-->
Menu

Dasar Teknik Laboratorium Klinik Edisi Ke-6 Barbara Dan Anna | Beberapa Tipe Laboratorium Klinik

Saturday, February 15, 2020

Dasar Teknik Laboratorium Klinik Edisi Ke-6 Barbara Dan Anna |  Beberapa Tipe Laboratorium Klinik. Laboratorium klinis dapat dibedakan ke dalam dua kelompok : laboratorium rumah sakit dan laboratorium non-rumah sakit. Meskipun kebanyakan orang akan berpikir tentang sebuah rumah sakit ketika mereka memikirkan laboratorium klinis, namun laboratorium juga terdapat di suatu klinik, dokter praktek, panti jompo, kantor dokter hewan, lembaga pemerintah, industri, dan instalasi militer.  Ada beberapa laboratorium klinis, seperti laboratorium rujukan regional, laboratorium independen dari fasilitas medis yang menyediakan perawatan pasien langsung. 

Dasar Teknik Laboratorium Klinik Edisi Ke-6 Barbara Dan Anna  Beberapa Tipe Laboratorium Klinik

Pada bulan Desember 2010, Department of Health and Human Services (DHHS), Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS), formerly known as the Health Care Financing Administration (HCFA), mendaftarkan lebih dari 221.000 laboratorium swasta dan komersial sebagai penyedia layanan pemeriksaan kesehatan manusia di Amerika Serikat. Jumlah ini tidak termasuk laboratorium yang terbatas pada laboratorium penelitian dan laboratorium veteriner.

Dasar Teknik Laboratorium Klinik Edisi Ke-6 Barbara Dan Anna |  Beberapa Tipe Laboratorium Klinik
Gambar 1-1. Pie chart menunjukkan laboratorium terdaftar CLIA berdasarkan jenis fasilitasnya (Diadaptasi dari CMS, database CLIA, Desember 2010)

Tabel 1-1 mencantumkan jumlah laboratorium klinis yang terdaftar CMS berdasarkan jenis fasilitas. Dari diagram lingkaran yang ditunjukkan pada Gambar 1-1, dapat dilihat bahwa lebih dari setengah laboratorium terdaftar berada di physician office laboratories (POL). Meskipun jauh lebih banyak laboratorium dalam kategori laboratorium dokter praktek daripada kategori lainnya, rumah sakit dan laboratorium rujukan melakukan sebagian besar tes laboratorium. Data CMS menunjukkan bahwa lebih dari 60% laboratorium terdaftar hanya melakukan tes sederhana. Namun, ini hanya sekitar 10% dari total volume pengujian. 

Laboratorium Rumah Sakit 

Dasar Teknik Laboratorium Klinik Edisi Ke-6 Barbara Dan Anna |  Beberapa Tipe Laboratorium Klinik
GAMBAR 1-2 Contoh bagan organisasi rumah sakit. 

Laboratorium klinis dapat kita ditemukan di berbagai rumah sakit swasta, rumah sakit pendidikan universitas, dan lembaga yang dioperasikan pemerintah seperti rumah sakit militer dan rumah sakit veteran. Laboratorium klinis merupakan salah satu dari banyak departemen yang ada di rumah sakit (Gambar 1-2). Tingkat layanan yang tersedia dari laboratorium rumah sakit biasanya ditentukan oleh ukuran rumah sakit. Sebuah laboratorium yang ada di rumah sakit kecil (kurang dari 100 tempat tidur) dapat melakukan prosedur tes rutin; tes yang rumit atau jarang diminta dikirim ke laboratorium rujukan.

Laboratorium klinis pada rumah sakit dengan ukuran sedang (hingga 300 tempat tidur), dapat melakukan tes rutin serta banyak prosedur tes yang lebih rumit dapat dilakukan. jenis tes yang paling baru dikembangkan, tes yang jarang diminta, atau tes dengan tingkat kompleksitas tinggi atau membutuhkan instrumentasi khusus yang perlu dikirim ke laboratorium rujukan. Sebuah laboratorium klinis yang terdapat di rumah sakit yang besar (lebih dari 300 tempat tidur) dapat menangani pemeriksaan dalam jumlah volume yang banyak dan melakukan tes yang kompleks (Gambar 1-3).

Laboratorium Klinik Non-Rumah Sakit

Laboratorium klinis non-rumah sakit dapat secara publik (pemerintah) atau dioperasikan secara mandiri. Mereka menyediakan berbagai layanan dan pekerjaan bagi banyak pekerja terampil. Di Amerika Serikat pada tahun 2010, sebagian besar laboratorium klinis yang sudah terdaftar berada dalam regulasi non-rumah sakit (Tabel 1-1).
Numbers and types of CLIA-registeredclinical laboratories performing tests on humans,

Laboratorium Dokter Praktek

Physician office laboratories (POLs) atau Laboratorium dokter praktek adalah laboratorium yang terdapat di kantor dokter praktek atau berbagai kelompok dokter lainnya.  Pada tahun 2010, lebih dari setengah dari semua laboratorium klinis yang teregistrasi oleh CMS diklasifikasikan sebagai POL. Meningkatnya ketersediaan kit uji cepat dan pemeriksaan sederhana yang mudah dioperasikan telah memperluas cakupan pengujian POL. Beberapa tes laboratorium, seperti hemoglobin, hematokrit, strip reagen urin, tes kehamilan urin, glukosa darah, dan darah samar, diklasifikasikan sebagai tes sederhana (Tabel 1-2) dan dapat dilakukan di POL oleh personel dengan multiskilled seperti asisten medis. Sebagaimana didefinisikan oleh CLIA, wived test adalah tes laboratorium dan prosedur sederhana yang “memiliki risiko tidak signifikan terhadap hasil yang salah.” Food and Drug Administration (FDA) menentukan tes mana yang memenuhi kriteria sederhana dan dengan risiko kesalahan rendah. FDA saat ini mendaftar lebih dari 100 analit yang tersedia untuk tes sederhana.

Examples of analytes for which there are CLIA waived tests

Laboratorium Rujukan

Laboratorium rujukan biasanya milik swasta, laboratorium regional yang melakukan pengujian volume tinggi dan menawarkan berbagai macam pengujian. Sebuah rumah sakit besar akan menggunakan jasa laboratorium rujukan terutama untuk melakukan tes yang rumit/kompleks atau jarang diminta oleh dokter di rumah sakit tersebut. Sedangkan pada rumah sakit kecil atau tempat dokter praktek biasa menggunakan layanan laboratorium rujukan ini untuk berbagai pemeriksaan. Laboratorium rujukan akan menyediakan layanan kurir untuk mengangkut spesimen dari lokasi pengumpulan ke laboratorium pengujian.

Laboratorium Pemerintah: Federal

Laboratorium pusat untuk sistem kesehatan masyarakat nasional adalah Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Atlanta, Georgia. Badan ini menyediakan layanan konsultasi untuk laboratorium kesehatan masyarakat negara bagian dan dokter praktik mandiri dalam kasus langka. CDC menyediakan materi pendidikan dan pedoman keselamatan bagi pekerja di berbagai bidang perawatan kesehatan, serta untuk masyarakat umum.

Epidemiologi juga merupakan fungsi penting lainnya dari CDC. Data dikumpulkan mengenai asal, distribusi, dan terjadinya berbagai penyakit, dan wabah diselidiki untuk menentukan penyebabnya. Fungsi CDC ini telah mendapatkan banyak perhatian publik karena perannya dalam menyelidiki penyakit menular yang muncul dan mikroba yang resistan terhadap beberapa obat yang telah muncul di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

CDC juga mengoordinasikan Laboratory Response Network (LRN)Laboratory netowrk ini didirikan untuk memastikan bahwa laboratorium negara dan swasta dilengkapi untuk merespons secara efektif terhadap ancaman terhadap kesehatan masyarakat, seperti peristiwa bioterorisme biologis atau kimia, penyakit menular yang baru muncul, atau bencana alam.


Laboratorium Pemerintah: Negara Bagian

Setiap negara bagian AS dan wilayah tertentu memiliki laboratorium klinis yang dibawah kendali (biasanya) oleh departemen kesehatan masyarakat negara bagian tersebut. Laboratorium klinis di negara bagian ini menyediakan layanan pengujian dan konsultasi di rumah sakit, dokter, dan klinik di negara bagian.

Layanan yang tersedia dari laboratorium negara bervariasi dari satu negara ke negara lain. Secara umum, laboratorium negara bagian ini juga melakukan tes yang diamanatkan oleh peraturan negara, misalnya, tes darah pranikah dan pengujian fenilketonuria (PKU) pada bayi baru lahir. Laboratorium negara ini juga menawarkan tes yang tidak tersedia secara rutin di laboratorium lain seperti kultur jamur, virus, dan mikobakteri (yang meliputi patogen penyebab tuberkulosis); tes untuk parasit; tes konfirmasi untuk penyakit menular yang dapat dilaporkan seperti infeksi HIV; dan beberapa pengujian lingkungan. Spesimen dengan kasus khusus yang akan dikirim ke CDC untuk pengujian biasanya dikirim melalui laboratorium kesehatan masyarakat negara bagian.

PENTING Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya. Kerjasama media pubhlikasi, kirim e mail ke : laboratorium.medik@gmail.com
Baca juga :
DONASI INFOLABMED Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Terima kasih.

Contact Form

Name

Email *

Message *