Hot News

Total Pageviews

Check Page Rank

Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kekentalan Darah - Seri Pemeriksaan Laboratorium Klinik

Posted by On 5:26 AM


Di dalam tubuh  manusia, darah mengalir keseluruh bagian (organ-organ) tubuh secara terus-menerus untuk menjamin suplai oksigen  dan  zat-zat  nutrien  lainnya agar organ-organ tubuh tetap dapat berfungsi  dengan baik. Aliran darah keseluruh tubuh dapat berjalan berkat adanya pemompa utama yaitu jantung dan sistem pembuluh darah sebagai alat pengalir/distribusi.



Sifat Darah
Darah merupakan cairan yang terdiri dari plasma (cairan bening) dan sel-sel darah (yang terdiri dari sel darah merah, sel darah putih dan sel pembeku darah). Adanya sel-sel darah menyebabkan adanya semacam pergeseran intern (internal friction) diantara lapisan yang berdampingan sehingga menyebabkan adanya sifat viskositas darah.

  • Viskositas darah normal = 3-4 kali viskositas air.
  • Viskositas plasma darah = 1,5-2 kali viskositas air.

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Viskositas Darah
Viskositas darah memegang peranan penting dalam aliran darah. Faktor - faktor yang mempengaruhi viskositas darah antara lain :

  • Volume hematokrit  (volume sel darah merah): volume hematokrit yang meningkat akan diikuti viskositas darah yang meningkat.
  • Kadar protein plasma: bila kadarnya naik maka viskositas naik dan sebaliknya.
  • Suhu tubuh: bila suhu tubuh naik, viskositas turun.
  • Kecepatan aliran darah: bila kecepatan aliran darah turun maka viskositas naik. 
  • Diameter pembuluh darah: bila diameter pembuluh darah kurang dari 1,5 mm, maka viskositas darah turun. Hal  ini  dikenal  sebagai  Fahreus-Lindquist  effect.  Di  dalam  pembuluh  darah  kecil  dimana  darah  mengalir lambat, maka d) dan e) bekerja saling berlawanan. 
Aliran Darah 
Agar darah dapat  mengalir  dan  mencapai  seluruh  bagian  tubuh,  maka  diperlukan  adanya tekanan  darah minimum  yang  disebut  juga  critical  clossing  pressureyield  pressure.  Tekanan  minimal  ini  diperlukan  untuk membuka rongga pembuluh darah kecil (kapiler) yaitu sebesar 20 mm Air Raksa.(Hg). Kecepatan aliran darah yang  tercepat  pada  Aorta  (pembuluh  darah  tempat keluarnya  darah  dari  jantung),  makin  jauh  makin  rendah kecepatannya. Jumlah total darah yang dipompa keluar jantung kira-kira 5,5 liter darah per menit. 

Berikut ini adalah beberapa fakta tentang kekentalan darah yang seharusnya diketahui:
  • Faktor yang paling memengaruhi kekentalan darah adalah eritrosit / sel darah merah. Pada wanita, jumlah dan ukuran normal sel darah merah yaitu sekitar 36-46 persen dari volume darah, sementara itu pada pria sekitar 41-53 persen. Beberapa faktor lain yang juga meningkatkan kekentalan darah seperti kadar lipid yang tinggi, obat-obatan tertentu, dan kondisi penyakit lain seperti kanker dan diabetes.
  • Ketika kekentalan darah berlebih maka geraknya akan melambat. Menurut dr. Baumann dari Amerika, hal itu akan meningkatkan risiko saling menempelnya sel-sel darah merah yang kemudian membentuk gumpalan, menghambat asupan oksigen pada organ tubuh, dan memaksa jantung bekerja lebih keras sebagai upaya memenuhi asupan oksigen sel-sel tubuh.
  • Sebuah studi mengungkap, kekentalan darah sangat erat kaitannya dengan risiko serangan jantung. Demikian juga risiko stroke yang lebih tinggi. Meskipun demikian, bukti ilmiah belum cukup kuat membuktikan kekentalan darah yang berlebihan, sama pengaruhnya dengan tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi, dalam memicu penyakit berbahaya tersebut.
  • Tingkat low-density lipoprotein (LDL) dan peradangan dapat memengaruhi kekentalan darah. Semakin tinggi LDL, atau sering disebut dengan kolesterol buruk, maka demikian pula dengan kekentalan darah. Peradangan kronis juga dapat meningkatkan kekentalan darah yang berlebihan, sebagaimana halnya juga terjadi pada orang dengan kebiasaan merokok.
  • Anemia dapat memengaruhi kekentalan darah hingga tingkat yang mengancam jiwa. Efek anemia yang berat dapat menyebabkan gagal jantung. Gejala anemia yaitu pusing, lemah, tidak enak badan, sulit konsentrasi, atau kadang disertai dengan sesak napas.





PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
 
Baca juga :

Sumber :
  1. Infolabmed. 2017. Viskositas Darah Dan Faktor - Faktor Yang Mempengaruhinya | Seri Edukasi Ahli Teknologi Laboratorium Medik. Diakses tanggal 3 Maret 2017. Link ; http://www.infolabmed.com/2016/07/viskositas-darah-dan-faktor-faktor-yang.html
  2. Chaidar Warianto. 2017. Sistem Sirkulasi Darah Dalam Tubuh Manusia. Diaskes  tanggal 3 Maret 2017. Link ; http://skp.unair.ac.id/repository/Guru-Indonesia/sistemsirkulasidar_ChaidarWarianto_43.pdf
  3. Alo Dokter. 2017. 5 Fakta tentang Kekentalan Darah yang Penting Diketahui. Diaskes  tanggal 3 Maret 2017. Link ; http://www.alodokter.com/5-fakta-tentang-kekentalan-darah-yang-penting-diketahui.



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »