Panduan Panitia PATELKI & IMATELKI: Tips Sukses Menyelenggarakan Seminar Ilmiah Internasional
Penyelenggaraan simposium, konferensi, dan seminar ilmiah bertaraf internasional kini menjadi agenda strategis bagi organisasi profesi seperti PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia) maupun organisasi mahasiswa IMATELKI.
Mengundang pakar laboratorium medis, peneliti, atau narasumber ahli dari luar negeri memberikan nilai tambah luar biasa bagi para ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) untuk memperbarui wawasan sains dan teknologi laboratorium terkini.
Namun, di balik suksesnya acara internasional, panitia pelaksana (Organizing Committee) dihadapkan pada tantangan teknis yang tidak mudah, salah satunya adalah hambatan bahasa (language barrier). Istilah-istilah medis, metodologi pemeriksaan laboratorium, hingga terminologi diagnostik memerlukan presisi tinggi agar tidak terjadi salah penafsiran oleh peserta.
Agar kegiatan seminar internasional PATELKI atau IMATELKI berjalan profesional dan lancar, berikut adalah panduan praktis yang wajib diperhatikan oleh panitia penyelenggara.
1. Menyusun Alur Acara dan Manajemen Narasumber Asing
Sejak tahap perencanaan, panitia perlu memastikan koordinasi yang intensif dengan narasumber internasional:
- Penyesuaian Zona Waktu & Draft Materi: Dapatkan slide presentasi lebih awal untuk diberikan kepada tim penerjemah (interpreter) sebagai bahan pelajari terminologi laboratorium medis yang akan dibahas.
- Format Acara (Hybrid / In-Person): Tentukan apakah pembicara hadir secara langsung di lokasi (on-site) atau secara daring (online). Hal ini menentukan konfigurasi teknis tata suara (sound system) di tempat acara.
2. Menyediakan Simultaneous Interpretation System (SIS)
Dalam seminar medis, menerjemahkan secara konsekutif (berhenti sejenak setiap beberapa kalimat) akan memakan waktu terlalu lama dan merusak alur presentasi. Solusi terbaik adalah menggunakan Simultaneous Interpretation System (SIS) atau sistem penerjemahan langsung secara real-time.
Dengan sistem SIS:
- Penerjemah (interpreter) berada di dalam booth kedap suara untuk mendengarkan suara pembicara secara jernih melalui headphone.
- Penerjemah secara langsung menerjemahkan materi ke dalam mikrofon pemancar (transmitter).
- Peserta seminar mendengarkan hasil terjemahan melalui wireless receiver & headset tanpa mengganggu jalannya presentasi pembicara utama di panggung.
3. Menyiapkan Peralatan Penerjemah Bahasa yang Tepat
Panitia perlu menghitung kebutuhan logistik penerjemahan sesuai dengan estimasi peserta:
- Jumlah Receiver & Headset: Disesuaikan dengan jumlah peserta lokal yang membutuhkan fasilitas penerjemah bahasa.
- Kualitas Kinetik & Audio: Pastikan frekuensi transmisi alat penerjemah stabil agar tidak mengalami intervensi sinyal audio dari perangkat lain.
- Tim Operasional Teknis: Pastikan vendor menyediakan teknisi on-site untuk memantau kualitas suara selama sesi ilmiah berlangsung.
4. Memilih Vendor Penyedia Alat Interpreter Terpercaya
Jika Wilayah Jawa Tengah atau DIY Yogyakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan seminar (seperti Rakernas, Muswil, atau Simposium Ilmiah PATELKI/IMATELKI), panitia harus jeli memilih vendor lokal yang berpengetahuannya luas dan berpengalaman dalam menangani event skala besar.
Sebagai rekomendasi panitia, Ceria Multimedia Jogja menyediakan layanan rental dan sewa peralatan interpreter profesional lengkap dengan konsol penerjemah, booth kedap suara, hingga ribuan unit wireless receiver.
Untuk koordinasi kebutuhan logistik acara di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, panitia dapat mengecek estimasi dan ketersediaan perangkat melalui layanan sewa alat interpreter jogja atau rental alat interpreter jogja sebagai bahan pertimbangan anggaran panitia.
Keberhasilan seminar internasional PATELKI atau IMATELKI tidak hanya diukur dari nama besar narasumber yang hadir, tetapi juga dari sejauh mana pesan dan ilmu pengetahuan medis dapat diserap dengan jelas oleh seluruh peserta.
Dengan perencanaan yang matang serta dukungan teknologi interpreter yang tepat, panitia dapat menyajikan acara bertaraf internasional yang berkesan dan berdampak positif bagi kemajuan dunia laboratorium medis Indonesia.*


Post a Comment