambil setelah melakukan sex
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang ATLM akan melakukan pengambilan sampel sekret uretra pada pasien yang diduga mengalami Gonore, pengambilan sempel sebaiknya diambil 2 jam setelah buang air kecil yang terakhir.

9. kapan waktu yang baik untuk melakukan kultur tinja pada penderita demam typoid ?
A. Hari pertama
B. Minggu ke 1-2
C. Bulan ke 1-2
D. Minggu ke 2-3
E. Hari ke 2-3
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Waktu yang baik untuk melakukan kultur tinja pada penderita demam typoid pada Minggu ke 2-3.

10. Sampel yang digunakan seorang ATLM untuk melakukan pemeriksaan Gall kultur pada pasien diduga tipes adalah darah sebnyak 5-10 ml dimasukkan dalam botol biakkan yang berisi .........
A. 50-100 ml kaldu empedu ( 1 : 9 )
B. 50-80 ml lactosa broth ( 1 : 9 )
C. 10- 50 ml kaldu empedu ( 1 : 9 )
D. 50-100 ml alkali pepton ( 1 : 9 )
E. 10-50 ml alkali pepton ( 1 : 9 )
Kunci Jawaban : A
Pembahasan
: Sampel yang digunakan seorang ATLM untuk melakukan pemeriksaan Gall kultur pada pasien diduga tipes adalah darah adalah sebanyak 5-10 ml dimasukkan dalam botol biakkan yang berisi 50-100 ml kaldu empedu ( 1 : 9 ).

11. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan BTA pada pasien TBC , ditemukan > 10 BTA dalam satu lapangan pandang menggunakan skala IUATLD. Brapa lapangan pandang BTA minimal diperiksa ?
A. 100 LP
B. 50 LP
C. 25 LP
D. 20 LP
E. A dan B benar
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang ATLM melakukan pemeriksaan BTA pada pasien TBC, ditemukan >10 BTA dalam satu lapangan pandang menggunakan skala IUATLD, lapangan pandang BTA minimal diperiksa 20 LP.

12. Seorang pasien mengalami gejala TBC, setalah dari praktek dokter spesialis paru pasien disarankan melakukan pemeriksaan di laboratorium. Gold standart pemeriksaan M. Tuberculosis adalah ....
A. pemeriksaan BTA dengan pewarnaan ziehl neelsen
B. pemeriksaan BTA dengan pewarnaan gram
C. pemeriksaan BTA dengan pewarnaan neisser
D. pemeriksaan kultur sampel pada media LJ
E. pemeriksaan kultur sampel pada media SIM
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang pasien mengalami gejala TBC, setalah dari praktek dokter spesialis paru pasien disarankan melakukan pemeriksaan di laboratorium. Gold standart pemeriksaan M. Tuberculosis adalah pemeriksaan kultur sampel pada media LJ.

13. Larutan pengawet pada sampel sputum untuk pemeriksaan TBC adalah ....
A. NaOH 4 % perbandingan 1 : 1
B. KOH 10 % perbandingan 1 : 1 dan 2 % sodium Chloride
C. Formalin perbandingan 1 : 1 dan KOH 10 %
D. CPC 1 % perbandingan 1 : 1 dan 2 % sodium Chloride
E. A dan D benar
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Larutan pengawet pada sampel sputum untuk pemeriksaan TBC adalah CPC 1% perbandingan 1 : 1 dan 2% sodium Chloride.

14. Seorang pasien mengalami keluhan ISK seperti nyeri pada perut, vagina mengeluarkan getah seperti keputihan. setelah diperiksa dilaboratorium diperoleh kuman diplokokus gram negatif seperti biji kopi kuman tersebut dapat menyebabkan infertil pada wanita. apa nama terduga kuman penyebab tersebut ?
A. Klebsiella pneumonia
B. Nesseria meninitidis
C. Salmonella typhi
D. HIV
E. Nesseria gonorrhoeae
Kunci Jawaban : E
Pembahasan
: Seorang pasien mengalami keluhan ISK seperti nyeri pada perut, vagina mengeluarkan getah seperti keputihan setelah diperiksa dilaboratorium diperoleh kuman diplokokus gram negatif seperti biji kopi kuman tersebut dapat menyebabkan infertil pada wanita. Maka terduga kuman penyebab tersebut Nesseria gonorrhoeae.

15. Seorang ATLM melakukan Pewarnaan albert pada suatu sampel, setelah diamati dengan mikroskop terlihat bakteri basil warna hijau berisi granula volutin hijau - hitam. Menyatu seperti huruf cina dengan membentuk sudut V, terduga adalah bakteri ...... ?
A. Mycobacterium tuberkulosis
B. Mycobacterium leprae
C. Clostridium botulinum
D. Corynebacterium diphtheria
E. Clamydia tacromatis
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang ATLM melakukan Pewarnaan albert pada suatu sampel, setelah diamati dengan mikroskop terlihat bakteri basil warna hijau berisi granula volutin hijau - hitam. Menyatu seperti huruf cina dengan membentuk sudut v  terduga adalah bakteri Corynebacterium diphtheria.

16. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan MPN pada suatu sempel air minum, Apa saja tahapannya ?
A. uji Presumtif, uji penduga dan uji pelengkap
B. uji presumtif, uji pelengkap, uji penduga
C. uji penduga, uji penegasan dan uji penguatan
D. uji penduga, uji penegasan dan uji pelengkap
Kunci Jawaban : D
Pembahasan
: Seorang ATLM melakukan pemeriksaan MPN pada suatu sempel air minum tahapannya uji penduga, uji penegasan dan uji pelengkap.

17. Seorang ATLM menuangkan media PCA kedalam plate yang akan dilakukan pemeriksaan angka lempeng total dari suatu sempel. Berapaka volume PCA ?
A. 15-20 ml
B. 20-25 ml
C. 5 ml
D. 3 ml
Kunci Jawaban : A
Pembahasan
: Seorang ATLM menuangkan media PCA kedalam plate yang akan dilakukan pemeriksaan angka lempeng total dari suatu sempel dengan volume PCA 15-20 ml.

18. Seorang ATLM akan melakukan tes katalase, reagen yang akan disiapkan adalah ?
A. H202 3%
B. H202 13%
C. H202 0,3%
D. H202 30%
Kunci Jawaban : A
Pembahasan
:  Seorang ATLM akan melakukan tes katalase reagen yang akan disiapkan adalah H202 3%.

19. Berikut ini hasil tes katalase yang benar adalah ?
A. Staphylococcus sp ( - )
B. Bacillus sp ( + )
C. Streptococcus sp ( + )
D. Clostridium ( + )
Kunci Jawaban : B
Pembahasan
: Hasil tes katalase yang benar adalah Bacillus sp ( + ).

20. Media semi solid merupakan media yang mengandung agar kurang dari yang seharusnya kurang lebih 0,3-0,4% sehingga media menjadi kenyal, tidak begitu padat. media apa yang termasuk dalam bentuk semi solid ?
A. Media VP
B. Media LB
C. Media SIM
D. Media SDA
Kunci Jawaban : C
Pembahasan
: Media semi solid merupakan media yang mengandung agar kurang dari yang seharusnya kurang lebih 0,3-0,4% sehingga media menjadi kenyal, tidak begitu padat media ini termasuk dalam bentuk semi solid Media SIM.

Sumber : Kisi-kisi Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama ( PERMENPANRB No. PER / 08 / M.PAN / 3 / 2006 ) &
Good Laboratory Practice


Post a Comment

0 Comments