Pemeriksaan Salmonella dan Shigella | Penuntun Praktikum

Table of Contents
Pemeriksaan Salmonella dan Shigella | Penuntun Praktikum. Bakteri salmonella adalah sekelompok jenis bakteri yang menjadi penyebab berbagai infeksi umum, seperti diare, keracunan makanan, hingga demam tifoid. Bakteri ini, juga bisa menyebabkan suatu kondisi infeksi yang disebut salmonellosis. Sedangkan Shigella dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan, penyebarannya bisa terjadi akibat adanya kontaminasi feses penderita yang masuk melalui mulut orang lain.

Pemeriksaan Salmonella dan Shigella | Penuntun Praktikum

Bahan Pemeriksaan Salmonella dan Shigella

Bahan pemeriksaan untuk Salmonella : Tinja, darah, sumsum tulang, liquor, urine.
Bahan pemeriksaan untuk Shigella : Tinja. 

Identifikasi berdasarkan atas :
  • Pembiakan
  • Uji Biokimia
  • Uji Serologi

Cara Pemeriksaan Salmonella dan Shigella dari tinja

1. Pembiakan :
    -  Secara langsung
    -  Tidak langsung

Perbenihan yang dipakai :
- MC agar
- SS agar
- Bismuth Sulfit Agar (BSA)
- Selenit dan MKT sebagai media pengaya
- Deretan gula-gula pendek : Semi solid, TSIA, Manit, dan pepton.

Cara Kerja :
  1. Secara langsung tinja di tanam pada perbenihan MC, SS dan BSA.
  2. Dieramkan 1 malam (18-24 jam) pada suhu 37 derajat celcius, kecuali BSA harus dua malam.
  3. Secara tidak langsung tanam 1-3 ml tinja kedalam Selenit dan MKT sebagai media pengaya. 
  4. Dieramkan selama 6-16 jam pada suhu 37 derajat celcius, kemudian dari Selenit dan MKT tersebut dipindahtanamkan pada perbenihan MC dan SS, kemudian dieramkan 1 malam pada 37 derajat celcius. 
  5. Diamati adanya koloni-koloni tersangka yaitu yang tampak putih jernih dengan diameter 2-3 mm (Salmonella) atau diameter 1-2 mm (Shigella) dan koloni hitam dengan dasar abu-abu pada BSA (S.typhi). 

2. Uji Biokimia
Dari koloni-koloni tersangka ditanam pada deretan gula-gula yaitu TSIA, manit, Pepton, dan semisolid. Dieramkan selama 1 malam pada suhu 37 derajat celcius, kecuali semisolid pada suhu kamar. 

3. Uji Serologis
Hasil biakan pada deretan gula-gula sesudah ditetesi pereaksi kemudian di cocokan dengan daftar atau tabel. Selanjutnya dilakukan "sliede-test" aglutinasi dengan antisera spesifik dari biakan TSIA yang tersangka Salmonella atau Shigella menurut daftar/tabel. 

Catatan :
  • Bakteri Salmonella dan Shigella (bakteri usus patogen) cepat mati di luar tubuh hospes, oleh karena itu pengiriman tinja sebaiknya dalam cairan pengawet sebagai transport medium, misalnya Sach glycerin, Carry & Blair, atau cairan V.R (Venkantraman Ramakrishnan). 
  • Beberapa type Shigella ada yang tidak "aglutinable" segera dipasasi beberapa kali melalui agar serum atau suspensi bakteri dimasak dahulu pada 100 derajat celcius untuk menghilangkan antigen envelope-nya. 
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website infolabmed.com. Jika Anda mengutip dan atau mengambil keseluruhan artikel dalam websit ini, mohon untuk selalu mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang telah Anda buat. Kerjasama/media partner : laboratorium.medik@gmail.com.
Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment