Total Pageviews

Check Page Rank

Hemoglobin Janin (HbF) (Darah) - Seri Pemeriksaan Laboratorium Klinik

Posted by On 7:41 AM



Bagi bayi baru lahir, peningkatan kadar HbF normalnya ditemukan pada sel darah merah. Pada saat bayi berumur 6 bulan, kadar Hb F harus mencapai kurang dari 5%, dan hemoglobin yang tersisa harus mencakup HbA1 dan HbA2. Jika HbF tetap menunjukkan peningkatan setelah bayi berusia 6 bulan, harus dipertimbangkan terjadinya hemoglobinopati seperti yang terjadi pada talasemia minor maupun mayor.



Tujuan
  • Untuk mendiagnosis berbagai hemoglobinopati seperti Talasemia minor atau mayor.

Nilai Rujukkan
DARI KADAR HEMOGLOBIN TOTAL:
DEWASA: 0 - 2%.
ANAK: Bayi Baru Lahir: 60 - 90%; 1 - 5 Bulan: <70%; 6 - 12 Bulan: < 5%; > 1Tahun: < 2%. 

Prosedur
  • Kumpulkan 7 sampai 10 ml darah vena dalam tabung bertutup lembayung atau hijau. Isi tabung. Balikkan tabung secara perlahan. Cegah hemolisis (tabung JANGAN dikocok).
  • Ambil darah kapiler dari anak usia muda dalam tabung pengumpulan berukuran mikro.
  • Tidak ada pembatasan asupan makanan ataupun minuman.

Faktor yang Mempengaruhi Temuan Laboratorium
  • Hemolisis sampel darah.
  • Spesimen darah yang disimpan sudah melebihi waktu 3 jam dapat memberikan temuan positif palsu.
Masalah Klinis
PENINGKATAN KADAR: Talasemia (minor atau mayor); anemia sel sabit; anemia aplastik didapat (akibat obat, toksin, dsb.); hipertiroidisme; leukemia akut atau kronis, terutama leukemia mieloid juvenis; mieloma multipel; penyakit hemoglobin H; terdapat Hb F yang herediter.

IMPLIKASI KEPERAWATAN
PENYULUHAN KLIEN
  • Jelaskan prosedur pelaksanaan uji pada klien atau orangtuanya. Spesimen darah dapat diambil dari jari tangan atau daun telinga.
  • Dengarkan kekhawatiran klien. Rujuk pertanyaan yang jawabannya tidak Anda ketahui, pada tenaga kesehatan lainnya.
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.

Sumber : 
  1. LeFever Ke, Joyce. 2002. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostik ; Edisi 6. Hal : 194 - 195. Cetakan 2017. EGC ; Jakarta
 Baca juga :







Next
« Prev Post
Previous
Next Post »