Waspadai 5 Sinyal Mulut Dan Tubuh Ini, Bisa Jadi Liver Anda Sedang 'Rusak'!

Table of Contents
Waspadai 5 Sinyal Mulut Dan Tubuh Ini, Bisa Jadi Liver Anda Sedang 'Rusak'!

INFOLABMED.COM - Organ hati, atau liver, memegang peranan krusial dalam berbagai fungsi tubuh vital, mulai dari detoksifikasi, metabolisme, hingga penjagaan sistem kekebalan tubuh.

Namun, karena jumlah sel saraf yang relatif sedikit, hati seringkali tidak menunjukkan rasa sakit bahkan ketika sudah mengalami kerusakan.

Inilah mengapa berbagai penyakit hati seperti hepatitis, kanker hati, atau sirosis seringkali baru terdeteksi pada stadium lanjut.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali sinyal-sinyal peringatan dini yang dikirimkan oleh hati dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Tanda-Tanda Awal Penyakit Hati yang Perlu Diwaspadai

1. Bau Mulut Tak Sedap yang Tak Biasa

Jika Anda mengalami bau mulut yang tidak hilang meskipun sudah menjaga kebersihan gigi dan mulut, ini bisa menjadi pertanda masalah hati.

Bau yang digambarkan mirip telur busuk atau bawang putih basi ini muncul ketika fungsi hati menurun.

Akibatnya, tubuh kesulitan menyaring dan membuang zat-zat sisa seperti amonia dan senyawa sulfur.

Penumpukan racun, termasuk dimethyl sulfide, yang kemudian dikeluarkan melalui napas dapat menyebabkan bau mulut yang sangat menyengat.

Cleveland Clinic di Amerika Serikat mengingatkan bahwa penumpukan racun hingga menyebabkan bau mulut parah berpotensi memberikan dampak negatif pada otak dan sistem saraf.

Oleh karena itu, jika bau mulut Anda sangat mengganggu tanpa sebab yang jelas dari kebersihan mulut, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan.

2. Perubahan Warna Kulit Menjadi Kuning (Jaundice)

Proses alami tubuh menghancurkan sel darah merah yang sudah tua akan menghasilkan bilirubin.

Bilirubin ini normalnya akan diproses oleh hati dan dikeluarkan melalui saluran empedu ke dalam usus.

Namun, ketika fungsi hati terganggu, bilirubin tidak dapat dikeluarkan dengan baik dan menumpuk dalam tubuh.

Penumpukan ini menyebabkan bagian putih mata, kulit, wajah, dada, hingga seluruh kulit tubuh berubah warna menjadi kekuningan.

Perubahan ini juga berdampak pada warna feses dan urine.

Jika bilirubin tidak terbuang melalui feses, maka feses akan tampak berwarna pucat atau putih.

Sementara itu, jika dibuang melalui urine, warna urine akan menjadi sangat pekat seperti kopi.

3. Perubahan Warna dan Tekstur Kulit Wajah

Kulit wajah yang tampak lebih gelap atau terasa kasar dan kering juga bisa menjadi indikasi masalah hati.

Menurut data dari Buku Putih Kesehatan Hati oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), penumpukan melanin berlebih akibat penyakit hati akibat alkohol atau kelebihan zat besi dapat membuat wajah tampak lebih gelap.

Kabar baiknya, dengan pengobatan penyakit hati yang tepat, warna kulit dapat kembali cerah seperti semula.

4. Kelelahan yang Berlebihan

Penurunan fungsi hati akibat hepatitis akut atau penyakit hati kronis dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Hal ini seringkali bermanifestasi sebagai rasa lelah yang berlebihan, hilangnya nafsu makan, serta perasaan berat di badan.

Beberapa orang mungkin juga mengalami peningkatan rasa mudah tersinggung dan penurunan produktivitas.

Kelelahan akibat masalah hati cenderung muncul terutama setelah melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kelelahan yang dialami bukan disebabkan oleh kondisi lain seperti anemia, hipotiroidisme, diabetes, depresi, atau sindrom kelelahan kronis.

Jika rasa lelah terus berlanjut meskipun sudah beristirahat dengan cukup, segera periksakan diri ke dokter.

5. Nyeri Perut Bagian Atas

Rasa sakit atau sensasi seperti bengkak di area perut bagian kanan atas dapat menjadi sinyal adanya kelainan fungsi hati.

Terutama jika rasa nyeri terasa di ulu hati atau teraba adanya benjolan, ini bisa menjadi gejala kanker hati yang memerlukan penanganan medis segera.

Pada kasus kanker hati, gejala lain seperti kelelahan, penurunan berat badan, dan gangguan pencernaan biasanya juga menyertai.

FAQ (Tanya Jawab Seputar Kesehatan Hati)

1. Seberapa penting melakukan pemeriksaan hati secara rutin?

Pemeriksaan rutin sangat penting karena hati seringkali tidak menunjukkan gejala penyakit hingga stadium lanjut. Deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.

2. Apakah semua bau mulut disebabkan oleh masalah hati?

Tidak semua bau mulut disebabkan oleh masalah hati. Kebanyakan bau mulut berasal dari kebersihan mulut yang buruk, makanan, atau masalah gigi. Namun, jika bau mulut khas dan tidak hilang, konsultasi medis diperlukan.

3. Adakah cara alami untuk menjaga kesehatan hati?

Menjaga pola makan sehat, membatasi konsumsi alkohol, berolahraga teratur, dan menghindari obat-obatan yang tidak perlu dapat membantu menjaga kesehatan hati. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan juga baik.

berita ini di sadur dari https://m.health.chosun.com/svc/news_view.html?contid=2026041702902.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment