Drawing Blood After an IV Line: Jangan Ambil Darah dari Lengan Infus Tanpa Prosedur Ini!
INFOLABMED.COM - Salah satu kesalahan preanalitik paling sering terjadi di ruang rawat inap adalah drawing blood after an IV line tanpa prosedur yang benar. Mengambil darah dari lengan yang sama dengan infus yang sedang berjalan atau dari jalur IV itu sendiri dapat menyebabkan kontaminasi sampel oleh cairan infus, yang berujung pada hasil laboratorium yang sangat menyesatkan—misalnya glukosa meningkat drastis (karena infus D5W), natrium dan klorida turun palsu (karena pengenceran), atau kalium meningkat (jika infus mengandung KCl) .
Artikel ini akan membahas mengapa drawing blood after an IV line berisiko, prosedur yang benar jika terpaksa harus dilakukan, serta cara mendeteksi kontaminasi IV pada sampel darah.
Mengapa Drawing Blood After an IV Line Berisiko?
Ketika darah diambil dari lengan yang sedang terpasang infus atau langsung dari jalur IV, sampel berisiko terkontaminasi oleh cairan infus yang baru saja dialirkan . Kontaminasi ini dapat mengubah hasil pemeriksaan secara signifikan :
| Jenis Cairan Infus | Efek Kontaminasi pada Hasil Lab | Parameter yang Terganggu |
|---|---|---|
| Dextrose 5% (D5W) | Glukosa meningkat sangat tinggi (palsu); parameter lain turun karena pengenceran | Glukosa, natrium, klorida, semua analit terganggu |
| NaCl 0.9% (Normal Saline) | Natrium dan klorida meningkat (mendekati normal), parameter lain turun karena pengenceran | Natrium, klorida, semua analit terganggu |
| KCl (Kalium Klorida) | Kalium meningkat drastis (palsu) | Kalium |
| Larutan yang mengandung heparin | APTT dan PT memanjang palsu | Koagulasi |
| Cairan infus apa pun | Semua parameter dapat terpengaruh oleh pengenceran dan/atau zat spesifik dalam infus | Bervariasi |
Cara Mendeteksi Sampel yang Terkontaminasi IV
Laboratorium dapat mencurigai kontaminasi IV dari pola hasil yang tidak masuk akal secara klinis :
- Glukosa > 800 mg/dL dengan kreatinin < 0.6 mg/dL → curiga kontaminasi D5W
- Natrium < 130 mEq/L, Klorida < 100 mEq/L, dan Kalium > 5.5 mEq/L → curiga kontaminasi cairan infus
- Natrium > 180 mEq/L dan Kalium < 2.5 mEq/L → curiga kontaminasi
- Kalium yang sangat tinggi tanpa penyebab klinis yang jelas → curiga kontaminasi infus KCl
Jika ditemukan pola yang mencurigakan, laboratorium sebaiknya menolak sampel dan meminta pengambilan ulang .
Prosedur Aman Drawing Blood After an IV Line
Prinsip utama: Hindari mengambil darah dari lengan dengan infus aktif jika memungkinkan . Jika terpaksa (misalnya akses vena terbatas), ikuti prosedur berikut :
| Langkah | Prosedur | Alasan |
|---|---|---|
| 1. Hentikan infus | Hentikan aliran infus selama beberapa menit sebelum pengambilan sampel | Mencegah cairan infus baru masuk ke vena dan mengontaminasi sampel |
| 2. Pilih lengan kontralateral | Ambil dari lengan yang tidak terpasang infus jika memungkinkan | Cara paling aman untuk menghindari kontaminasi |
| 3. Buang volume awal (discard) | Ambil dan buang 5 mL (atau setara 3-6 kali volume deadspace jalur IV) sebelum mengambil sampel | Membersihkan jalur IV dari cairan infus yang tersisa |
| 4. Ambil sampel | Kumpulkan darah ke tabung yang sesuai | Sampel sekarang representatif dari darah pasien, bukan cairan infus |
| 5. Flush ulang jalur IV | Bilas jalur IV dengan NaCl 0.9% setelah pengambilan | Mencegah penyumbatan jalur IV |
Volume discard yang direkomendasikan :
- Minimum 5 mL untuk jalur IV perifer
- Atau setara dengan 6 kali volume deadspace jalur IV
Kapan Harus Menghindari Pengambilan dari IV Line?
| Kondisi | Rekomendasi |
|---|---|
| Ada akses vena di lengan lain | Ambil dari lengan lain (kontralateral) |
| Infus mengandung glukosa | Hindari jika mungkin; kontaminasi D5W sangat sulit dibersihkan |
| Pengambilan untuk koagulasi | Hindari mengambil dari jalur yang mengandung heparin |
| Pengambilan dari jalur yang baru dipasang | Prosedur discard tetap wajib dilakukan |
Efek Kontaminasi pada Hitung Darah (CBC)
Penelitian menunjukkan bahwa kontaminasi sampel dengan larutan glukosa 5% dapat menurunkan hitung leukosit secara signifikan :
| Kontaminasi Glukosa | Penurunan WBC (rata-rata) |
|---|---|
| 5% kontaminasi | 5-6% |
| 10% kontaminasi | 9-10% |
| 20% kontaminasi | 16-20% |
Penurunan ini terjadi karena pengenceran sampel oleh cairan infus—bukan karena sel darah benar-benar berkurang . Menariknya, pengaruh ini berbeda antar jenis alat hematologi analyzer .
Tabel Ringkasan: Panduan Cepat
| Tindakan | Rekomendasi |
|---|---|
| Pilihan terbaik | Ambil dari lengan tanpa infus |
| Jika terpaksa dari lengan infus | Hentikan infus → buang 5 mL (atau 6x deadspace) → ambil sampel |
| Volume discard minimum | 5 mL |
| Jangan lakukan | Ambil darah tanpa discard, ambil dari jalur infus aktif tanpa menghentikan infus |
| Indikasi kontaminasi | Glukosa >800 mg/dL, Na <130 mEq/L, K >5.5 mEq/L |
Kesimpulan
Drawing blood after an IV line adalah praktik yang berisiko tinggi dan sebaiknya dihindari. Jika terpaksa, hentikan infus terlebih dahulu, buang minimal 5 mL darah pertama, lalu ambil sampel. Prosedur sederhana ini dapat mencegah kontaminasi sampel dan kesalahan diagnosis yang fatal. Laboratorium juga harus waspada terhadap pola hasil yang tidak lazim yang mengindikasikan kontaminasi IV dan segera meminta pengambilan ulang jika ditemukan.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link : https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link : https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link : https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592.
Post a Comment