Harapan Baru Pengobatan Kanker Pankreas: Terapi Daraxonrasib Banjiri Pusat Kanker As

Table of Contents
Harapan Baru Pengobatan Kanker Pankreas: Terapi Daraxonrasib Banjiri Pusat Kanker As

INFOLABMED.COM - **Perkembangan signifikan dalam pengobatan kanker pankreas tengah menjadi sorotan utama, seiring dengan membanjirnya permintaan terhadap terapi eksperimental bernama daraxonrasib di berbagai pusat kanker di Amerika Serikat. Lonjakan minat ini terjadi setelah obat tersebut menunjukkan hasil yang sangat kuat dalam uji klinis fase 3 yang dirilis bulan lalu.

Kabar baik ini membuka jendela harapan baru bagi pasien yang berjuang melawan salah satu jenis kanker paling mematikan ini, yaitu pancreatic cancer.

Uji coba tahap akhir yang dipimpin oleh Revolution Medicines ini mengungkapkan temuan yang menggembirakan. Daraxonrasib terbukti mampu menggandakan angka harapan hidup pada pasien yang sebelumnya telah menjalani pengobatan untuk *metastatic pancreatic ductal adenocarcinoma* (PDAC).

PDAC merupakan stadium lanjut dari kanker pankreas di mana sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain. Hasil positif ini menjadi tonggak penting dalam penelitian *pancreatic cancer*.

Lonjakan Permintaan Pasien Membawa Perubahan Akses

Menyusul pengumuman hasil uji coba, Dr. Daniel King, seorang ahli onkologi medis di Zuckerberg Cancer Center of Northwell Health, kepada Reuters melaporkan adanya "gelombang permintaan pasien" untuk terapi daraxonrasib.

Pusat-pusat kanker lainnya juga melaporkan tingkat ketertarikan yang serupa. Menanggapi lonjakan permintaan ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah mengizinkan daraxonrasib untuk disediakan melalui program penggunaan belas kasih (*compassionate use programmes*).

Kebijakan ini memungkinkan lebih banyak pasien dengan PDAC metastasis untuk mendapatkan akses awal terhadap pengobatan sebelum persetujuan formal dikeluarkan. Di sisi lain, di Inggris dan Eropa, pasien masih perlu mendaftar dalam uji klinis untuk menerima obat ini.

Saat ini, Revolution Medicines belum merekrut pasien di wilayah tersebut untuk indikasi ini, meskipun studi lebih lanjut diharapkan segera dimulai.

Uji Coba Lini Pertama Baru Diluncurkan

Sebagai langkah selanjutnya, sebuah uji coba baru yang berfokus pada penggunaan daraxonrasib sebagai terapi lini pertama untuk PDAC metastasis telah diluncurkan di Amerika Serikat. Berbeda dengan uji klinis fase 3 sebelumnya, studi baru ini akan menguji efektivitas daraxonrasib sebagai pengobatan awal.

Uji coba ini memiliki tiga lengan studi: pasien yang menerima daraxonrasib sebagai pengobatan tunggal, pasien yang menerima daraxonrasib dikombinasikan dengan kemoterapi, dan pasien yang hanya menerima kemoterapi standar. Para peneliti berharap uji coba ini dapat menunjukkan apakah penggunaan daraxonrasib lebih awal, baik secara mandiri maupun bersama kemoterapi, dapat lebih meningkatkan angka harapan hidup bagi pasien dengan penyakit stadium lanjut.

Studi ini saat ini aktif di tiga pusat di AS, termasuk Dana-Farber Cancer Institute di Boston, dan diperkirakan akan diperluas secara global dalam beberapa bulan mendatang, menandakan perkembangan penting dalam penanganan *pancreatic cancer*.

Momen Krusial dalam Perjuangan Melawan Kanker Pankreas

Kanker pankreas, atau *pancreatic cancer*, secara konsisten menjadi salah satu jenis kanker yang paling sulit diobati, dengan pilihan pengobatan yang terbatas begitu penyakit telah menyebar. Oleh karena itu, potensi persetujuan daraxonrasib dapat menandai langkah maju yang besar bagi para pasien.

Di Eropa, daraxonrasib juga telah mendapatkan status obat yatim piatu (*orphan drug designation*) oleh European Medicines Agency. Pemberian status ini diharapkan dapat mempercepat proses persetujuannya di Eropa dalam satu hingga dua tahun ke depan, memberikan harapan tambahan bagi pasien di benua tersebut.

Perkembangan ini sangat dinantikan oleh komunitas medis dan pasien yang membutuhkan terobosan baru dalam pengobatan *pancreatic cancer*.

FAQ (Tanya Jawab)

*1. Daraxonrasib adalah terapi eksperimental yang menunjukkan hasil sangat menjanjikan dalam uji klinis fase 3 untuk pengobatan kanker pankreas stadium lanjut (PDAC metastasis).

Obat ini terbukti menggandakan angka harapan hidup pasien, sehingga memicu lonjakan permintaan dari pasien dan dokter.

*2. Saat ini, FDA telah mengizinkan daraxonrasib untuk disediakan melalui program penggunaan belas kasih (*compassionate use programmes*) di Amerika Serikat, memberikan akses awal bagi pasien PDAC metastasis.

Di Eropa, akses masih melalui uji klinis.

*3. Uji coba fase 3 yang baru saja selesai menguji daraxonrasib pada pasien yang telah menerima pengobatan sebelumnya.

Uji coba lini pertama yang baru diluncurkan akan mengeksplorasi efektivitas daraxonrasib sebagai pengobatan awal, baik sebagai monoterapi maupun dikombinasikan dengan kemoterapi.

*4. Kanker pankreas dikenal sulit diobati karena seringkali didiagnosis pada stadium lanjut, memiliki gejala yang samar di awal, dan respons yang buruk terhadap pengobatan standar ketika telah menyebar.

Kurangnya pilihan pengobatan yang efektif menjadi tantangan utama.

*5. Proses persetujuan penuh masih berlangsung.

Namun, pemberian status obat yatim piatu di Eropa dapat mempercepat jalurnya menuju persetujuan di sana dalam satu hingga dua tahun ke depan. Waktu persetujuan di AS akan bergantung pada tinjauan regulasi lebih lanjut.

Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK Founder infolabmed.com, bankdarah.com, buku pertama "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Content writer di atlm-edu.id, indonewstoday.com, eksemplar.com dan kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com. Media sosial : https://lynk.id/imaduddinbadrawi.

Post a Comment