-->
Menu

Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual

Tuesday, August 24, 2021

Pemeriksaan hitung jumlah leukosit (Sel darah putih) merupakan pemeriksaan darah rutin yang dilakukan di laboratorium klinik. Lekosit berfungsi sebagai sel pertahanan tubuh dari penyakit infeksi atau inflamasi. Jumlah lekosit pada darah orang dewasa normal berkisar antara 5.000 – 11.000/mm3 darah. (Repository Unimus)

Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual


Pra Analitik Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual

  • Persiapan pasien: tidak memerlukan persipan khusus
  • Persiapan sampel: darah kapiler, EDTA
  • Prinsip: Darah diencerkan dengan larutan asam lemak, sel-sel eritrosit akan mengalami hemolisis serta darah menjadi lebih encer sehingga sel-sel lekosit lebih mudah dihitung.
  • Alat dan Bahan


Gambar : https://slideplayer.com/user/13006148/



          Alat:
          - Pipet lekosit atau clinipet 20 µl, pipet volumetrik 0,5 ml
          - Tabung ukuran 75 x 10 mm
          - Kamar hitung improved neubauer dan kaca penutup
          - Pipet Pasteur
          - Mikroskop

        Bahan atau Reagens.
        Larutan pengencer dapat menggunakan salah satu dari larutan berikut :
        1. Turk : asam asetat glasial               3 ml
                        gentian violet 1%                   1 ml
                        akuades                                  100 ml
        Penambahan gentian violet bertujuan memberi warna pada inti dan granula lekosit. 
     Larutan ini melisiskan eritrosit dan trombosit tetapi tidak melisiskan lekosit maupun eritrosit berinti. 
       2. HCl 1%
       3. Asam asetat 2%



Analitik  Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual


Membuat pengenceran


   Cara pipet lekosit.
Dengan pipet lekosit darah diisap sampai tanda 0,5 , bila lebih letakkan ujung pipet pada bahan yang tidak meresap misal plastik, sampai darah tepat pada tanda 0,5. Bersihkan bagian luar pipet tersebut dari darah dengan tissue. Kemudian isaplah larutan pengencer sampai tanda 11. (pengencer 1: 20). Peganglah pipet lekosit tersebut sedemikian rupa sehingga kedua ujung pipet terletak diantara ibu jari dan telunjuk tangan kanan. Homogenkan selama 3 menit agar semua eritrosit hemolisis.


   Cara tabung.
Dengan menggunakan clinipet 20 µl, pipet volumetris 0,5 ml (sistem tabung)
  • Larutan pengencer sebanyak 0,38 ml dimasukkan dengan menggunakan pipet 0,5 ml ke dalam tabung ukuran 75 x 10 mm
  • Tambahkan 20 µl darah EDTA, darah kapiler ke dalam tabung tersebut (pengencer 1: 20). Pada waktu mengambil darah EDTA jangan lupa menghomogenkan darah dengan baik. Sebelum memasukkan 20 µl darah ke dalam larutan pengencer, hapuslah kelebihan darah yang ada di dalam pipet. Hati-hati agar darah di dalam pipet tidak ikut terserap.
  • Darah yang tersisa di dalam pipet dibilas dengan mengisap dan mengeluarkan larutan pengencer sebanyak 3 kali.
  • Tabung tersebut ditutup dengan parafilm dan dicampur hingga homogen. Pencampuran dilakukan selama 1 menit

Mengisi Kamar Hitung (KH) 

Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual
Gambar : http://clinical-laboratory.blogspot.com/


1. Kaca penutup KH diletakkan  pada tempatnya. KH harus dalam keadaan bersih dan kering.
2. Isilah KH dengan darah yang sudah diencerkan tadi dengan menggunakan pipet Pasteur. Pengisian KH harus diulang bila terjadi hal-hal di bawah ini :
  • Terlalu banyak cairan yang masuk sehingga mengisi parit KH.
  • KH tidak sepenuhnya terisi.
  • Terdapat gelombang udara dalam KH.
3. Bila menggunakan pipet lekosit sebelum pengisian KH buanglah 4 tetes pertama dan letakkan ujung pipet pada KH tepat batas kaca penutup . Isikan ke dalam KH tersebut pada tetesan yang ke-lima.
4. Kamar hitung setelah diisi dibiarkan selama 3 menit. Bila penghitungan jumlah sel di dalam KH ditunda, sebaiknya KH dimasukan  ke dalam cairan putih yang berisi kapas atau kertas saring basah.


Menghitung Jumlah Lekosit.

Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual
Gambar : https://medical.tpub.com/


  1. Letakkan KH dengan hati-hati di bawah mikroskop dalam keadaan rata air. Turunkan kondensor atau kecilkan diafragma. Gunakanlah pembesaran kecil untuk mencari daerah yang akan di hitung. Setelah itu penghitungan sel dilakukan dengan menggunakan lensa objektif 10x dan lensa okuler 10x.
  2. Pada hitung lekosit minimal sel yang dihitung 100 sel dengan menghitung semua lekosit yang ada pada kempat bidang 1,2,3 dan 4 (gbr.1) diharapkan syarat minimal sel yang harus dihitung dapat dicapai. Volume yang dihitung sebesar 4 ( 1 x 1 x 0,1 ) = 0,4 ul (mmk). Bila jumlah lekosit dalam 2 buah bidang 1 dan 3 telah melebihi jumlah 100 sel dengan catatan bahwa volume yang dihitung sebesar 2 ( 1 x 1 x 0,1 ) = 0,2 ul (mmk).
  3. Cara menghitung lekosit dalam KH dapat dilihat pada gbr. 2. Mulailah menghitung dari sudut kiri atas, terus kekanan, kemudian turun kebawah dan dair kanan kekiri ; lalu turun lagi kebawah dan dimulai lagi dari kiri ke kanan. Cara seperti ini dilakukan pada ke-empat bidang besar. 
  4. Kadang-kadang ada sel-sel yang letaknya menyinggung garis batas suatu bidang. Sel-sel yang menyinggung garis batas sebelah kiri atau garis atas harus dihitung. Sebaliknya sel-sel yang menyinggung garis batas selah kanan atau bawah tidak turut dihitung.


 Penghitungan Pemeriksaan Hitung Leukosit (Sel Darah Putih) Cara Manual

Jumlah lekosit yang dihitung =   jumlah lekosit   x   faktor pengencer

                                           Volume yang dihitung (ul)



Bila jumlah lekosit dalam ke 4 bidang besar (1,2,3,4 ) adalah N, maka:

Jumlah lekosit =  

 
Nilai rujukan lekosit (sel darah putih) = 4.000 – 10.000/ µl



Koreksi terhadap eritrosit berinti.


Bila di dalam sediaan  darah tepi terdapat eritrosit berinti yang melebihi 10 dalam 100 lekosit, maka harus dilakukan koreksi terhadap lekosit. Hal ini disebabkan eritrosit berinti tidak hancur oleh larutan Turk dan akan ikut terhitung sebagai lekosit.


Catatan : Bila jumlah sel sangat banyak, faktor pengencer ditingkatkan. Sebaliknya bila jumlah sel sedikit, jumlah sel yang dihitung harus ditingkatkan. 


Sumber : Anonim. 2009. Penuntun Praktikum Hematologi. UNHAS : Makassar 

PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com.

Baca juga :
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Protected by Copyscape