Total Pageviews

Check Page Rank

Perawatan Gawat Darurat | Tidak Bernafas atau Denyut Nadinya Tidak Teraba

Posted by On 2:21 AM


https://plus.google.com/+askforeducation/posts

Infolabmed.com. Seri artikel Perawatan Gawat Darurat ini merupakan seri lanjutan dari artikel sebelumnya berjudul, Perawatan Gawat Darurat Dilakukan Sebelum Pertolongan Medis. Dimana sangat penting sekali bagi Kita khususnya untuk bisa melakukan tekhnik kegawat daruratan. 

Bila korban tidak bernafas atau denyut nadinya tidak teraba, dilakukan pernapasan buatan yaitu kombinasi pertolongan pernafasan dari mulut ke mulut dan penekanan pada dada (resusitasi jantung paru), yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai Cardio Pulmonary Resucitation / CPR, suatu metode tindakan gawat darurat untuk menyadarkan penderita. 

Pernafasan buatan membuat darah yang mengandung oksigen tetap mengalir ke otak dan bagian organ tubuh lainnya yang vital, sampai korban memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan untuk memulihkan denyut jantung. Sebelum melakukan pernafasan bautan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apakah korban sadar atau tidak? Apabila korban dalam keadaan tidak sadar, tepuk atau goyong - goyangkan bahunya dan tanyakan dengan suara keras, "Apakah Anda baik - baik saja?".

Bila orang itu tidak memberikan respon, pikirkan tindakan ABC sambil mencari pertolongan dengan mengusahakan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Nila korban tidak dapat ditinggalkan, mintalah bantuan orang lain untuk menelepon ambulans. Tindakan ABC tersebut adalah :

AIRWAY (Jalan Pernafasan)
Tidankan pertama yang perlu dilakukan adalah membuka jalan pernafasan korban, yang mungkin tertutup oleh bagian belakang lidah atau epiglotis (lapisan tulang rawan yang menutupi batang tenggorokan). 

BREATHING (Pernafasan)
Memberi abntuan pernafasan dari mulut ke mulut merupakan cara paling cepat untuk memasukan oksigen ke paru - paru seseorang.

CIRCULATION (Sirkulasi)
Penekanan berulang - ulang pada dada merupakan pengganti denyut jantung, bila jantung terhenti. Penekanan itu akan membantu sebagian aliran darah tetap mengalir ke otak, paru dan jantung. Anda harus melakukan bantuan pernafasan setiap kali melakukan penekanan pada dada.

Sumber :
Smart Living. 2016. Perawatan Gawat Darurat Dilakukan Sebelum Pertolongan Medis. Edisi 58 ; Hal. 9 - 10. Jakarta



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »