Kontroversi 'Mata Tabi' Ala Michopa: Amankah Ibu Hamil Berlibur Ke Luar Negeri? Dokter Buka Suara!

Table of Contents
Kontroversi 'Mata Tabi' Ala Michopa: Amankah Ibu Hamil Berlibur Ke Luar Negeri? Dokter Buka Suara!

INFOLABMED.COM - Perhatian publik tertuju pada selebriti sekaligus model, Miyu Ikeda, yang akrab disapa Michopa (27).

Ia baru-baru ini membagikan momen liburan pra-melahirkan bersama sang suami ke Hawaii melalui akun Instagramnya di akhir Maret.

Secara tradisional, bepergian ke luar negeri saat hamil sering dianggap memiliki risiko tinggi.

Oleh karena itu, unggahan Michopa menuai beragam komentar.

Selain dukungan positif seperti "Nikmati waktu berdua selagi bisa," tak sedikit pula yang menyuarakan kekhawatiran.

Beberapa komentar berbunyi, "Sebaiknya jangan sembarangan berlibur hanya karena kehamilan lancar," dan "Jika terjadi sesuatu, Anda bisa membebani sistem medis setempat."

Komentar-komentar tersebut menimbulkan perdebatan publik mengenai 'Mata Tabi' atau liburan kehamilan.

Seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan pun memberikan pandangannya mengenai risiko dan manfaat dari melakukan perjalanan saat hamil.

Michopa sendiri dalam unggahannya menulis, "Pemeriksaan sebelum dan sesudah liburan berjalan lancar, kali ini tema kami adalah liburan luar negeri terakhir sebelum melahirkan tanpa memaksakan diri."

Ia membagikan foto-foto yang menunjukkan dirinya sedang menikmati liburan di Hawaii, seperti berjalan di pantai dan menikmati burger.

Menurutnya, dokter kandungan menyarankannya untuk pergi "saat ini, di pertengahan kehamilan."

Michopa memilih Hawaii sebagai tujuan karena ia sudah familiar dengan tempat tersebut dan memiliki kenalan di sana.

Tidak hanya Michopa, banyak ibu hamil lain yang juga kerap membagikan cerita liburan mereka di media sosial.

Apakah 'Mata Tabi' kini menjadi tren baru di kalangan ibu hamil?

Dr. Koji Hashii, Direktur Rumah Sakit Kebidanan Hashii di Kyoto, mengungkapkan, "Saya sering menerima pertanyaan dari pasien hamil mengenai boleh tidaknya bepergian."

Ia melanjutkan, "Saat ini, banyak wanita bekerja hingga satu bulan sebelum melahirkan, sehingga konsep 'istirahat total selama kehamilan' sudah menjadi masa lalu."

Jika pemeriksaan seminggu sebelum keberangkatan menunjukkan kondisi fisik yang prima dan tidak ada tanda-tanda kelahiran prematur atau keguguran, maka melakukan perjalanan domestik untuk penyegaran pikiran bukanlah hal yang buruk.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat merencanakan 'Mata Tabi'.

Saat hamil, darah cenderung lebih mudah menggumpal, sehingga meningkatkan risiko pembekuan darah (trombosis).

Perjalanan jarak jauh dengan kereta api atau pesawat terbang memerlukan perhatian ekstra.

Disarankan untuk menggunakan stoking kompresi, minum air yang cukup, dan berdiri untuk berjalan selama sekitar lima menit setiap dua jam untuk mencegah trombosis.

Selain itu, hindari aktivitas yang membebani fisik dan mental secara berlebihan, seperti berjalan seharian atau terlalu bersemangat saat berlibur.

Dr. Hashii menceritakan bahwa seorang rekan dokter spesialis kebidanan yang bekerja di rumah sakit dekat Tokyo Disneyland sering mengeluhkan banyaknya kasus ibu hamil yang mengalami pecah ketuban atau ancaman kelahiran prematur saat berlibur di sana.

Oleh karena itu, penting untuk merencanakan liburan yang tidak terlalu membebani dan santai.

Pastikan juga untuk mengetahui lokasi klinik kebidanan terdekat di tempat tujuan.

Membawa buku catatan kehamilan dan catatan obat juga akan sangat membantu jika terjadi keadaan darurat.

Namun, ketika menyangkut perjalanan internasional, risiko 'Mata Tabi' meningkat secara signifikan.

Dr. Hashii memiliki kenangan pahit terkait hal ini.

Lebih dari sepuluh tahun lalu, salah seorang pasiennya ingin melakukan perjalanan ke Hawaii.

Meskipun Dr. Hashii telah memperingatkan untuk tidak pergi, pasien tersebut tetap berangkat.

Akibatnya, ia mengalami ancaman kelahiran prematur dan harus segera dilarikan ke rumah sakit di Hawaii.

Untungnya, ibu dan bayi selamat.

Namun, bayi harus dirawat di rumah sakit selama sekitar dua bulan, dan total biaya yang dikeluarkan mencapai puluhan juta yen.

Asuransi kesehatan Jepang tidak berlaku di luar negeri, dan terkadang sulit mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Oleh karena itu, perjalanan ke luar negeri tidak disarankan.

Dr. Hashii umumnya merekomendasikan 'Mata Tabi' di dalam negeri dengan santai, asalkan semua tindakan pencegahan telah dilakukan.

Namun, ia mengamati bahwa banyak ibu hamil saat ini merasa cemas karena informasi di internet dan komentar di media sosial.

Beberapa informasi menyarankan "tidak boleh melakukan ini untuk bayi," sementara yang lain menyebut ibu yang "mengutamakan keinginan pribadi" sebagai "ibu yang kurang sadar."

Dr. Hashii menekankan, "Memaksa diri untuk tidak melakukan apa pun dan menumpuk stres sama sekali tidak baik untuk fisik dan mental."

Ia menambahkan, "Anda hanya perlu berjuang menjelang persalinan."

Jika dilakukan dengan aman, 'Mata Tabi' bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mengurangi kecemasan dan stres.

Menariknya, ketika ditanya tentang sumber stres bagi ibu hamil, jawaban yang paling sering muncul adalah "suami."

Dr. Hashii justru menyarankan rencana 'Mata Tabi' terbaik adalah "pulang ke rumah orang tua sendirian."

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Alat Pemeriksaan Glukosa Darah

Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai

Harga: Rp 270.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment