Identifikasi Parasit Secara Langsung | Teknik Pemeriksaan Parasit pada Darah

Table of Contents

Identifikasi parasit yang tepat memerlukan pengalaman dalam hal membedakan sifat berbagai jenis spesies parasit, kista, telur dan larvanya serta pengetahuan tentang berbagai bentuk pseudoparasit dan artefak yang mungkin dikira suatu parasit.


Darah merupakan salah satu bahan pemeriksaan untuk protozoa. Pembuatan sediaan darah yang baik adalah penting untuk membedakan parasit, terutama protozoa. Terdapat beberapa metode dalam melakukan pemeriksaan protozoa darah, yaitu dengan sediaan kering yang tipis (apus tipis) dan sediaan kering yang tebal (apus tebal).

Sediaan apus tipis memungkinkan mempelajari morfologi parasit dan keadaan sel darah. Sediaan ini memberikan suatu kemungkinan untuk membedakan morfologi parasit  protozoa sehingga spesies protozoa lebih dapat dipastikan.

Sediaan tetes tebal memiliki keunggulan yaitu pemeriksaan relatif lebih cepat karena volume darah yang diambil banyak, terutama pada organisme hidup yang bertindak sebagai carrier atau pembawa penyakit, misalnya plasmodium. Cara ini lebih cocok digunakan untuk keperluan survei lapangan.

Baca juga :
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
Sumber :
  1. Supriatin, Y. (2006). Diktat dan Petunjuk Praktikum Protozoologi Medik. Hal : 35 - 36. Bandung ; Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung


Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment