Standard Human Plasma: Komponen Penting untuk Kalibrasi dan Kontrol Kualitas Pemeriksaan Koagulasi

Table of Contents

Standard Human Plasma: Komponen Penting untuk Kalibrasi dan Kontrol Kualitas Pemeriksaan Koagulasi


INFOLABMED.COM – Dalam pemeriksaan hemostasis dan koagulasi darah, akurasi hasil sangat bergantung pada kualitas bahan kalibrasi yang digunakan. Standard Human Plasma adalah bahan kalibrasi (calibrator) yang berasal dari plasma manusia normal yang dikumpulkan dari donor sehat, diproses dengan metode tertentu, dan digunakan sebagai acuan dalam berbagai pemeriksaan koagulasi .

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Standard Human Plasma, mulai dari definisi, komposisi, fungsi, cara penggunaan, hingga aplikasinya di laboratorium klinik.

1. Apa Itu Standard Human Plasma?

Standard Human Plasma adalah sediaan plasma manusia normal yang telah melalui proses pengolahan khusus untuk digunakan sebagai bahan kalibrasi dalam pemeriksaan koagulasi dan fibrinolisis . Produk ini biasanya tersedia dalam bentuk lyophilized (kering beku) sehingga memiliki stabilitas yang lebih baik selama penyimpanan .

Komposisi dan Sumber

Standard Human Plasma berasal dari pooled citrated human plasma (kumpulan plasma dari beberapa donor sehat) yang telah melalui proses seleksi ketat . Donor yang dipilih adalah individu sehat yang telah diskrining negatif untuk HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C .

Komponen utama: | Komponen | Keterangan | | :--- | :--- | | Human plasma | Plasma dari donor sehat yang telah dikumpulkan | | Stabilizer | Untuk menjaga stabilitas produk selama penyimpanan | | HEPES buffer | 12 g/L (setelah rekonstitusi) untuk menjaga pH optimal | | Wadah silikon | Mencegah aktivasi kontak sistem koagulasi |

2. Fungsi dan Penggunaan Standard Human Plasma

Standard Human Plasma digunakan terutama untuk kalibrasi berbagai pemeriksaan koagulasi . Menurut FDA dan berbagai pedoman laboratorium, pemeriksaan yang dapat menggunakan Standard Human Plasma meliputi :

A. Pemeriksaan Skrining Koagulasi

PemeriksaanKeterangan
Prothrombin Time (PT)Waktu protrombin untuk menilai jalur ekstrinsik
APTT (Activated Partial Thromboplastin Time)Waktu tromboplastin parsial teraktivasi
Fibrinogen (Clauss method)Kadar fibrinogen dengan metode Clauss

B. Pemeriksaan Faktor Koagulasi

Standard Human Plasma digunakan untuk kalibrasi pengukuran faktor koagulasi : | Faktor | Keterangan | | :--- | :--- | | Faktor II, V, VII | Faktor jalur ekstrinsik dan bersama | | Faktor VIII, IX, XI, XII | Faktor jalur intrinsik | | Faktor X, XIII | Faktor bersama dan stabilisasi fibrin | | vWF (von Willebrand Factor) | Faktor yang berperan dalam adhesi trombosit |

C. Pemeriksaan Inhibitor Koagulasi

Standard Human Plasma juga digunakan untuk mengkalibrasi pengukuran inhibitor alami : | Inhibitor | Fungsi | | :--- | :--- | | Antithrombin III (AT-III) | Inhibitor trombin dan faktor Xa | | Protein C | Antikoagulan alami, menginaktivasi faktor Va dan VIIIa | | Protein S | Kofaktor protein C | | α2-antiplasmin | Inhibitor plasmin (anti-fibrinolisis) | | Plasminogen | Prekursor plasmin untuk fibrinolisis |

D. Penggunaan Lain

Selain untuk kalibrasi, Standard Human Plasma dapat digunakan sebagai :

  • Sample dilution medium (pengencer sampel) untuk pemeriksaan tertentu
  • Kontrol kualitas (quality control) dalam pengujian koagulasi rutin

3. Penyimpanan dan Stabilitas

Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas Standard Human Plasma .

Sebelum Rekonstitusi (Masih Kering)

ParameterKetentuan
Suhu2-8°C (lemari es, bukan freezer)
Masa simpanHingga tanggal kadaluwarsa pada label (biasanya 24 bulan)
PeringatanHindari paparan sinar matahari langsung dan kelembaban

Setelah Rekonstitusi (Dilarutkan)

Suhu PenyimpananStabilitas
15-25°C (suhu ruang)4 jam (dalam vial tertutup)
≤ -20°C (beku)4 minggu (dapat dibekukan dan dicairkan sekali)

Peringatan penting: Reconstituted Standard Human Plasma TIDAK BOLEH disimpan pada suhu 2-8°C (lemari es biasa) setelah dilarutkan, karena dapat terjadi aktivasi kontak yang mengganggu hasil pemeriksaan .

4. Cara Rekonstitusi (Persiapan Penggunaan)

Berikut adalah prosedur standar untuk merekonstitusi Standard Human Plasma :

Langkah-langkah:

  1. Tambahkan 1,0 mL aquades steril (atau air demineralisasi) ke dalam vial berisi plasma kering.
  2. Kocok perlahan hingga larut sempurna. Hindari pembentukan busa karena busa dapat mendenaturasi protein.
  3. Diamkan pada suhu 15-25°C selama minimal 15 menit untuk memastikan rekonstitusi sempurna.
  4. Sebelum digunakan, kocok perlahan kembali.
  5. Gunakan dalam waktu 4 jam jika disimpan pada suhu ruang, atau bekukan segera jika akan digunakan kemudian.

Untuk Pembekuan Setelah Rekonstitusi:

LangkahKeterangan
Bekukan segeraDalam wadah tertutup rapat, bekukan secepat mungkin
PencairanLakukan pada suhu 37°C selama maksimal 10 menit
Penggunaan setelah dicairkanGunakan dalam 2 jam jika disimpan pada suhu 15-25°C

5. Nilai dan Standarisasi

Nilai Persentase

Plasma pool dari donor sehat yang segar (fresh citrated human plasma) secara definisi menunjukkan 100% nilai normal untuk semua faktor koagulasi . Standar ini digunakan sebagai acuan untuk menentukan persentase aktivitas faktor pada sampel pasien.

International Units (IU)

Untuk faktor koagulasi dan inhibitor yang memiliki WHO International Standard, nilai pada Standard Human Plasma diberikan dalam International Units (IU) . Hal ini memungkinkan standardisasi antar laboratorium di seluruh dunia.

Tabel Nilai (Analytical Values)

Setiap lot Standard Human Plasma disertai dengan Tabel Nilai Analitik (Table of Analytical Values) yang mencantumkan nilai untuk setiap parameter (PT, APTT, faktor II-XIII, AT-III, protein C, protein S, dll) .

6. Aplikasi di Laboratorium Klinik

Standard Human Plasma memiliki peran vital dalam berbagai aspek operasional laboratorium koagulasi:

A. Kalibrasi Alat (Instrument Calibration)

AlatPenggunaan
Koagulometer otomatisUntuk kalibrasi kurva standar faktor koagulasi
Sistem fotometrikUntuk menentukan baseline absorbansi
Sistem mekanikUntuk standarisasi deteksi pembekuan

Standard Human Plasma dapat digunakan pada berbagai jenis alat koagulasi, termasuk sistem manual dan otomatis dari berbagai merek seperti Siemens, Sysmex, dan lainnya .

B. Kontrol Kualitas (Quality Control)

  • Sebagai normal control dalam setiap batch pemeriksaan koagulasi
  • Untuk memverifikasi akurasi hasil pemeriksaan PT, APTT, fibrinogen, dan faktor koagulasi

C. Pembuatan Kurva Standar

PemeriksaanPenggunaan
Faktor koagulasi (VIII, IX, dll)Kurva standar dengan pengenceran serial
Inhibitor (AT-III, protein C/S)Kalibrasi untuk perhitungan aktivitas
Fibrinogen (Clauss)Kalibrasi metode Clauss

7. Peringatan dan Tindakan Pencegahan

Keamanan Biologis (Biohazard)

Meskipun setiap donor telah diskrining negatif untuk HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C, tidak ada tes yang dapat memberikan jaminan 100% bebas dari agen infeksius . Oleh karena itu:

  • Semua produk yang berasal dari manusia harus ditangani dengan hati-hati sebagai bahan berpotensi infeksius
  • Gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri (APD) yang sesuai
  • Buang limbah sesuai prosedur keamanan hayati laboratorium

Penggunaan In Vitro

Standard Human Plasma hanya untuk penggunaan diagnostik in vitro (di luar tubuh manusia), bukan untuk injeksi atau terapi pada manusia .

Stabilitas Terbatas

Perhatikan stabilitas setelah rekonstitusi. Jangan gunakan jika:

  • Melewati batas waktu 4 jam pada suhu ruang
  • Telah mengalami lebih dari satu siklus freeze-thaw
  • Larutan tampak keruh atau terdapat endapan

Ringkasan

ParameterKeterangan
NamaStandard Human Plasma
JenisKalibrator koagulasi
AsalPooled citrated human plasma dari donor sehat
BentukLyophilized (kering beku)
RekonstitusiTambah 1 mL aquades, diamkan 15 menit
Stabilitas (reconstituted)4 jam (suhu ruang) atau 4 minggu (beku -20°C)
Penyimpanan2-8°C (sebelum rekonstitusi)
PenggunaanKalibrasi PT, APTT, faktor koagulasi II-XIII, inhibitor, plasminogen

Kesimpulan

Standard Human Plasma adalah komponen esensial dalam laboratorium koagulasi modern. Sebagai bahan kalibrasi yang terstandarisasi, produk ini memungkinkan laboratorium untuk menghasilkan hasil pemeriksaan PT, APTT, faktor koagulasi, dan inhibitor yang akurat dan dapat dibandingkan antar laboratorium .

Pemahaman tentang cara penyimpanan, rekonstitusi, dan penggunaan yang benar sangat penting untuk memastikan kualitas hasil pemeriksaan. Dengan mengikuti pedoman dari pabrikan dan standar laboratorium yang berlaku, Standard Human Plasma menjadi alat yang andal untuk mendukung diagnosis dan monitoring pasien dengan gangguan perdarahan, penyakit hati, atau kondisi yang memerlukan terapi antikoagulan .

Bagi laboratorium yang melakukan pemeriksaan koagulasi, Standard Human Plasma merupakan investasi penting untuk menjamin akurasi dan reliabilitas hasil yang dilaporkan kepada klinisi dan pasien.

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link : https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link : https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link : https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA [Link : https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592].

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment