Pemeriksaan Kreatinin (Serum) [Two Point - JAFFE (Jendrasic Groff)]

Table of Contents

Kreatinin merupakan produk penguraian keratin. Kreatin disintesis di hati dan terdapat dalam hampir semua otot rangka yang berikatan dengan dalam bentuk kreatin fosfat (creatin phosphate, CP), suatu senyawa penyimpan energi. Dalam sintesis ATP (adenosine triphosphate) dari ADP (adenosine diphosphate), kreatin fosfat diubah menjadi kreatin dengan katalisasi enzim kreatin kinase (creatin kinase, CK). Seiring dengan pemakaian energi, sejumlah kecil diubah secara ireversibel menjadi kreatinin, yang selanjutnya difiltrasi oleh glomerulus dan diekskresikan dalam urin.


Jumlah kreatinin yang dikeluarkan seseorang setiap hari lebih bergantung pada massa otot total daripada aktivitas otot atau tingkat metabolisme protein, walaupun keduanya juga menimbulkan efek. Pembentukan kreatinin harian umumnya tetap, kecuali jika terjadi cedera fisik yang berat atau penyakit degeneratif yang menyebabkan kerusakan masif pada otot. (Laboratorium Kesehatan, 2017)
Metode     : Two Point - JAFFE (Jendrasic Groff).
Prinsip     
Dalam suasana alkali, kreatinin bereaksi dengan asam pikrat menghasilkan kompleks berwarna jingga. Intensitas warna yang terbentuk sebanding dengan konsentrasi kreatinin dalam sampel yang diukur pada panjang gelombang 505 nm.
Tujuan    
Untuk mengetahui kadar kreatinin dalam darah.

Alat dan Bahan
  • Tabung reaksi
  • Mikropipet
  • Blue dan yellow tip
  • Reagen kreatinin
  • Sampel serum

Prosedur
  1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  2. Sampel darah dibekukan terlebih dahulu selama 15-30 menit.
  3. Sampel darah yang sudah beku disentrifuge dengan kecepatan 3000 rpm selama 5 menit sampai diperoleh serum.
  4. Serum yang sudah terpisah dapat digunakan sebagai sampel pemeriksaan.
  5. Memipet serum kedalam tabung reaksi.


Blanko
Standart
Sampel
Standart

100 µL

Serum


100 µL
Reagen Kerja
1000 µL
1000 µL
1000 µL

    6.    Dihomogenkan, inkubasi peratama selama 30 detik dan dibaca sebagai absorban 1.
    7.    Inkubasi kedua selama 90 detik dan dibaca sebagai absorban 2.
    8.    Dibaca pada panjang gelombang 505 nm.


Interpretasi Hasil
Kreatinin = (Abs 2 – Abs 1) Sampel  x Konsentrasi Standar
                   (Abs 2 – Abs 1) Standar

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment